Sengkarut Pascabanjir Gayo Lues: Sewa Alat Berat Menunggak, Dana DTH Masih Amburadul

REDAKSI BHAYANGKARA

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:23

5046 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES (21/8/2026) – Persoalan penanganan pascabencana banjir di Kabupaten Gayo Lues hingga kini masih menyisakan masalah pelik.

 

Proses pemulihan daerah berjuluk Negeri Seribu Bukit tersebut dinilai berjalan lamban, terutama terkait dengan kewajiban pembayaran sewa alat berat yang belum tuntas serta carut-marutnya penyaluran Dana Tunggu Hunian (DTH) dan Jaminan Hidup (Jadup) bagi warga terdampak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Keterlambatan ini memicu keluhan dari berbagai pihak, mulai dari pelaku usaha lokal hingga masyarakat korban banjir yang merasa hak-hak mereka diabaikan oleh pemerintah daerah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gayo Lues.

 

Pengusaha Alat Berat Menjerit Tolong Menalangi BiayaPada saat masa darurat bencana, sejumlah pengusaha lokal bergerak cepat menurunkan armada alat berat mereka guna membuka akses jalan yang tertimbun longsor dan membersihkan material banjir.

 

Namun, kecepatan respons para pemilik alat berat ini tidak sebanding dengan proses birokrasi pembayaran dari pemerintah.

 

Hingga saat ini, pembayaran sewa alat berat tersebut dilaporkan belum tuntas. Para pemilik alat terpaksa menalangi biaya operasional secara mandiri, termasuk untuk pembelian bahan bakar minyak (BBM), upah harian operator, hingga biaya perawatan unit.

 

Minimnya kepastian dan kurangnya komunikasi yang transparan mengenai jadwal pencairan anggaran membuat para Pengusaha lokal kini menjerit dan menuntut hak mereka segera diselesaikan.

 

Ironisnya Pihak BNPB Pusat mengatakan bahwa persoalan pembayaran sewa alat berat ini akibat lambatnya diajukan pihak BPBD kabupaten.(tim)

Berita Terkait

**APH Didesak Tindak Tegas Pemain Getah Ilegal di Gayo Lues, Negara Dirugikan** 
Sanksi Administratif Gubernur Tak Dihiraukan, PT HAI Dituding Lawan Perintah Pemerintah, AMPL Bawa Persoalan ke Gakkum
*9 BULAN PASCA-LONGSOR: Hak Sewa Alat Berat  Mandeg, Realisasi Janji Darurat BPBD Gayo Lues Dipertanyakan** 
Pembayaran Sewa Alat Berat Pascabencana di Gayo Lues Tersendat Di BNPB
Kombes Reza Chairul Masuk Kandidat Komandan Upacara HUT ke-81 RI, Aktivis Nasional: Bukti Kualitas Perwira Polri
Soroti Tren Belanja E-Purchasing, APH Diminta Awasi Ketat Dinas Pertanian Gayo Lues
Dari Ruang Redaksi ke Kampus, SWI dan UMJ Bangun Masa Depan Wartawan Indonesia
Janji Tinggal Janji Pembayaran Sewa Alat Escavator Pasca Bencana Semakin Tak Jelas

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 13:06

Lapas Sibolga Gandeng Pemkot dan Perguruan Tinggi Kembangkan Budidaya Ikan untuk Ketahanan Pangan

Rabu, 2 September 2026 - 08:33

Putusan MA Tegaskan Kewajiban Rp1,128 Miliar, Kuasa Hukum Minta Segera Dilaksanakan

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:21

Tujuh Orang Urus Surat Pengadilan, 20 Lulus Administrasi Baitul Mal Gayo Lues: Pansel Sebut Bisa Diganti SKCK

Minggu, 30 Agustus 2026 - 23:37

Laksanakan Komsos ,Pasis Dikreg LXVIII Seskoad Berikan Sosialisasi Penyuluhan Pencegahan Karhutla di Kampar

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:41

Jumat Berkah GRIB Jaya Medan di Masjid Al Baitul Amin, Tebar Kepedulian dan Kebahagiaan untuk Jamaah

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:21

*9 BULAN PASCA-LONGSOR: Hak Sewa Alat Berat  Mandeg, Realisasi Janji Darurat BPBD Gayo Lues Dipertanyakan** 

Jumat, 21 Agustus 2026 - 23:39

Menteri Lingkungan Hidup-PTPN IV PalmCo Luncurkan Gerakan Tanam 1,5 Juta Pohon

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:53

Tuding Penimbunan Tanpa Data, LIPPSU Kecam Pernyataan Anggota DPRD Sumut Terhadap Bulog

Berita Terbaru