Lapas Tangerang Kembali Kirim 9 Napi Risiko Tinggi ke Nusakambangan

REDAKSI MEDAN

Kamis, 10 September 2026 - 15:48

5035 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA –
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang kembali memperketat pengelolaan keamanan dengan memindahkan sembilan narapidana berisiko tinggi ke sejumlah lapas di kawasan Pulau Nusakambangan, Jawa Tengah.

Pemindahan sembilan narapidana tersebut dilakukan pada Rabu (9/9/2026) malam, mulai pukul 20.40 WIB. Langkah ini merupakan bagian dari strategi pemasyarakatan dalam menempatkan narapidana berdasarkan tingkat risiko, kebutuhan pembinaan, dan hasil asesmen.

Penempatan narapidana berisiko tinggi di Nusakambangan dilakukan untuk memastikan mereka berada di lingkungan pemasyarakatan dengan sistem pengamanan yang sesuai dengan karakteristik dan tingkat risikonya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Secara hukum, pemindahan narapidana untuk kepentingan keamanan, pembinaan, dan/atau proses peradilan dimungkinkan sebagaimana diatur dalam Pasal 37 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan.

Dalam pelaksanaannya, Lapas Kelas I Tangerang berkoordinasi dengan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cilegon.

Proses pemindahan juga mendapat dukungan pengawalan personel Brigade Mobil (Brimob) Polda Banten.

Kepala Lapas Kelas I Tangerang Beni Hidayat menegaskan, pemindahan tersebut bukan sekadar memindahkan narapidana dari satu tempat ke tempat lain.

Kebijakan itu merupakan bagian dari strategi pengelolaan keamanan sekaligus pembinaan berdasarkan tingkat risiko masing-masing warga binaan.

“Pemindahan ini merupakan langkah yang dilakukan berdasarkan pertimbangan keamanan, pembinaan, dan hasil asesmen. Penempatan narapidana risiko tinggi dilaksanakan ke wilayah Nusakambangan sesuai SOP,” ujar Beni kepada Hallonews.id, Kamis (10/9/2026) pagi.

Menurut Beni, setiap proses pemindahan dilakukan dengan memperhatikan prosedur operasional standar (SOP) serta aspek keamanan secara menyeluruh.

“Pengamanan pun dilakukan secara berlapis sejak persiapan hingga keberangkatan. untuk memastikan seluruh rangkaian Koordinasi antarpersonel dan instansi diperkuat pemindahan berlangsung sesuai prosedur,” katanya.

Pemindahan tersebut sekaligus menunjukkan penerapan pendekatan pemasyarakatan berbasis risiko. Dalam pendekatan ini, penempatan narapidana tidak hanya mempertimbangkan aspek administratif, tetapi juga faktor keamanan serta kebutuhan pembinaan.

Dengan pemindahan tersebut, sembilan narapidana berisiko tinggi dari Lapas Kelas I Tangerang selanjutnya menjalani proses pembinaan di lapas tujuan di kawasan Nusakambangan.

“Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, lancar, dan kondusif hingga para narapidana diberangkatkan menuju wilayah Pulau Nusakambangan,” pungkas Beni.(AVID/voi.id)

Berita Terkait

Cegah Gangguan Kamtib, Rutan Kelas I Medan Perkuat Kontrol Area Branggang
Atasi Krisis Air di Banten, PTPN IV PalmCo Salurkan 101 Ribu Liter Air Bersih untuk Ribuan KK
Ratusan Warga Ngantre di Dapur Umum GRIB Jaya Medan, Menikmati Makan Siang Gratis
Tembok Gang Anggrek Tantang Pemko Medan: Siapa yang Berkuasa, Hukum atau Tembok?
Lantunan 30 Juz Bil Ghoib Bergaung di Masjid Al-Jihad Medan, 12 Hafiz Sulaimaniyah Gelar Khotmil Kubro
Enam Bulan Berlalu, Korban Kecelakaan BMW BK 333 Masih Terbaring: “Kami Menunggu Keadilan”
Surat Advokat Jadi Sorotan, Ahli Pidana UISU Bahas Kasus Doddy Thahir
Lapas Sibolga Bersama TNI Bantu Bersihkan Rumah dan Fasilitas Umum Warga Terdampak Banjir

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:02

Cegah Gangguan Kamtib, Rutan Kelas I Medan Perkuat Kontrol Area Branggang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:51

Atasi Krisis Air di Banten, PTPN IV PalmCo Salurkan 101 Ribu Liter Air Bersih untuk Ribuan KK

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:23

Ratusan Warga Ngantre di Dapur Umum GRIB Jaya Medan, Menikmati Makan Siang Gratis

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:41

Lantunan 30 Juz Bil Ghoib Bergaung di Masjid Al-Jihad Medan, 12 Hafiz Sulaimaniyah Gelar Khotmil Kubro

Rabu, 30 September 2026 - 19:54

Enam Bulan Berlalu, Korban Kecelakaan BMW BK 333 Masih Terbaring: “Kami Menunggu Keadilan”

Rabu, 30 September 2026 - 10:34

Surat Advokat Jadi Sorotan, Ahli Pidana UISU Bahas Kasus Doddy Thahir

Rabu, 30 September 2026 - 09:16

Lapas Sibolga Bersama TNI Bantu Bersihkan Rumah dan Fasilitas Umum Warga Terdampak Banjir

Rabu, 30 September 2026 - 08:57

Lapas Sibolga Bersama Dinkes Kota Sibolga Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Skrining TB

Berita Terbaru