Penanganan Perkara Komaruddin Disorot, Status Berkas Versi Penyidik dan Kejaksaan Tidak Sama

REDAKSI SULSEL

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:46

5073 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LENSABHAYANGKARA.COM, BANGKALAN – Penanganan perkara dugaan tindak pidana narkotika yang melibatkan Komaruddin dan Junaidi, warga Tanjung Bumi, Bangkalan, menjadi perhatian. Keduanya diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada 27 Maret 2026 dengan barang bukti sekitar 4 gram sabu yang menurut informasi dari penyidik diduga akan diedarkan.

 

Berdasarkan data Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Pengadilan Negeri Bangkalan per 8 Juni 2026, Junaidi telah menjalani proses persidangan. Sementara itu, Komaruddin masih berada dalam tahanan Mapolres Bangkalan setelah lebih dari 73 hari karena proses pemberkasan perkaranya belum dinyatakan selesai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kanit I Satresnarkoba Polres Bangkalan, Ipda Sanusi, membenarkan bahwa Komaruddin masih berada di rumah tahanan Polres Bangkalan.

 

“Benar, Komaruddin masih berada di sel tahanan Mapolres Bangkalan,” ujarnya, Senin (9/6/2026).

 

Saat dikonfirmasi mengenai perkembangan berkas perkara tersebut, Sanusi menyampaikan bahwa berkas masih berstatus P19.

 

«”Masih P19 mas, dalam waktu dekat pasti P21,” katanya.»

 

Sementara itu, Kasatresnarkoba Polres Bangkalan, Iptu Kiswoyo, saat dimintai keterangan menyampaikan, “Besok saya cek ya mas.”

 

Di sisi lain, Kasi Pidum Kejari Bangkalan, Andi, memberikan keterangan berbeda. Menurutnya, berkas perkara Komaruddin terakhir tercatat masih berstatus P18 sejak 18 Mei 2026 dan hingga kini belum terdapat perkembangan lebih lanjut dari pihak penyidik.

 

«”Terakhir tanggal 18 Mei masih P18, sampai sekarang belum ada perkembangan lagi berkasnya dari penyidik narkoba,” tegasnya, Selasa (10/6/2026).»

 

Adanya perbedaan informasi mengenai status berkas antara keterangan penyidik dan pihak kejaksaan menjadi perhatian dalam proses penanganan perkara tersebut. Hingga berita ini ditulis, Komaruddin diketahui masih berada dalam tahanan Polres Bangkalan sambil menunggu perkembangan lebih lanjut terkait proses pemberkasan perkaranya. (Rifai)

Berita Terkait

Polres Pelabuhan Makassar Ungkap 8 Kasus Pencurian di Ujung Tanah
Puncak Perayaan HUT Ke-27 Malinau: Pesta Budaya Irau Ke-12 Sukses Meriah dan Memukau
DPW KJNI Sejumlah Provinsi Sampaikan Apresiasi, Arul Tekankan Persatuan dan Integritas
Rapat Paripurna HUT ke-14 Kaltara: Ekonomi Tumbuh 5,09 Persen, Pemprov Raih WTP 12 Kali Berturut-turut
Modus Suara Mirip dan Foto WhatsApp, Gubernur Kaltara Imbau Waspadai Penipuan Siber Lintas Wilayah
KAKI Jatim Sarankan Presiden Prabowo Pertimbangkan Dewan Pertimbangan yang Dinilai Hanya Habiskan Anggaran Negara 
KAKI Jatim: Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Tunjuk Irjenpol Dekananto Eko Purnomo Sebagai Kapolda Jawa Timur
Kasat Lantas AKP Abdul Malik Pimpin Pengaturan Arus, Keselamatan Penumpang Pelabuhan Soekarno Hatta Jadi Prioritas

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 02:47

Ketika Tenda Warga Dibakar di Geumpang, Dugaan Tambang Berbasis Modal Asing Justru Memunculkan Misteri Baru

Selasa, 22 September 2026 - 00:18

Konflik Membara Di Peti Geumpang , DLH Pidie Klaim Cek Air & Tanah, Amat Tong Red Tantang Balik: “Bek Pegot-Pegot Abah Bagai Siuro Sepot! Itu Tambang China, Kami Warga Geumpang Dilarang Kerja

Senin, 21 September 2026 - 05:53

133 Alat Berat Disorot, Setoran Rp32 Juta per Unit per Bulan Diduga Jadi Aliran Uang di Balik Tambang Emas Ilegal Geumpang

Selasa, 15 September 2026 - 02:09

Tambang Emas Ilegal Geumpang Pidie Makin Masif, Alat Berat Terus Menggerus Kawasan, LLA Akan Laporkan Dugaan Pelanggaran ke Polda Aceh

Berita Terbaru