Ketua KB FKPPI Tanjung Morawa Husen Tamora: “Sumut Sedang Menangis, Kita Tak Boleh Diam”

REDAKSI MEDAN

Rabu, 26 November 2025 - 14:26

50179 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanjung Morawa

Suasana haru menyelimuti halaman sekretariat saat Ketua KB FKPPI Rayon 0202.02 Tanjung Morawa, Husen Tamora, melepas keberangkatan tim relawan kemanusiaan MAPEL yang dipimpin Osama Junior, Rabu (26/11/2025).

Dengan suara bergetar namun tegas, Husen menyampaikan pesan mendalam mengenai duka besar yang kini menyelimuti Sumatera Utara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di hadapan para relawan yang akan bertolak menuju Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, dan wilayah terdampak lainnya, Husen tak kuasa menahan keprihatinannya atas bencana hidrometeorologi yang merenggut banyak nyawa.

Sumut sedang menangis. Saudara-saudara kita kehilangan keluarga, rumah, dan harapan. Di saat seperti ini, kita tidak boleh diam. Kita harus hadir, setidaknya memberi sedikit kekuatan untuk mereka yang kini sedang rapuh,” ucap Husen dengan mata yang tampak agak berkaca-kaca.

Ucapannya seolah menegaskan rasa kemanusiaan yang tak bisa ditawar. Data terbaru dari BPBD Provinsi Sumatera Utara menunjukkan betapa besarnya luka itu. Hingga Rabu pagi, 13 orang dinyatakan meninggal dunia akibat banjir dan longsor yang melanda tujuh kabupaten/kota.

Empat korban berasal dari Tapanuli Tengah, sementara sembilan lainnya dari Tapanuli Selatan — termasuk enam di Kecamatan Batangtoru, satu di Sipirok, dan satu di Angkola Barat.

Setiap angka itu adalah nyawa. Itu adalah ayah, ibu, anak, dan saudara kita. Kita tidak boleh membiarkan mereka menghadapi derita ini sendirian,” tegas Husen lagi.

Relawan MAPEL yang dipimpin Osama Junior akan berangkat membawa bantuan awal, namun bagi Husen, bantuan bukan sekadar materi.

Ia menekankan bahwa kehadiran para relawan adalah bentuk nyata bahwa rasa peduli masih hidup.

BPBD juga melaporkan kerusakan luas di berbagai daerah:
330 rumah rusak di Tapanuli Selatan, terdiri dari rusak berat, sedang, dan ringan.
19 keluarga mengungsi di Tapanuli Utara, sejumlah rumah rusak, jalan terputus, dan jembatan roboh.
Nias Selatan, Padangsidimpuan, dan sejumlah wilayah lain juga ikut terdampak.
Total 37 warga luka-luka dan tiga masih hilang.

Husen memandang semua itu sebagai panggilan kemanusiaan bagi siapa pun yang masih memiliki hati.

Saya titip pesan untuk para relawan: jangan hanya membawa bantuan, tapi bawalah harapan. Tunjukkan bahwa mereka masih punya saudara, masih punya kita. Dan ingat, setiap langkah kalian adalah doa untuk keselamatan mereka.

Osama Junior bersama tim relawan MAPEL menerima pesan itu dengan hormat. Mereka akan berangkat membawa amanat kemanusiaan dan kehangatan solidaritas bagi masyarakat Sumut yang sedang berduka.

Di akhir acara pelepasan, Husen kembali menegaskan komitmennya:

FKPPI akan berdiri di garis depan, kapan pun rakyat membutuhkan. Karena kita adalah keluarga besar yang dilahirkan untuk mengabdi dan memberi, bukan sekadar menyaksikan.

Di tengah duka yang membelah Sumatera Utara, kata-kata itu terasa seperti pelukan: sederhana, tulus, dan menguatkan.(AVID)

Berita Terkait

Tujuh Orang Urus Surat Pengadilan, 20 Lulus Administrasi Baitul Mal Gayo Lues: Pansel Sebut Bisa Diganti SKCK
Laksanakan Komsos ,Pasis Dikreg LXVIII Seskoad Berikan Sosialisasi Penyuluhan Pencegahan Karhutla di Kampar
Jumat Berkah GRIB Jaya Medan di Masjid Al Baitul Amin, Tebar Kepedulian dan Kebahagiaan untuk Jamaah
*9 BULAN PASCA-LONGSOR: Hak Sewa Alat Berat  Mandeg, Realisasi Janji Darurat BPBD Gayo Lues Dipertanyakan** 
Menteri Lingkungan Hidup-PTPN IV PalmCo Luncurkan Gerakan Tanam 1,5 Juta Pohon
Tuding Penimbunan Tanpa Data, LIPPSU Kecam Pernyataan Anggota DPRD Sumut Terhadap Bulog
Keteladanan Tokoh Pemuda: Afrizal Fadli Nasution Menghidupkan Senyum dan Kebersamaan di Medan Amplas
Rutan 1 Medan Kembali Diserang Isu Hoaks, Video di Medsos Dipertanyakan Asal-usulnya

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:21

Tujuh Orang Urus Surat Pengadilan, 20 Lulus Administrasi Baitul Mal Gayo Lues: Pansel Sebut Bisa Diganti SKCK

Senin, 31 Agustus 2026 - 05:26

Semangat Kemerdekaan Satukan Warga Babakan Talang ,  Karang Taruna RW 02 Desa Bojongkoneng Gelar Pesta Rakyat Penuh Kebersamaan

Minggu, 30 Agustus 2026 - 12:09

Sorotan pelayanan PO BINTANG TIMUR, penumpang tujuan makassar-Malili luwu timur keluhkan dugaan pelayanan kurang baik

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 22:36

Ransus Damkar Kodim 1408/Makassar Turut Padamkan Kebakaran di Jalan Kandea, 38 Rumah Terdampak

Selasa, 25 Agustus 2026 - 21:03

Aksi Bersih Lingkungan, Polwan Polres Pelabuhan Makassar Wujudkan Lingkungan Kerja Bersih dan Nyaman

Selasa, 25 Agustus 2026 - 21:01

Jelang Hari Jadi ke-78 Polwan RI, Polwan Polres Pelabuhan Makassar “Masuk Sekolah” Cegah Tawuran hingga Narkoba

Minggu, 23 Agustus 2026 - 14:52

Proyek Jalan Belum Diserahterimakan Sudah Retak, Siapa Pengawas dan Pelaksananya?

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:06

Air Mata Haru dan Doa Keberkahan Warnai Peringatan Maulid Nabi di Babakan Talang Ngamprah

Berita Terbaru