Menteri Lingkungan Hidup-PTPN IV PalmCo Luncurkan Gerakan Tanam 1,5 Juta Pohon

REDAKSI MEDAN

Jumat, 21 Agustus 2026 - 23:39

5047 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru –

Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat bersama sub Holding PTPN III (Persero), PT Perkebunan Nusantara IV PalmCo meluncurkan gerakan penanaman 1,5 juta pohon yang dilaksanakan serentak di seluruh wilayah operasional, mulai dari Sumatera, Jawa, Kalimantan hingga Sulawesi.

Gerakan yang dipusatkan dari PTPN IV Regional III, Pekanbaru, Riau, Jumat (21/8) itu menjadi bagian dari dukungan PTPN IV PalmCo terhadap program penanaman 2 miliar pohon yang dicanangkan pemerintah untuk memperkuat pemulihan dan pelestarian lingkungan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat mengapresiasi langkah PalmCo yang menjadikan penanaman pohon sebagai gerakan bersama dengan cakupan wilayah yang luas.

“Saya berterima kasih bahwa ada inisiatif dari perusahaan negara yang begitu membanggakan karena ikut memastikan keberlanjutan lingkungan,” kata Menteri Jumhur kepada wartawan di Pekanbaru, Jumat (21/8/2026).

Ia pun berharap program yang dilangsungkan oleh PTPN IV dan tercatat sebagai perusahaan perkebunan pertama di Indonesia yang berkomitmen mendukung upaya penguatan vegetasi serta sejalan dengan program 2 miliar pohon oleh KLH tersebut dapat dijadikan contoh oleh perusahaan-perusahaan lainnya.

“Mudah-mudahan ini bisa dijadikan contoh oleh (perusahaan perkebunan) swasta untuk mencontoh BUMN,” ujarnya.

Lebih jauh, ia turut mengapresiasi inisiatif PTPN yang melangsungkan program tersebut pada wilayah yang teridentifikasi sebagai high conservation value (HCV), termasuk kawasan sempadan sungai. Langkah itu, kata dia, tidak hanya menjaga lingkungan, namun turut memberikan kebaikan kepada masyarakat sekitar.

“Program yang diusung PTPN IV ini sebenarnya tidak menghentikan kegiatan ekonomi, namun justru growth through environmental,” tuturnya.

Gerakan penanaman 1,5 juta pohon sendiri dilaksanakan secara serentak di berbagai wilayah operasional PTPN IV PalmCo sebagai bagian dari komitmen perusahaan perkebunan negara dalam menjaga keseimbangan antara aktivitas usaha dan kelestarian lingkungan.

Direktur Aset Holding Perkebunan Nusantara III (Persero) Agung Setya Imam Effendi menyambut baik gerakan penanaman 1,5 juta bibit pohon yang diinisiasi PTPN IV PalmCo itu. Ia mengatakan bahwa inisiatif tersebut sebagai tindak lanjut arahan transformasi Danantara yang dilangsungkan PTPN grup.

“Sejujurnya kami sangat antusiasi ketika kemarin Pak Jatmiko menyampaikan gagasan untuk menggerakkan penanaman pohon secara masif di seluruh wilayah operasional. Dan gerakan ini juga merupakan bagian dari mendukung inisiatif 2 miliar tanam pohon Pak Menteri. Tentu Ini adalah sebuah langkah yang sangat relevan dengan arah transformasi Danantara,” kata Agung.

Untuk itu dirinya ingin mereplikasi inisiatif ini agar semakin luas. “Kita akan dorong PTPN grup agar menjalankan hal serupa secara terstruktur dan berkelanjutan,” tambahnya.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko Santosa menjelaskan gerakan 1,5 juta pohon ditargetkan terealisasi dalam tiga tahun ke depan. “Yang kami lakukan sekarang adalah menyatukan berbagai upaya tersebut dalam satu gerakan yang lebih besar. Hari ini kita mulai dengan 1,5 juta pohon. Besok dan tahun-tahun berikutnya, kita rawat dan kita lanjutkan,” katanya.

Ia menjelaskan PTPN IV PalmCo mendapat amanah dari pemerintah untuk mengelola sekitar 648 ribu hektare perkebunan negara yang tersebar dari Sumatera hingga Sulawesi.

Dari luasan tersebut, sebanyak 27.057 hektare teridentifikasi sebagai kawasan dengan nilai konservasi tinggi atau high conservation value (HCV), termasuk di dalamnya kawasan sempadan dan riparian sungai.

