PPDB 2025 Dinilai Lebih Adil, KNPI Riau Apresiasi Kebijakan Pendidikan Inklusif dari Dinas Pendidikan

LENSA BHAYANGKARA

Senin, 21 Juli 2025 - 03:56

50180 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru – Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Tingkat I Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Riau, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gabungan Rakyat Prabowo Gibran, kembali menyampaikan apresiasi kepada H. Erisman Yahya, S.H., M.H., selaku Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Provinsi Riau. Apresiasi tersebut disampaikan pada Minggu (20/7/2025), atas keberhasilan dalam penyelenggaraan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) atau Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2025–2026.

Apresiasi diberikan karena Dinas Pendidikan Provinsi Riau dinilai berhasil membantu siswa-siswi dari keluarga tidak mampu untuk dapat mengakses pendidikan di sekolah negeri, baik di jenjang SMA, SMK, maupun SMP. Ketua KNPI menyebut bahwa kepemimpinan Erisman Yahya telah menghadirkan kebijakan yang berpihak pada masyarakat kecil dan membuka ruang keadilan bagi kelompok marjinal.

“Bukan tanpa alasan. Ada banyak kriteria yang menjadikan Kakanda Erisman Yahya sebagai sosok pemimpin yang berhasil membawa instansinya menghadirkan keberkahan bagi banyak orang, khususnya untuk kemaslahatan masyarakat Provinsi Riau,” ujar Ketua KNPI Riau, Larshen Yunus.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, setelah sebelumnya mampu menjawab kekhawatiran masyarakat terkait keterlambatan pemberian gaji dan bonus atlet di bawah koordinasi Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Riau, kini Erisman Yahya kembali menunjukkan keberhasilannya melalui pelaksanaan PPDB yang transparan dan inklusif.

“Sejak Dinas Pendidikan Provinsi Riau dipimpin oleh Erisman Yahya, begitu banyak anak yatim piatu yang akhirnya bisa mengenyam pendidikan di sekolah negeri,” ungkapnya.

Dalam sistem PPDB tahun ini, menurut Larshen Yunus, terdapat empat jalur utama yang disiapkan, guna memastikan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial dapat memperoleh kesempatan yang adil untuk melanjutkan pendidikan. Empat jalur tersebut meliputi:

  1. Jalur Zonasi, dengan kuota sebesar 30 persen.

  2. Jalur Prestasi, dengan kuota 35 persen.

  3. Jalur Afirmasi, untuk calon siswa dari keluarga tidak mampu dan penyandang disabilitas, sebesar 30 persen.

  4. Jalur Perpindahan Orangtua atau Mutasi, dengan kuota sebesar 5 persen.

Ia menambahkan, melalui sistem ini, masyarakat miskin merasakan hadirnya negara dalam proses pendidikan.

“Plt Kepala Dinas Pendidikan Riau, Kakanda Erisman Yahya, telah dengan tegas menyampaikan bahwa sistem PPDB yang dirancang oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah saat ini dibuat seadil dan seobjektif mungkin, guna memberikan kesempatan kepada semua orang untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya,” kata Larshen Yunus dengan nada optimistis.

Dengan mata berkaca-kaca, Larshen Yunus menyampaikan bahwa keberpihakan Erisman Yahya terhadap siswa-siswi miskin benar-benar nyata. Ia menyebut bahwa penerimaan siswa tahun ini menjadi bukti kuat bahwa kebijakan pendidikan dapat dijalankan secara manusiawi dan menyentuh kalangan bawah.

Aktivis anti-korupsi yang merupakan alumni Universitas Riau (UNRI) dan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta itu juga menjelaskan bahwa kebijakan pendidikan tahun ini memberi peluang yang nyata bagi kelompok masyarakat yang selama ini sering tertinggal dari akses pendidikan bermutu.

Bertempat di salah satu kawasan Komplek Damai Langgeng, Pekanbaru, Larshen Yunus juga mengajak masyarakat untuk turut mendoakan H. Erisman Yahya agar senantiasa diberi kekuatan dan keikhlasan dalam mengemban amanahnya di Pemerintah Provinsi Riau.

“Ayo, Bapak-Ibu warga Provinsi Riau, terutama yang anak-anaknya telah terbantu masuk ke sekolah negeri, mari sama-sama kita bermunajat, menyampaikan doa terbaik bagi Kakanda kami, Erisman Yahya,” ujarnya.

“Semoga beliau senantiasa diberi kekuatan dan istiqomah dalam menghadirkan keberkahan bagi semua orang,” tambah Larshen Yunus, menutup pernyataan persnya didampingi sejumlah relawan Prabowo-Gibran.

(Ros.H)

Berita Terkait

Kemampuan Pertolongan Pertama Jadi Fokus Pelatihan Polisi Polda Riau
PGRI Provinsi Riau Audensi dengan Kejaksaan Tinggi Riau Bahas Perlindungan Hukum Bagi Guru
Dinas Kesehatan Tegaskan: Tak Ada Unsur Kesengajaan di SMA Negeri Plus Riau
Kabid SMA Disdik Riau Pastikan Kesehatan Siswa Asrama Jadi Prioritas di Tengah Cuaca Ekstrem
SWI Minta Polisi Bongkar Aktor Intelektual di Balik Serangan Terhadap Wartawan Subulussalam
Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan Hadiri Kebaktian Rohani, Tanam Semangat Kebangsaan dan Cinta Lingkungan di Riau
Bakti Sosial Propam Polda Riau Jadi Inspirasi Anggota Polri untuk Peduli, Berbagi, dan Membangun Kepercayaan
Wakapolda Riau Dapat Apresiasi HMI Riau Atas Sinergi dan Perlindungan Selama Aksi Damai

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 21:30

Hakim Syahputra–Muhammad Alif Purnama Siap Bawa Semangat Baru bagi Pemuda Sedinginan

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:31

Kawal Program Swasembada Pangan, Bhabinkamtibmas Pastikan Kesiapan Lahan Jagung

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:19

Janji Tinggal Janji Pembayaran Sewa Alat Escavator Pasca Bencana Semakin Tak Jelas

Selasa, 21 Juli 2026 - 01:50

Kodam XIX Tuanku Tambusai Hadirkan Hiburan Rakyat hingga Nobar Final Piala Dunia, Festival Nusantara Ditutup Meriah

Senin, 20 Juli 2026 - 17:37

Kapolsek Panipahan Turun ke Lahan, Pastikan Tanaman Jagung Tumbuh Optimal

Sabtu, 18 Juli 2026 - 03:08

RSUD Tgk Chik Ditiro Sigli Pastikan Pelayanan Kesehatan Tetap Berjalan Normal di Tengah Kebijakan Pembatasan JKA

Sabtu, 18 Juli 2026 - 01:00

Terungkap! Kapolrestabes Medan Pernah Hubungi Ketua Umum HBB dan Ketua Umum PMS Berjanji Menyelesaikan Kasus Korban Jadi Tersangka Setelah Nangkap Maling ?

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:29

Bencana Lingkungan Mengintai Deli Serdang! GEMPAR SUMUT Tuntut Pertanggungjawaban Atas Matinya Puluhan Ton Ikan

Berita Terbaru