Skandal Kasus Penipuan.. Korban Siwa Kumar Minta Keadilan : Penyidik Polrestabes Medan Bripka Riswandy C. Silaban Jalani Sidang Etik

REDAKSI SULSEL

Selasa, 14 Oktober 2025 - 23:49

50228 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lensabhayangkara.com Medan – Korban penipuan dan pengelapan, Siwa Kumar (48) menghadiri Sidang Komisi Kode Etik terhadap oknum Polri Polrestabes Medan Bripka Riswandy C. Silaban di ruang Aula Patria Tama Polrestabes Medan di dampingi kuasa hukum Sunggul Situmorang SH bersama Irvan Ebenezer Bagariang SH, Selasa (14/10/2025).

 

Korban Siwa Kumar dalam keterangan pers nya mengatakan meminta Kapolrestabes Medan memberi sanksi tegas dan hukuman berat terhadap oknum menyidik yang diduga melakukan tindakan ” main mata” dalam perkara laporan Polisi nomor: LP/B/243/I/2024 atas pelaku Rafika Indra Dewi Cs.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Tindakan penyelewengan yang dimaksud dalam sidang tuduhan “Setiap Pejabat Polri wajib menjaga dan meningkatkan citra, soliditas, kredibilitas, reputasi, dan kehormatan Polri dan dilarang menyalahgunakan wewenang dalam pelaksanaan tugas kedinasan dan Setiap Pejabat Polri dalam etika kemasyarakatan dilarang mengeluarkan ucapan, isyarat dan/atau tindakan dengan maksud untuk mendapatkan imabalan atau keuntungan pribadi dalam memberikan pelayanan masyarakat” sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 ayat 1 huruf b Jo. Pasal 10 ayat (1) huruf d dan Pasal 12 huruf d Peprol Nomor 7 Tahun 2022 tentang KEP dan KKEP, yang dilakukan oleh BRIPKA RISWANDY C. SILABAN.

 

” Klien kami tidak terima atas tindakan penyidik dalam menangani perkara laporan penipuan, penggelapan dan pemalsuan yang hanya mentersangkakan satu orang tersangka Rafika sedangkan perbuatan pelaku didukung dan dilakukan bersama tersangka lain” ujar Sunggul Situmorang SH didampingi rekannya Irvan Ebenezer Bagariang SH.

 

Lanjutnya, selama proses penyidikan, RCS diduga berulang kali meminta uang kepada Siwa Kumar dengan berbagai alasan, mulai dari ongkos pengantaran surat, biaya penangkapan, hingga untuk kepentingan pribadi.

 

Parahnya, RCS sempat menjanjikan akan menyita barang berupa emas dan BPKB mobil milik Siwa Kumar yang diambil oleh Rafika Indra Dewi namun janji itu hanya isapan jempol. Barang-barang tersebut tak kunjung dikembalikan hingga saat ini, meskipun Siwa Kumar telah dimintai sejumlah uang oleh RCS untuk memperlancar proses pengembaliannya.

 

” Riswandy tak juga meminta dan atau menyita barang- barang berharga milik Siwa Kumar bahkan hanya mentersangkakan satu pelaku Rafika sehingga hal ini membuat klien kami merasa dipermainkan dan dirugikan hak nya dalam mencari keadilan” tegas Sunggul.

 

Sementara itu, Siwa Kumar mengaku mengalami kerugian material mencapai 600 juta rupiah atas harta benda dan uang yang diminta oleh RCS.

 

Merasa sangat dirugikan dan dilecehkan secara hukum, Siwa Kumar melaporkan perbuatan Riswandy ke Bid Propam Polda Sumut untuk pertanggungjawaban perbuatannya.

 

 

“Kami meminta agar laporan ini ditindaklanjuti dengan profesional dan dapat menjawab keberadaan harta benda saya yang seharusnya dikembalikan ke saya dan memberi hukuman dan saksi berat terhadap Riswandy” Tegas Siwa Kumar.

Berita Terkait

Investigasi Awak Media: Tidak Ditemukan Gelondongan Kayu, yang ada Gudang Bekas Somel yang Sudah Lama Tidak Beraktivitas
Tepis Dugaan Narkoba dalam Video Viral, Polres Tanah Karo Ungkap Hasil Tes Urine Personel
Jaringan Pembagian Wilayah Korlap Narkoba Di Langkat Terkuak, Stabat Hingga Secanggang Diminta Diusut!
DPC PPWI Ogan Ilir Desak Polres Usut Akun Facebook Diduga Cemarkan Nama Baik Organisasi
Polisi Bersama Masyarakat, Polres Simalungun Sosialisasikan SPMB SMA Kemala Taruna Bhayangkara ke Siswa SMP Negeri 1 Dolok Panribuan
Polisi Bersama Masyarakat, Kapolres Simalungun Gelar Jumat Curhat dan Jumat Berkah di Mariah Jambi, Tampung Keluhan hingga Bagikan Bansos
Penundaan Pilpeng Rohil Dipertanyakan, Demokrasi Jangan Dimatikan Oleh Surat
Gigih dan Penuh Semangat, Boy Strady Lipat Ratusan Kertas Nasi Bansos GRIB Jaya Kota Medan hingga Dapat Senyuman Rezeki

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 02:47

Ketika Tenda Warga Dibakar di Geumpang, Dugaan Tambang Berbasis Modal Asing Justru Memunculkan Misteri Baru

Selasa, 22 September 2026 - 00:18

Konflik Membara Di Peti Geumpang , DLH Pidie Klaim Cek Air & Tanah, Amat Tong Red Tantang Balik: “Bek Pegot-Pegot Abah Bagai Siuro Sepot! Itu Tambang China, Kami Warga Geumpang Dilarang Kerja

Senin, 21 September 2026 - 05:53

133 Alat Berat Disorot, Setoran Rp32 Juta per Unit per Bulan Diduga Jadi Aliran Uang di Balik Tambang Emas Ilegal Geumpang

Selasa, 15 September 2026 - 02:09

Tambang Emas Ilegal Geumpang Pidie Makin Masif, Alat Berat Terus Menggerus Kawasan, LLA Akan Laporkan Dugaan Pelanggaran ke Polda Aceh

Berita Terbaru