Diduga Buang Limbah Sembarangan, Pengolahan Getah Pinus Disorot

REDAKSI BHAYANGKARA

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:21

5055 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues Jumat ( 29/5/2026) | salah satu perusahaan pengolahan getah pinus Dikabupaten Gayo Lues diduga PT R menuai sorotan setelah diduga membuang limbah secara sembarangan ke area perkebunan warga.

 

Limbah yang dibuang disebut menimbulkan bau menyengat dan dikhawatirkan mencemari tanah serta lingkungan sekitar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Warga menilai praktik tersebut tidak bisa dianggap sepele karena berpotensi melanggar ketentuan pidana lingkungan hidup sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

 

Berdasarkan UU PPLH, setiap perusahaan dilarang melakukan dumping atau pembuangan limbah ke media lingkungan hidup tanpa izin resmi. Jika terbukti, pelaku usaha dapat dijerat pidana penjara dan denda miliaran rupiah.

 

“Limbah dibuang begitu saja. Kami khawatir tanah rusak dan berdampak pada kesehatan masyarakat,” ujar salah seorang warga.

 

Dilain Tempat Aktivis LIRA (Lumbung Informasi Raktyat ) Kab Gayo Lues M Purba,SH meminta Dinas Lingkungan Hidup Aceh segera turun ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan, termasuk pengujian kualitas tanah dan air di sekitar area yang terdampak.

 

Selain ancaman pidana terhadap perusahaan, pihak penanggung jawab atau pengelola usaha yang mengetahui dan membiarkan praktik pembuangan limbah ilegal juga dapat dimintai pertanggungjawaban hukum.

 

Sejumlah warga mengaku telah mendokumentasikan kondisi limbah di lokasi sebagai bukti awal. Mereka berharap pemerintah tidak tutup mata terhadap dugaan pelanggaran lingkungan yang berpotensi merusak ekosistem dan merugikan masyarakat sekitar.

 

Kasus dugaan pembuangan limbah ini kembali menjadi pengingat bahwa aktivitas industri wajib mematuhi aturan pengelolaan lingkungan dan tidak menjadikan lahan warga sebagai tempat pembuangan limbah.(tim)

Berita Terkait

PT Rosin Chemicals Indonesia Diduga “Kibuli” Puslabfor Mabes Polri, Perlibas Gayo Minta Penegakan Hukum Lingkungan Secara Tegas
Rakyat Melawan Dugaan Kecurangan! Puluhan Warga Kepung Kantor Desa, Tolak Politik Uang Dalam Pilkades
Peringatan Keras! Advokat Andro Oki SH Ingatkan Penyebar Tuduhan Tanpa Bukti: Fitnah Bisa Berujung Proses Hukum dan Ancaman Pidana
Korban Bantah Narasi “Perampasan Lembu”, Jefrey Agustono Ariska Tegaskan Kasus Ini Dugaan Pencurian Ternak yang Sedang Diproses Hukum
Framing Dibongkar! Pihak Korban Tegaskan Tidak Ada “Perampasan Aparat”, Semua Sedang Diproses Hukum di Polres Labuhanbatu
Lapas Binjai Gelar Razia Gabungan, Wujud Komitmen Ciptakan Lingkungan Pemasyarakatan yang Aman dan Tertib
TERKUAK! Perdamaian Kasus Viral Salapian Diduga Disusupi Permainan Duit dan Kepentingan Cukong Sawit
HEBOH! Aksi Geruduk Kantor Desa Pecah di Tanjung Gusta, Warga Minta APH Proses Dugaan Serangan Fajar

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 23:30

PT Rosin Chemicals Indonesia Diduga “Kibuli” Puslabfor Mabes Polri, Perlibas Gayo Minta Penegakan Hukum Lingkungan Secara Tegas

Jumat, 29 Mei 2026 - 22:52

Rakyat Melawan Dugaan Kecurangan! Puluhan Warga Kepung Kantor Desa, Tolak Politik Uang Dalam Pilkades

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:21

Diduga Buang Limbah Sembarangan, Pengolahan Getah Pinus Disorot

Jumat, 29 Mei 2026 - 07:09

Peringatan Keras! Advokat Andro Oki SH Ingatkan Penyebar Tuduhan Tanpa Bukti: Fitnah Bisa Berujung Proses Hukum dan Ancaman Pidana

Kamis, 28 Mei 2026 - 23:24

Korban Bantah Narasi “Perampasan Lembu”, Jefrey Agustono Ariska Tegaskan Kasus Ini Dugaan Pencurian Ternak yang Sedang Diproses Hukum

Rabu, 27 Mei 2026 - 23:49

Lapas Binjai Gelar Razia Gabungan, Wujud Komitmen Ciptakan Lingkungan Pemasyarakatan yang Aman dan Tertib

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:58

TERKUAK! Perdamaian Kasus Viral Salapian Diduga Disusupi Permainan Duit dan Kepentingan Cukong Sawit

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:39

HEBOH! Aksi Geruduk Kantor Desa Pecah di Tanjung Gusta, Warga Minta APH Proses Dugaan Serangan Fajar

Berita Terbaru