Diduga Kebal Hukum, Lokasi Judi Milik Asen Raup Puluhan Juta per Hari, Pakai ‘Bendera’ Oknum Aparat

REDAKSI MEDAN

Senin, 29 Desember 2025 - 15:15

50147 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN – Sebuah lokasi perjudian diduga milik Asen bebas beroperasi tanpa sentuhan hukum.

Tempat ini disebut-sebut mengantongi omzet puluhan juta rupiah per hari, hanya dari dua mesin judi, yakni tembak ikan dan mesin bola putar piala.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, aktivitas perjudian tersebut berjalan terang-terangan dan nyaris tanpa gangguan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga sekitar mulai resah, namun memilih bungkam karena lokasi itu diduga memakai bendera oknum aparat berinisial DS sebagai tameng keamanan.

“Sudah lama buka. Siang malam hidup. Orang-orang bilang aman karena ada yang backing,” ujar seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan, Minggu (29/12).

Keberadaan mesin tembak ikan dan bola putar piala di lokasi itu menarik pemain dari berbagai kawasan.

Dengan sistem permainan cepat dan perputaran uang tinggi, omzet harian disebut bisa mencapai puluhan juta rupiah, terutama saat malam hingga dini hari.

Ironisnya, hingga kini belum terlihat tindakan tegas dari aparat penegak hukum, meski praktik perjudian tersebut jelas melanggar hukum dan meresahkan masyarakat. Kondisi ini memunculkan pertanyaan besar soal penegakan hukum yang tebang pilih.

Warga berharap Kapolda Sumut dan jajaran Pamgdam I/BB turun tangan untuk mengusut dugaan keterlibatan oknum aparat serta menutup lokasi perjudian tersebut tanpa pandang bulu.

“Kalau memang hukum masih ada, tutup saja. Jangan sampai masyarakat kecil terus jadi korban,” tegas warga lainnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait dugaan perjudian dan penggunaan nama oknum aparat sebagai pelindung aktivitas ilegal tersebut.(tim)

Berita Terkait

KPH Wilayah VIII Perkuat Pengamanan Hasil Hutan dan Tata Niaga Getah Pinus
Diduga Buang Limbah Sembarangan, Pengolahan Getah Pinus Disorot
Panen Raya Jagung di Kebun SAE, Lapas Kupang Sulap Lahan Batu Karang Jadi Simbol Ketahanan Pangan NTT
SEMMI Sulsel Gelar Aksi di PT KIMA dan Kejati, Nilai Direktur Utama Gagal Total Kelola Kawasan Industri
Hanin Nailal Husna Raih Beasiswa Teladan Jalur Tahfidz 30 Juz di UIN Malang
Berita Media LensaBhayangkara Tentang Dugaan Peredaran Narkoba di Rumah Tahanan Negara Kelas I Medan Dipastikan Hoaks dan Tidak Berdasar
Dukung Penuh Berdirinya SPPG Binjai 2 Kecamatan Medan Denai, Mulya Koto Angkat Bicara
Siaran Pers Tegaskan Komitmen Bersih Narkoba, HP Ilegal dan Peniouan Online, Lapas Labuhan Ruku Laksanakan Ikrar Pemasyarakatan

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:43

Jhon Travolta Tegaskan Pinjaman Rp6 Miliar Berasal dari Hasil Jual Tanah Keluarga, Bayar Bunga Rp190 Juta per Bulan dan Telah Dilunasi

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:09

Transparansi atau Sekadar Administrasi? KAMMI Deli Serdang Desak Pembuktian Ilmiah atas Proyek Jalan Rp1,336 Miliar

Senin, 8 Juni 2026 - 23:06

Bhabinkamtibmas Gusung Perkuat Sinergi Warga Lewat Posko Bersama Kamtibmas

Senin, 8 Juni 2026 - 20:48

PBG Terbit, Akses Jalan Bermasalah: Warga Desak Audit Total Bumi Hartana III

Senin, 8 Juni 2026 - 11:51

Perumahan Bumi Hartana III Jadi Sorotan, Belum Miliki PBG, Drainase Umum Dipersempit dan Fasilitas Umum Dipertanyakan

Minggu, 7 Juni 2026 - 13:35

Propam Polda Sumut Kirim Pesan Keras: Enam Polisi Terbukti Langgar Kode Etik dan Harus Bertanggung Jawab

Sabtu, 6 Juni 2026 - 22:45

Hendrik Simanjuntak Resmi Serahkan SK Kepengurusan Ranting IPK Desa Lama Klumpang Kebon Periode 2026–2030

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:29

MEGA SKANDAL PDAM TIRTANADI! Dugaan Kebocoran Rp450 Miliar per Tahun, Siapa Bermain di Balik Hilangnya Uang Rakyat?

Berita Terbaru