PalmCo Siapkan Kebun Batangtoru dan Hapesong Jadi Lokasi Pengungsian Berstandar Darura

REDAKSI MEDAN

Jumat, 5 Desember 2025 - 16:24

50124 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tapanuli Selatan –

Ribuan warga yang terdampak bencana longsor di wilayah Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan, kini mendapatkan tempat perlindungan yang aman setelah PalmCo menetapkan Afdeling Batangtoru dan Kebun Hapesong sebagai lokasi pengungsian resmi. Area ini disiapkan sebagai lokasi pengungsian dengan fasilitas yang memenuhi standar pelayanan darurat untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan warga yang mengungsi.

Direktur Utama PalmCo, Jatmiko K. Santosa, menegaskan bahwa perusahaan bergerak cepat sejak menerima laporan bencana sebagai bentuk komitmen terhadap kemanusiaan dan perlindungan masyarakat sekitar.
“Keselamatan warga adalah prioritas utama kami. PalmCo memastikan seluruh sumber daya dikerahkan sepenuhnya untuk menangani dampak bencana dan memberi tempat perlindungan yang layak bagi masyarakat terdampak,” ujar Jatmiko K. Santosa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, Direktur Keuangan PalmCo, Hilda Savitri, menjelaskan bahwa penyediaan fasilitas pengungsian dilengkapi dengan logistik dan kebutuhan dasar agar warga dapat bertahan dengan aman selama masa tanggap darurat.

“Kami memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi, mulai dari hunian sementara, makanan, air bersih, hingga layanan kesehatan. Seluruh mekanisme penanganan disusun agar bantuan dapat tersalurkan secara cepat dan tepat sasaran,” ungkap Hilda Savitri.

Kebun Batangtoru dan Hapesong Tampung Warga Terdampak

PalmCo menetapkan Afdeling V Kebun Batangtoru Marpinggan serta Kebun Hapesong meliputi emplasemen Hapesong Afdeling II, Afdeling III, dan Afdeling V sebagai area pengungsian resmi. Total terdapat 5 posko pengungsian di Kebun Hapesong yang telah beroperasi sejak hari pertama pascabencana.

Selain menyediakan tempat hunian, posko juga diperlengkapi tenda, dapur umum, suplai air bersih, hingga logistik makanan. Bantuan kemanusiaan yang disalurkan pada 4 Desember 2025 mencakup 1,5 ton beras dan kebutuhan pokok lainnya.

Layanan kesehatan dari RS Sri Pamela Batangtoru disiagakan penuh, termasuk pemberian obat-obatan, suplai air bersih, serta pemeriksaan kesehatan khusus bagi ibu, anak, lansia, dan kelompok rentan.

Jalur distribusi bantuan terpusat di Kebun Batangtoru agar proses penyaluran berlangsung lebih terkoordinasi dan efisien. PalmCo juga berkoordinasi erat dengan pemerintah daerah dan aparat setempat untuk menjaga keamanan serta memastikan kenyamanan para pengungsi.

*Respons Cepat, Penanganan Terukur*
Bencana longsor yang terjadi pada Kamis malam (27/11/2025) menyebabkan setidaknya 14 rumah terdampak, dengan 10 unit tertimbun dan 4 unit mengalami kerusakan ringan. Material longsor juga menerjang sebagian wilayah Batangtoru, sehingga memerlukan respons segera untuk evakuasi dan penyelamatan warga.

PalmCo melalui manajemen Kebun Hapesong bergerak cepat mengerahkan tim tanggap darurat dan alat berat untuk membuka akses jalan serta membantu proses penanganan di lokasi. Posko darurat awal langsung didirikan di area Kebun Hapesong dan Batangtoru sebagai titik koordinasi evakuasi dan mobilisasi tim gabungan.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, menegaskan bahwa seluruh proses penanganan dilakukan transparan dan sesuai standar operasional perusahaan. “Kami memastikan bahwa setiap langkah yang diambil selaras dengan pedoman teknis dan prinsip kehati-hatian. Fokus kami adalah keselamatan, kemanusiaan, dan langkah pemulihan berkelanjutan.”

“Penempatan safe haven ini adalah bukti keseriusan PalmCo dalam menghadirkan perlindungan nyata, cepat, dan terukur bagi warga yang terdampak bencana,” pungkasnya.

PalmCo menekankan bahwa dukungan bagi masyarakat tidak berhenti pada masa tanggap darurat saja, melainkan akan terus dilanjutkan hingga kondisi Kembali pulih.(AVID/r)

Berita Terkait

KPH Wilayah VIII Perkuat Pengamanan Hasil Hutan dan Tata Niaga Getah Pinus
Diduga Buang Limbah Sembarangan, Pengolahan Getah Pinus Disorot
Panen Raya Jagung di Kebun SAE, Lapas Kupang Sulap Lahan Batu Karang Jadi Simbol Ketahanan Pangan NTT
SEMMI Sulsel Gelar Aksi di PT KIMA dan Kejati, Nilai Direktur Utama Gagal Total Kelola Kawasan Industri
Hanin Nailal Husna Raih Beasiswa Teladan Jalur Tahfidz 30 Juz di UIN Malang
Berita Media LensaBhayangkara Tentang Dugaan Peredaran Narkoba di Rumah Tahanan Negara Kelas I Medan Dipastikan Hoaks dan Tidak Berdasar
Dukung Penuh Berdirinya SPPG Binjai 2 Kecamatan Medan Denai, Mulya Koto Angkat Bicara
Siaran Pers Tegaskan Komitmen Bersih Narkoba, HP Ilegal dan Peniouan Online, Lapas Labuhan Ruku Laksanakan Ikrar Pemasyarakatan

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:43

Jhon Travolta Tegaskan Pinjaman Rp6 Miliar Berasal dari Hasil Jual Tanah Keluarga, Bayar Bunga Rp190 Juta per Bulan dan Telah Dilunasi

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:09

Transparansi atau Sekadar Administrasi? KAMMI Deli Serdang Desak Pembuktian Ilmiah atas Proyek Jalan Rp1,336 Miliar

Senin, 8 Juni 2026 - 23:06

Bhabinkamtibmas Gusung Perkuat Sinergi Warga Lewat Posko Bersama Kamtibmas

Senin, 8 Juni 2026 - 20:48

PBG Terbit, Akses Jalan Bermasalah: Warga Desak Audit Total Bumi Hartana III

Senin, 8 Juni 2026 - 11:51

Perumahan Bumi Hartana III Jadi Sorotan, Belum Miliki PBG, Drainase Umum Dipersempit dan Fasilitas Umum Dipertanyakan

Minggu, 7 Juni 2026 - 13:35

Propam Polda Sumut Kirim Pesan Keras: Enam Polisi Terbukti Langgar Kode Etik dan Harus Bertanggung Jawab

Sabtu, 6 Juni 2026 - 22:45

Hendrik Simanjuntak Resmi Serahkan SK Kepengurusan Ranting IPK Desa Lama Klumpang Kebon Periode 2026–2030

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:29

MEGA SKANDAL PDAM TIRTANADI! Dugaan Kebocoran Rp450 Miliar per Tahun, Siapa Bermain di Balik Hilangnya Uang Rakyat?

Berita Terbaru