Framing Busuk Tak Akan Menggoyahkan Fakta: Budi Arie Pantas Dihormati Bukan Dihina oleh Mereka yang Tersinggung

LENSA BHAYANGKARA

Sabtu, 5 Juli 2025 - 10:40

50157 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | Baru-baru ini, Menteri Budi Arie terus mendapatkan serangan narasi yang negatif, bahkan sampai kepada penghakiman sepihak. Narasi yang dibangun pun terus mengait-ngaitkan Menteri Koperasi Budi Arie, seperti tuduhan perlindungan terhadap judi online (Judol), menerima setoran 50%, dan tuduhan-tuduhan lainnya.

Narasi negatif dan tuduhan tendensius yang diarahkan kepada Menkop Budi Arie mendapatkan respons dari berbagai kalangan, salah satunya datang dari Ketua Umum Pimpinan Pusat Lembaga Pemuda Pemerhati Indonesia, Dedi Siregar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pandangan saya, melihat narasi negatif dan isu serangan opini yang diarahkan kepada Menteri Koperasi, tidak heran dan tidak terkejut sebenarnya. Mengapa demikian? Karena kita ketahui, semasa Menkop Budi Arie bertugas sebagai Menteri Kominfo, beliau menunjukkan komitmen kuat dalam memerangi situs judo (judi online) dan terus melakukan pemblokiran terhadap situs-situs tersebut.”

Selama menjabat sebagai Menkominfo, Budi Arie telah memblokir sekitar 3,8 juta situs judo. Menteri Kominfo Budi Arie saat itu benar-benar serius memberantas situs judo, lebih dari 3 juta situs judi online berhasil diblokir. Bahkan, Kementerian Kominfo juga menangani 25.500 sisipan halaman judi online di situs lembaga pendidikan, serta 26.560 sisipan halaman judi di situs lembaga pemerintahan.

Oleh karena itu, narasi negatif, framing isu, dan komentar-komentar miring yang diarahkan kepada Menteri Koperasi Budi Arie terkesan datang dari barisan sakit hati. Sebab, saat menjabat sebagai Menteri Kominfo, Budi Arie memang benar-benar memberantas jutaan situs judo. Sudah pasti ada pihak-pihak yang tidak suka dan tidak senang atas keberanian Budi Arie — mungkin saja berasal dari kelompok yang terganggu kepentingannya karena situs-situs mereka diberantas.

Oleh sebab itu, ramainya pemberitaan di berbagai media tentang dugaan keterlibatan Budi Arie dalam judi online, sesungguhnya menunjukkan bahwa beliau adalah korban framing dan fitnah. Budi Arie hanya menjadi korban dari serangan narasi palsu dalam kasus judo.

Saat ini, masyarakat sudah semakin cerdas dalam menanggapi informasi, terutama terhadap berita-berita yang menggiring opini dan melakukan framing terhadap seseorang.

Berdasarkan fakta-fakta dan data di atas, saya menilai bahwa keutuhan informasi sangat penting untuk memahami persoalan ini. Saya juga berharap penjelasan ini bisa membuat publik semakin paham. Faktanya, masyarakat hari ini sudah pintar dan bisa melihat bahwa Budi Arie tidak terlibat dalam praktik perlindungan situs judi online.

Saya juga meminta kepada publik agar tidak mudah terpengaruh oleh kabar bohong dan framing negatif terkait dugaan aliran dana judi online yang terus menuding Menteri Koperasi Budi Arie terlibat. Diketahui, Menkop Budi Arie sudah membantah isu tersebut, dan setidaknya ada tiga poin penting yang membuktikan bahwa beliau sama sekali tidak terlibat dalam perlindungan situs judi online seperti yang disebarkan oleh narasi liar

Salam hormat,
Ketua Umum DPP LPPI
Dedi Siregar

Berita Terkait

DPP SWI Terima Arahan Dewan Pers, Langkah Strategis Menuju Organisasi Wartawan yang Berkualitas
Menuju Sukses Ketahanan Pangan Kompol Ade Rahmat: Kebersamaan Menjadi Kunci Keberhasilan Program Ketahanan Pangan di Cicalengka
Industri Pengolahan Getah Pinus Gayo Lues Terancam Gulung Tikar, LIRA Desak DLHK Aceh Tindak Tegas Oknum Ilegal
PT Rosin Chemicals Indonesia Diduga “Kibuli” Puslabfor Mabes Polri, Perlibas Gayo Minta Penegakan Hukum Lingkungan Secara Tegas
Diduga Buang Limbah Sembarangan, Pengolahan Getah Pinus Disorot
Tumbuhkan Minat Baca, Komunitas “INI BUDI” Resmi Diluncurkan Lewat Gerakan Gemar Membaca di Kelurahan Cimincrang
Pencabutan Pergub JKA Harus Menjadi Momentum Evaluasi Kebijakan, Bukan Ruang Pengembangan Isu
Sinergi Kemenimipas, TNI-Polri dan YAIR: Lapas Banceuy serta Rutan Bandung Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 22:17

Diduga Jadi Korban Penganiayaan, Buruh Harian Lepas di Padalarang Tempuh Jalur Hukum

Rabu, 8 Juli 2026 - 03:11

DPP SWI Terima Arahan Dewan Pers, Langkah Strategis Menuju Organisasi Wartawan yang Berkualitas

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:53

Menuju Sukses Ketahanan Pangan Kompol Ade Rahmat: Kebersamaan Menjadi Kunci Keberhasilan Program Ketahanan Pangan di Cicalengka

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:29

Diduga Tetap Proses Surat Hibah Meski Dipersoalkan Keluarga, Oknum Kasi Desa Surulangi: “Media Resmi Saja Saya Tidak Takut” 

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:41

Kasus Dugaan Pungutan Penebusan Kendaraan Jadi Sorotan, Transparansi Propam Bangkalan Dipertanyakan

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:35

Bawakan Corak Budaya Toraja, Vokal Grup Sulsel Tampil Enerjik di Hari Pertama Panggung Pesparawi Nasional XIV

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:34

Semarak HUT Bhayangkara ke-80, Kapolda Sulsel dan Kapolres Pelabuhan Makassar Layani Warga Pulau Terluar

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:32

Semarak Hari Bhayangkara ke-80, Polres Pelabuhan Makassar Donorkan 84 Kantong Darah untuk Masyarakat

Berita Terbaru