Soroti Tren Belanja E-Purchasing, APH Diminta Awasi Ketat Dinas Pertanian Gayo Lues

REDAKSI BHAYANGKARA

Selasa, 4 Agustus 2026 - 14:49

5080 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BLANGKEJEREN (4/8/2026)– Tren pengadaan barang dan jasa menggunakan metode E-Purchasing di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gayo Lues kini tengah menjadi sorotan tajam publik. Salah satu instansi yang mendapat perhatian serius adalah Dinas Pertanian Kabupaten Gayo Lues.

 

Penggunaan sistem belanja digital tersebut disinyalir rawan disalahgunakan dan diduga hanya menjadi modus oknum tertentu untuk meraup keuntungan pribadi.Kondisi ini memicu desakan dari berbagai elemen masyarakat agar Aparat Penegak Hukum (APH), baik Kejaksaan Negeri maupun Kepolisian setempat, segera turun tangan melakukan pengawasan secara ketat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Menurut penilaian sejumlah pihak, sistem E-Purchasing atau E-Katalog yang sejatinya diciptakan untuk transparansi, justru kerap dijadikan tameng administrasi oleh oknum dinas. Muncul kekhawatiran bahwa proses pemilihan penyedia barang telah diatur secara sepihak di balik layar melalui kesepakatan informal atau kicking back.

 

“Sistemnya memang digital, tetapi penentuan vendor dan negosiasi harga di dalam sistem tersebut sangat rawan rekayasa. Jangan sampai ini hanya akal-akalan pihak dinas terkait untuk melegalkan praktik mencari keuntungan di luar ketentuan hukum,” ujar seorang pengamat tata kelola pemerintahan daerah di Gayo Lues.

 

Selain masalah penunjukan vendor, publik juga mendesak APH untuk memeriksa kesesuaian harga barang (mark-up) serta kualitas fisik komoditas atau bantuan yang disalurkan kepada masyarakat.

 

Sektor pertanian merupakan pilar krusial bagi hajat hidup masyarakat Gayo Lues, sehingga penyimpangan anggaran sekecil apa pun akan berdampak langsung pada kesejahteraan petani.Hingga berita ini diturunkan, masyarakat berharap APH tidak pasif dan segera melakukan langkah preventif guna memeriksa komitmen transparansi serta akuntabilitas seluruh paket pengadaan berbasis E-Purchasing yang berjalan di Dinas Pertanian Gayo Lues agar kerugian keuangan daerah dapat dihindari. (Red)

Berita Terkait

Penuh Keberkahan, PT Tuah Bhumi Karsa Gelar Syukuran Sekaligus Santuni Anak Yatim Piatu di Wilayah Duri
Tak Hanya Jaga Kamtibmas, Polsek Panipahan Aktif Dukung Program Ketahanan Pangan
Dari Kepedulian Jadi Aksi, PALEM DAS Indonesia Salurkan 4 Tong Sampah Ke UMKM Center Deli Serdang
Sengkarut Pascabanjir Gayo Lues: Sewa Alat Berat Menunggak, Dana DTH Masih Amburadul
Pembayaran Sewa Alat Berat Pascabencana di Gayo Lues Tersendat Di BNPB
BASRI LEWAIMANG RESMI DITETAPKAN DPO NARKOTIKA
Ketua KAKI Jatim Moh Hosen Dalam HUT RI Ke- 81 Tahun, Ajak Rakyat Jaga Persatuan dan Lawan Korupsi
Silaturahmi SWI Jabar dan Kesbangpol Perkuat Komunikasi dan Sinergi Informasi untuk Masyarakat

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 14:52

Proyek Jalan Belum Diserahterimakan Sudah Retak, Siapa Pengawas dan Pelaksananya?

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:06

Air Mata Haru dan Doa Keberkahan Warnai Peringatan Maulid Nabi di Babakan Talang Ngamprah

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:12

Puncak AnniverSMANSAry ke-76 Menggema, Ribuan Alumni SMAN 1 Makassar Solidkan Barisan demi Bangsa

Rabu, 19 Agustus 2026 - 13:49

Potensi Kerugian Capai Rp596 Miliar Jadi Sorotan, APMP Jatim Desak Kejati Jatim Bertindak

Rabu, 19 Agustus 2026 - 00:06

Praperadilan A.S. di PN Tangerang, Kuasa Hukum Uji Keabsahan Penetapan Tersangka

Jumat, 14 Agustus 2026 - 23:05

Silaturahmi SWI Jabar dan Kesbangpol Perkuat Komunikasi dan Sinergi Informasi untuk Masyarakat

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 21:36

Ketua Umum KJNI Ingatkan, Kritik Pejabat Publik Jangan Abaikan Fakta di Lapangan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:55

Sambut HUT RI ke-81, Sat Intelkam Polres Pelabuhan Makassar Ajak Warga Kibarkan Merah Putih

Berita Terbaru