Menurut Jatmiko, program penghijauan dan revegetasi bukan merupakan kegiatan baru bagi PTPN IV PalmCo. Seluruh regional telah menjalankan penanaman pohon, pemulihan kawasan konservasi, serta revegetasi di sekitar sempadan sungai dalam beberapa tahun terakhir.

Sejak dibentuk pada Desember 2023 lalu, PTPN IV PalmCo telah melakukan penanaman 211 ribu pohon dengan cakupan areal mencapai sekitar 2.116 hektare.

“Dan yang kami lakukan sekarang adalah menyatukan berbagai upaya tersebut dalam satu gerakan yang lebih besar,” ujarnya.

Kegiatan peluncuran tersebut turut mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Riau hingga para akademisi dari Universitas Riau. Jatmiko mengatakan keterlibatan berbagai pihak menjadi penting karena upaya menjaga lingkungan tidak dapat dilakukan perusahaan secara parsial.

“Bagi kami, menjaga lingkungan bukan pekerjaan tambahan. Ini bagian dari cara kami menjalankan usaha,” tuturnya.

Ia menyebut lingkungan di sekitar perkebunan merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan dari aktivitas perusahaan, mulai dari sungai, hutan, tanah, masyarakat hingga keanekaragaman hayati.

Karena itu, gerakan penanaman 1,5 juta pohon diharapkan tidak berhenti pada kegiatan penanaman, tetapi dilanjutkan dengan pemeliharaan dan perawatan bersama sehingga memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat.

“Bersama pak menteri kita memulai. Semoga apa yang kita lakukan hari ini menjadi bagian dari upaya bersama yang lebih besar dalam menjaga lingkungan Indonesia,” demikian Jatmiko.(AVID/rel)

Berita Terkait

Lapas Sibolga Kebut Pembersihan Lingkungan dan Pembangunan Pagar SDN Hutanabolon 1 Pascabanjir
Resahkan Warga Medan! Leasing Diduga Paksa Pelunasan Total dan Sembunyikan Motor Nasabah Tanpa Surat Tugas
Tak Beri Ampun, Tim Reskrim Lebak Berantas Kejahatan yang Meresahkan Masyarakat
1,1 Ton Sabu di Pidie Terungkap, GARNIZUN: Lindungi Generasi Bangsa, Berantas Narkotika Tanpa Pandang Bulu!
Dorong Kemandirian Masyarakat, PTPN IV Regional I Salurkan Rp 417,6 Juta Bantuan TJSL Triwulan III
Lapas Sibolga dan PIPAS Gelar Bakti Sosial di SDN Hutanabolon 1, Libatkan Warga Binaan Pulihkan Fasilitas Sekolah Pascabanjir
Tegak Lurus Asta Cita, Rutan Tanjung Pura Kembangkan Perikanan hingga Peternakan Produktif
Marhaenis Academy Laporkan Dugaan Penyimpangan Tata Kelola PUD Pasar Medan ke Polda Sumut: Perjuangan Mengawal Akuntabilitas Tidak Akan Berhenti

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 20:23

Gagalkan Peredaran Sabu, Polsek Bosar Maligas Amankan Pria di Nagori Tiga Jadi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 01:19

Kaperwil Media Online Penuhi Panggilan Klarifikasi Polda Riau Sebagai Saksi

Kamis, 6 Agustus 2026 - 00:16

Kejar Jaringan Pemasok Ganja, Bea Cukai Lhokseumawe dan Bareskrim Polri Tangkap Kurir di Nagan Raya

Senin, 4 Mei 2026 - 17:45

Satreskrim Polres Gayo Lues Bekuk Residivis Pelaku Pencurian di Blangkejeren

Selasa, 10 Maret 2026 - 22:33

Skandal Besar di Dunia Pers: Oknum Wartawan Diduga Konsumsi Sabu dan Terlibat Pemalsuan Tanda Tangan

Jumat, 13 Februari 2026 - 00:37

Satreskrim Polres Tanah Karo Gelar Rekonstruksi Kasus Pembunuhan di Cafe Bravo SGR

Rabu, 4 Februari 2026 - 22:03

Niat Klaim Asuransi, Kakak Bunuh Adik Kandung Sat Reskrim Polres Tanah Karo Ungkap Otak dan Eksekutor Pembunuhan

Selasa, 3 Februari 2026 - 21:18

Sat Reskrim Polres Simalungun Berhasil Ringkus Pencuri Sepeda Motor, Pelaku Gasak Motor Teman Sendiri

Berita Terbaru