TERLANTAR LEBIH DARI SETAHUN! Dua Laporan Dugaan Korupsi Desa Sukajaya Terkendala BPN Lebak, Polres Lebak Dinilai Tidak Tegas

REDAKSI MEDAN

Jumat, 6 Maret 2026 - 20:16

50101 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LEBAK, – Dua laporan dugaan penyalahgunaan wewenang dan pemalsuan dokumen di Desa Sukajaya, Kecamatan Sajira, yang diajukan lebih dari satu tahun lalu, belum menemukan titik terang. Kondisi ini menjadi sorotan publik terkait standar penanganan kasus di Kepolisian Resor (Polres) Lebak.

Laporan yang diajukan Haji Yanto (LP/94/B/IV/2025) dan Hj Omas (LP/93/B/IV/2025) pada 28 April 2025 hingga Jumat (6/3/2026) masih dalam tahap penyelidikan. Padahal, tujuh saksi dan terduga pelaku oknum pegawai desa telah memberikan keterangan sejak 4 Desember 2025.

Menurut para pelapor, hambatan utama adalah ketidakhadiran pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) Lebak dan keterlambatan penerimaan informasi Surat Perintah Penyelidikan Hubungan Pidana (SP2HP). Hal ini memunculkan spekulasi bahwa penyidik kesulitan bertindak tegas terhadap kasus yang sudah bermula sejak tahun 2022.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Perkap) Nomor 13 Tahun 2019 tentang Penyelidikan, penyidik berwenang memanggil pihak terkait termasuk instansi pemerintah dan mengambil langkah tegas jika ada penolakan. Namun, hingga kini belum ada tindakan konkrit seperti panggilan paksa atau koordinasi dengan BPN Provinsi Banten maupun pusat.

Komarudin, yang mewakili Hj Omas, menegaskan bahwa ketidakberanian penyidik untuk bertindak sesuai aturan menunjukkan kekurangan strategi dalam menangani hambatan dari lembaga selevel. “Polres Lebak tidak boleh hanya berdiam diri. Ada aturan yang jelas panggilan paksa bisa dilakukan, koordinasi dengan tingkat yang lebih tinggi bisa dilaksanakan agar keadilan tidak tertunda,” ujarnya.

Keterbatasan komunikasi juga menjadi poin kritis. Pelapor mengaku harus datang ke kantor Polres Lebak secara berkala untuk mempertanyakan perkembangan, bukan menerima informasi secara aktif dari penyidik. Padahal, dalam standar pelayanan kepolisian, penyidik memiliki kewajiban memberikan pembaruan berkala.

“Hanya ingin proses hukum berjalan dengan benar dan tidak dipermainkan. Slogan ‘Polri Mengayomi dan Melayani Masyarakat’ bukan hanya kata-kata kosong,” tandas Haji Yanto, salah satu pelapor.

Para pelapor menekankan bahwa ketidakhadiran BPN Lebak tak dapat dianggap hambatan tak teratasi. SOP penyelidikan yang jelas seharusnya menjadi landasan untuk mengambil langkah yang diperlukan. Polres Lebak diharapkan segera memberikan penjelasan resmi dan tindakan nyata untuk mengakhiri ketidakpastian.

Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih dalam upaya mengonfirmasi keterangan resmi dari Polres Lebak dan BPN Lebak terkait perkembangan kasus.(Enggar)

Berita Terkait

*9 BULAN PASCA-LONGSOR: Hak Sewa Alat Berat  Mandeg, Realisasi Janji Darurat BPBD Gayo Lues Dipertanyakan** 
Menteri Lingkungan Hidup-PTPN IV PalmCo Luncurkan Gerakan Tanam 1,5 Juta Pohon
Tuding Penimbunan Tanpa Data, LIPPSU Kecam Pernyataan Anggota DPRD Sumut Terhadap Bulog
Keteladanan Tokoh Pemuda: Afrizal Fadli Nasution Menghidupkan Senyum dan Kebersamaan di Medan Amplas
Rutan 1 Medan Kembali Diserang Isu Hoaks, Video di Medsos Dipertanyakan Asal-usulnya
Ryan Sinaga Biayai Sendiri Seragam Wartawan, AJMI Perkokoh Sinergi Pers dengan Kodam I/Bukit Barisan
Tekan Transaksi Tunai dan Pungli, Lapas Sibolga Terapkan Transaksi Non Tunai dengan BRIZZI
Lapas Narkotika Langkat Wujudkan Ketahanan Pangan Lewat Budidaya Hortikultura Pepaya California

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 21:01

Jelang Hari Jadi ke-78 Polwan RI, Polwan Polres Pelabuhan Makassar “Masuk Sekolah” Cegah Tawuran hingga Narkoba

Minggu, 23 Agustus 2026 - 14:52

Proyek Jalan Belum Diserahterimakan Sudah Retak, Siapa Pengawas dan Pelaksananya?

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:06

Air Mata Haru dan Doa Keberkahan Warnai Peringatan Maulid Nabi di Babakan Talang Ngamprah

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:51

Camat Kresek Jemput Aspirasi, Sapa Warga Sondol

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:12

Puncak AnniverSMANSAry ke-76 Menggema, Ribuan Alumni SMAN 1 Makassar Solidkan Barisan demi Bangsa

Rabu, 19 Agustus 2026 - 13:49

Potensi Kerugian Capai Rp596 Miliar Jadi Sorotan, APMP Jatim Desak Kejati Jatim Bertindak

Rabu, 19 Agustus 2026 - 00:06

Praperadilan A.S. di PN Tangerang, Kuasa Hukum Uji Keabsahan Penetapan Tersangka

Jumat, 14 Agustus 2026 - 23:05

Silaturahmi SWI Jabar dan Kesbangpol Perkuat Komunikasi dan Sinergi Informasi untuk Masyarakat

Berita Terbaru