Kepala BGN dan Jajaran Diapresiasi, Program MBG Berhasil Layani 55 Juta Orang Sepanjang Tahun 2025

LENSA BHAYANGKARA

Jumat, 26 Desember 2025 - 22:24

50169 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA,27/12/2025 | Kinerja Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Prof. Dadan Hindayana beserta seluruh jajaran sepanjang tahun 2025 dinilai menunjukkan capaian yang signifikan dan berdampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam menggerakkan perekonomian nasional dari tingkat bawah

hal itu disampaikan oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Independen Pemuda Pemeehati Indonesia ( DPP LPPI ) Dedi Siregar ” Melalui pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), BGN tidak hanya berfokus pada peningkatan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga berhasil menciptakan efek ekonomi yang luas dan berkelanjutan. Sepanjang tahun 2025, program ini telah menyerap anggaran besar yang sebagian besar dialokasikan untuk pembelian bahan pangan dari produsen dalam negeri ”

Sekitar 70 persen anggaran Program MBG digunakan untuk pengadaan bahan baku pangan, yang secara langsung melibatkan petani, peternak, nelayan, pelaku UMKM pangan, serta jaringan distribusi lokal. Hal ini mendorong peningkatan permintaan, memperkuat daya beli, dan menghidupkan roda ekonomi masyarakat di berbagai daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Capaian BGN di tahun 2025 menunjukkan bahwa kebijakan gizi dapat berjalan seiring dengan penguatan ekonomi rakyat. Program ini membuktikan bahwa negara hadir tidak hanya memberi manfaat sosial, tetapi juga membuka peluang ekonomi yang nyata bagi masyarakat,” ujar Dedi Siregar

Kami menilai keberhasilan ini tidak lepas dari kepemimpinan Kepala BGN Prof. Dadan Hindayana yang responsif, kerja kolaboratif lintas sektor, serta keterlibatan aktif masyarakat dan tim di lapangan. Program MBG telah menjadi contoh konkret bagaimana kebijakan publik dapat dirancang secara inklusif dan berdampak multiplikatif

Sejak diluncurkan pada Januari 2025, Program MBG tercatat telah melayani sekitar 55 juta penerima manfaat di berbagai daerah di Indonesia. Program ini menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi nasional.

Dalam pelaksanaannya, Program MBG mengelola anggaran sekitar Rp 850 miliar per hari. Dari total anggaran tersebut, sekitar 70 persen dialokasikan untuk pembelian bahan baku pangan, yang secara langsung mendorong pergerakan ekonomi di tingkat akar rumput.

“Program MBG ini bukan hanya program pemenuhan gizi, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi nasional. Petani, peternak, nelayan, pelaku UMKM pangan, hingga relawan di lapangan ikut merasakan dampak positifnya,” Ujar Dedi Siregar yang merupakan ketua Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Al Wasbliyah Prov.DKI Jakatta itu

Kami menilai keberhasilan Program MBG menunjukkan adanya perencanaan yang matang, koordinasi lintas sektor yang kuat, serta komitmen serius dari BGN dan seluruh pemangku kepentingan terkait. Program ini juga dinilai mampu menciptakan efek berantai yang positif, mulai dari peningkatan kesejahteraan produsen pangan lokal hingga penguatan ekonomi daerah.

Oleh dari itu berharap capaian ini dapat terus dijaga dan ditingkatkan, baik dari sisi kualitas layanan, pemerataan distribusi, maupun transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan program. Selain itu, Dedi Siregar menambahkan kami mendorong agar keberhasilan Program MBG dapat menjadi model kebijakan publik yang berkelanjutan dan berpihak pada kepentingan rakyat.

Sebagai lembaga independen yang konsisten mengawal kebijakan publik, kami DPP LPPI menyatakan komitmen untuk terus memberikan masukan konstruktif serta melakukan pengawasan partisipatif demi terwujudnya Indonesia yang sehat, kuat, dan berdaulat.

Salam Hormat,
Dewan Pimpinan Pusat
Lembaga Independen Pemuda Pemerbati Indonesia

Ketua Umum
Dedi Siregar

Berita Terkait

Janji Tinggal Janji Pembayaran Sewa Alat Escavator Pasca Bencana Semakin Tak Jelas
Fahd El Fouz Arafiq: Siapa Pun yang Serang Ketum Bahlil Akan Berhadapan dengan saya dan Ormas Golkar!
Fahd El Fouz Arafiq: Serangan terhadap Bahlil Sudah Kelewatan, Ormas Golkar Siap Melawan
DPP SWI Terima Arahan Dewan Pers, Langkah Strategis Menuju Organisasi Wartawan yang Berkualitas
Prof DR Sutan Nasomal : Indonesia Bobrok Oleh Oknum Tikus Berpesta Korupsi Di Tubuh BGN “Presiden RI Harus Lawan”
AHY dan Ibas Dinilai Taat Aturan, Pengamat: Stop Tuduhan Tak Berdasar
AHY dan Ibas Dinilai Taat Aturan, Pengamat: Stop Tuduhan Tak Berdasar
Narasi Negatif Terhadap AHY Dinilai Sarat Kepentingan dan Tidak Berdasarkan Fakta

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 21:30

Hakim Syahputra–Muhammad Alif Purnama Siap Bawa Semangat Baru bagi Pemuda Sedinginan

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:31

Kawal Program Swasembada Pangan, Bhabinkamtibmas Pastikan Kesiapan Lahan Jagung

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:19

Janji Tinggal Janji Pembayaran Sewa Alat Escavator Pasca Bencana Semakin Tak Jelas

Selasa, 21 Juli 2026 - 01:50

Kodam XIX Tuanku Tambusai Hadirkan Hiburan Rakyat hingga Nobar Final Piala Dunia, Festival Nusantara Ditutup Meriah

Senin, 20 Juli 2026 - 17:37

Kapolsek Panipahan Turun ke Lahan, Pastikan Tanaman Jagung Tumbuh Optimal

Sabtu, 18 Juli 2026 - 03:08

RSUD Tgk Chik Ditiro Sigli Pastikan Pelayanan Kesehatan Tetap Berjalan Normal di Tengah Kebijakan Pembatasan JKA

Sabtu, 18 Juli 2026 - 01:00

Terungkap! Kapolrestabes Medan Pernah Hubungi Ketua Umum HBB dan Ketua Umum PMS Berjanji Menyelesaikan Kasus Korban Jadi Tersangka Setelah Nangkap Maling ?

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:29

Bencana Lingkungan Mengintai Deli Serdang! GEMPAR SUMUT Tuntut Pertanggungjawaban Atas Matinya Puluhan Ton Ikan

Berita Terbaru