Ketua KAKI Jatim Moh Hosen Dalam HUT RI Ke- 81 Tahun, Ajak Rakyat Jaga Persatuan dan Lawan Korupsi

REDAKSI SULSEL

Senin, 17 Agustus 2026 - 00:12

5052 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA — Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026 menjadi pengingat penting bagi seluruh elemen bangsa untuk terus menjaga persatuan sekaligus memperkuat perjuangan melawan korupsi.

Ketua Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI) Jawa Timur, Moh Hosen, mengajak masyarakat menjadikan peringatan kemerdekaan sebagai momentum untuk memperkuat semangat kebangsaan dan kepedulian terhadap kondisi bangsa,” tutur ketua KAKI Jatim, Senin (17/08/2026).

Menurut Moh Hosen, perjuangan mengisi kemerdekaan tidak cukup hanya dengan menggelar upacara dan berbagai kegiatan perayaan. Kemerdekaan harus diwujudkan melalui tindakan nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kemerdekaan adalah hasil perjuangan para pahlawan. Tugas kita sekarang adalah menjaga persatuan, mengisi kemerdekaan dengan karya, dan berani melawan segala bentuk tindakan yang merugikan rakyat, termasuk korupsi,” ujar Moh Hosen.

Ia menilai korupsi menjadi salah satu tantangan serius dalam pembangunan karena dapat mengurangi manfaat anggaran yang seharusnya digunakan untuk kepentingan masyarakat.

Karena itu, Moh Hosen mendorong seluruh masyarakat untuk ikut mengawasi jalannya pemerintahan dan pembangunan. Menurutnya, pengawasan publik merupakan bagian dari upaya bersama untuk memastikan setiap kebijakan dan penggunaan anggaran benar-benar berpihak kepada kepentingan rakyat.

“Jangan hanya menyerahkan persoalan pemberantasan korupsi kepada aparat penegak hukum. Masyarakat juga memiliki peran penting melalui pengawasan dan keberanian menyampaikan informasi ketika menemukan dugaan penyimpangan,” tegasnya.

Selain pemberantasan korupsi, Moh Hosen juga menyerukan agar masyarakat tidak mudah terpecah oleh perbedaan pilihan politik, kepentingan kelompok, maupun perbedaan pandangan.

Menurutnya, persatuan merupakan modal utama bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

“Berbeda pilihan bukan berarti bermusuhan. Kita boleh berbeda pendapat, tetapi jangan sampai kehilangan persaudaraan. Indonesia adalah rumah kita bersama,” katanya.

Moh Hosen berharap semangat HUT ke-81 RI dapat menjadi energi positif bagi masyarakat untuk terus menjaga persatuan, memperkuat kepedulian sosial, serta bersama-sama mengawal pemerintahan yang bersih dan bebas dari korupsi.

“Mari kita isi kemerdekaan dengan kejujuran, keberanian, persatuan dan pengabdian. Merdeka harus berarti rakyat semakin sejahtera dan mendapatkan keadilan,” pungkasnya. (Syaif)

Dirgahayu Republik Indonesia Ke-81 Tahun, Sekali Merdeka Tetap Merdeka!

#Presiden Prabowo Subianto
#Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka

Berita Terkait

Investigasi Awak Media: Tidak Ditemukan Gelondongan Kayu, yang ada Gudang Bekas Somel yang Sudah Lama Tidak Beraktivitas
Tepis Dugaan Narkoba dalam Video Viral, Polres Tanah Karo Ungkap Hasil Tes Urine Personel
Jaringan Pembagian Wilayah Korlap Narkoba Di Langkat Terkuak, Stabat Hingga Secanggang Diminta Diusut!
DPC PPWI Ogan Ilir Desak Polres Usut Akun Facebook Diduga Cemarkan Nama Baik Organisasi
Polisi Bersama Masyarakat, Polres Simalungun Sosialisasikan SPMB SMA Kemala Taruna Bhayangkara ke Siswa SMP Negeri 1 Dolok Panribuan
Polisi Bersama Masyarakat, Kapolres Simalungun Gelar Jumat Curhat dan Jumat Berkah di Mariah Jambi, Tampung Keluhan hingga Bagikan Bansos
Penundaan Pilpeng Rohil Dipertanyakan, Demokrasi Jangan Dimatikan Oleh Surat
Gigih dan Penuh Semangat, Boy Strady Lipat Ratusan Kertas Nasi Bansos GRIB Jaya Kota Medan hingga Dapat Senyuman Rezeki

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 02:47

Ketika Tenda Warga Dibakar di Geumpang, Dugaan Tambang Berbasis Modal Asing Justru Memunculkan Misteri Baru

Selasa, 22 September 2026 - 00:18

Konflik Membara Di Peti Geumpang , DLH Pidie Klaim Cek Air & Tanah, Amat Tong Red Tantang Balik: “Bek Pegot-Pegot Abah Bagai Siuro Sepot! Itu Tambang China, Kami Warga Geumpang Dilarang Kerja

Senin, 21 September 2026 - 05:53

133 Alat Berat Disorot, Setoran Rp32 Juta per Unit per Bulan Diduga Jadi Aliran Uang di Balik Tambang Emas Ilegal Geumpang

Selasa, 15 September 2026 - 02:09

Tambang Emas Ilegal Geumpang Pidie Makin Masif, Alat Berat Terus Menggerus Kawasan, LLA Akan Laporkan Dugaan Pelanggaran ke Polda Aceh

Berita Terbaru