Medan — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Perempuan Kelas IIA Medan menggelar acara serah terima jabatan sekaligus pisah sambut Kepala Rutan, bertempat di halaman Rutan Perempuan Medan, Kamis (8/1/2025).)
Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh makna sebagai simbol keberlanjutan kepemimpinan dalam memperkuat pembinaan serta pelayanan pemasyarakatan bagi warga binaan perempuan.
Acara diawali dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Kemenimipas yang menggema penuh semangat, mencerminkan komitmen dan pengabdian insan pemasyarakatan kepada bangsa dan negara.
Hadir langsung dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Sumatera Utara, Kepala Biro Barang Milik Negara (BMN) Sekretariat Jenderal Kemenimipas, Kepala Lapas Kelas I Palembang, Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang, perwakilan Kejaksaan Negeri Belawan, Kapolsek Helvetia, Danramil 0201-06/MS, Kepala Puskesmas Helvetia, serta seluruh mitra dan stakeholder yang selama ini bersinergi dengan Rutan Perempuan Medan.
Prosesi inti berlangsung saat Marlia Rezeki Santoso secara resmi menyerahkan jabatan Kepala Rutan Perempuan Kelas IIA Medan kepada Rahayu Setyoreni.
Serah terima jabatan ditandai dengan penandatanganan berita acara serta penyerahan memori jabatan, disaksikan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Sumatera Utara.
Dalam sambutannya, Marlia Rezeki Santoso menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh jajaran Rutan Perempuan Medan atas dukungan dan kerja sama selama masa kepemimpinannya.
“Setiap sudut Rutan Perempuan Medan menyimpan cerita perjuangan dan kebersamaan. Terima kasih atas loyalitas, dedikasi, dan kekeluargaan yang terbangun. Saya pamit untuk mengemban amanah baru, namun doa dan harapan terbaik saya akan selalu menyertai Rutan Perempuan Medan,” ujarnya penuh haru.
Suasana semakin emosional saat ditayangkan video kilas balik perjalanan kepemimpinan Marlia, yang menampilkan berbagai inovasi pembinaan, peningkatan layanan, serta pendekatan humanis kepada warga binaan dan pegawai.
Sementara itu, Kepala Rutan Perempuan Medan yang baru, Rahayu Setyoreni, menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan program dan capaian positif yang telah dirintis sebelumnya.
Ia menegaskan pentingnya sinergi, kolaborasi, serta inovasi dalam mewujudkan pemasyarakatan yang semakin profesional, akuntabel, dan humanis.
“Saya siap belajar, bekerja sama, dan melanjutkan nilai-nilai kebaikan yang telah ditanamkan. Mari bersama-sama membawa Rutan Perempuan Medan menuju birokrasi yang bersih dan pelayanan yang semakin prima,” tegasnya.
Acara ditutup dengan pemberian cinderamata serta sesi foto bersama sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian Marlia Rezeki Santoso, sekaligus menandai dimulainya babak baru kepemimpinan di Rutan Perempuan Kelas IIA Medan.(red)

























