Sudah Dilaporkan Sejak September 2025, Kasus Pencabulan Anak Usia 9 Tahun Belum Juga Berprogres di Polrestabes Medan

REDAKSI MEDAN

Senin, 17 November 2025 - 20:16

50101 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan — Sebuah kasus dugaan pencabulan terhadap anak berusia 9 tahun di Kota Medan mendapat sorotan publik setelah keluarga korban menyampaikan keluhan mengenai lambatnya proses penanganan oleh pihak kepolisian disampaikan kepada DR(C). ANDI,S.Kom.,S.H.,MM.,CPM.,CPLA selaku pemerhati anak di Medan dan juga merupakan Advokat serta dosen yang konsen terhadap kasus kekerasan terhadap anak dibawah umur.

Berdasarkan Laporan Polisi No. LP/B/3205/IX/2025/SPKT/POLRESTABES MEDAN/POLDASUMUT yang disampaikan orang tua korban menerangkan Kejadian ini dilakukan oleh pelaku berinisial “AS” yang tinggal di Dusun VIII Karang Rejo , Gg. Jambu Desa Sei Semayang Kec. Sunggal , Kabupaten Deli Serdang di rumah pelaku sebanyak dua kali pelaku membuka celana korban dan melakukan perbuatan asusila di awal bulan agustus dan tanggal 14 September 2025 pada sekitar pukul 15.00 wib, Dimana pelaku merupakan kakek dari korban yang masih memiliki hubungan keluarga, setelah pelaku selesai dengan perbuatannya pelaku memberikan uang kepada korban untuk jajan.

Keluarga korban menyebutkan bahwa telah membuat laporan polisi sejak 18 September 2025 namun hingga kini belum ada perkembangan signifikan yang disampaikan kepada pihak keluarga dan keluarga korban belum mendapatkan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) . Mereka berharap aparat penegak hukum dapat bergerak lebih cepat mengingat korban adalah anak di bawah umur yang membutuhkan perlindungan dan kepastian hukum.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami hanya ingin kasus ini ditangani dengan serius. Anak kami mengalami trauma, dan kami menunggu langkah konkret dari pihak kepolisian,” ujar salah satu anggota keluarga saat ditemui wartawan.

DR(C). ANDI,S.Kom.,S.H.,MM.,CPM.,CPLA selaku pemerhati anak di Medan ikut menyoroti kasus ini menyampaikan bahwa setiap laporan yang melibatkan anak sebagai korban kekerasan seksual harus ditangani secara cepat, profesional, dan sesuai prosedur perlindungan anak.

“Penanganan lambat bisa memperbesar trauma korban serta berpotensi menghambat proses pembuktian. Kami mendorong aparat yang berwenang untuk memprioritaskan kasus-kasus seperti ini,” kata salah satu aktivis pemerhati anak kota medan.

Berdasarkan konfirmasi media melalui pesan singkat Whats app kepada Kapolrestabes Medan maupun Kasat Reskrim Polrestabes Medan belum ada memberikan konfirmasi maupun jawaban apapun terkait laporan tersebut sampai berita ini ditayangkan.

Keluarga korban berharap dalam waktu dekat ada perkembangan yang lebih jelas agar keadilan bagi anak mereka dapat segera terwujud.(red).

Berita Terkait

Siaran Pers Tegaskan Komitmen Bersih Narkoba, HP Ilegal dan Peniouan Online, Lapas Labuhan Ruku Laksanakan Ikrar Pemasyarakatan
Polda Sumut Resmi Pecat Kompol DK Melalui Sidang Komisi Kode Etik Profesi Polri
Dorong Pengawasan Berbasis Digital, Kakanwil Ditjenpas Sumut Luncurkan Simwaspim
Dukung Kemandirian Warga Binaan, Ketua TP PKK Batubara Serahkan Alat Tenun Di Lapas Labuhan Ruku
Ingin Pendidikan Agama dan Umum Seimbang? Pesantren Al-Kautsar Al-Akbar Medan Buka Pendaftaran 2026/2027
Lapas Kelas I Medan Hadirkan Layanan Administrasi Kependudukan bagi 604 WBP, Wujud Nyata Pelayanan Prima HBP ke-62
Dipimpin Ka.KPLP Rinaldo Tarigan, Lapas I Medan Gelar Razia Komitmen Berantas HP Ilegal dan Narkoba
Terduga Pelaku Penganiayaan Sadis di Siantar Masih Bebas, Korban Desak Polisi Segera Tangkap BH

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 23:03

Perkuat Komitmen Integritas, Lapas Kelas I Medan Gelar Apel dan Ikrar Pemasyarakatan Bersih dari Handphone Ilegal, Narkoba, dan Penipuan

Jumat, 8 Mei 2026 - 22:38

Lapas Perempuan Kelas IIA Medan Teguhkan Komitmen Zero Halinar melalui Apel Ikrar dan Penguatan Integritas

Jumat, 8 Mei 2026 - 20:21

Korban Dijadikan Tersangka, Pelaku DPO Diduga Dibiarkan: Wajah Buruk Polsek Medan Barat dan Kejaksaan Terbuka Lebar

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:51

Penyidik Tunggu Hasil Visum dalam Penanganan Dugaan Kekerasan Anak di Makassar

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:32

Verzet Menang, Ketua Lpm Rumbai Barat Bebas: Pn Pekanbaru Gugurkan Penuntutan Tipiring

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:25

Jaga Warisan Leluhur, Lamr Meranti Ajarkan Sastra Budaya Melayu Ke Siswa Man 2 Rangsang Barat

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:00

Dari Sawah Untuk Negeri, Polsek Sabak Auh Dampingi Uptd Pertanian Sukseskan Swasembada Pangan

Kamis, 7 Mei 2026 - 22:48

Apresiasi Semangat Gotong Royong Petani. IPDA Vicki: Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Berita Terbaru