Industri Pengolahan Getah Pinus Gayo Lues Terancam Gulung Tikar, LIRA Desak DLHK Aceh Tindak Tegas Oknum Ilegal

REDAKSI BHAYANGKARA

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:51

5070 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BLANGKEJEREN (2/7/2026)– Industri pengolahan dan penyulingan getah pinus di Kabupaten Gayo Lues kini berada di ujung tanduk. Pasokan bahan baku lokal terus menyusut akibat maraknya aksi penyelundupan dan penjualan getah mentah keluar dari wilayah Provinsi Aceh secara ilegal.

 

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Menanggapi krisis ini, Dewan Pimpinan Daerah (DPD LIRA) Gayo Lues M Purba,SH mendesak Pemerintah Aceh, khususnya Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Aceh, untuk segera mengambil tindakan nyata dan tegas.

 

Lemahnya kepastian hukum terhadap para oknum pelaku dinilai menjadi pemicu utama suburnya praktik penjarahan hasil hutan non-kayu tersebut.

​Kerugian Daerah dan Ancaman PHK.

 

​Ketiadaan tindakan tegas di lapangan membuat para pelaku ilegal leluasa membawa berton-ton getah pinus mentah melintasi perbatasan Aceh menuju provinsi tetangga tanpa dokumen resmi.

 

Dampaknya sangat fatal bagi perekonomian daerah: ​Pabrik Lokal Kekurangan Bahan Baku: Fasilitas penyulingan getah pinus resmi yang beroperasi di Gayo Lues terpaksa menurunkan kapasitas produksi, bahkan terancam setop beroperasi total.

 

​Ancaman Pemutusan Hubungan Kerja (PHK):

 

Jika pabrik lokal gulung tikar, Puluhan tenaga kerja asli daerah dan para penderes legal yang menggantungkan hidup pada industri ini dipastikan kehilangan mata pencaharian.

 

 

​Kebocoran Pendapatan Daerah (PAD):

 

Praktik ini memicu kerugian negara yang masif akibat hilangnya potensi Pajak Daerah dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari sektor kehutanan.

“DLHK Aceh Jangan Tutup Mata”

 

LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) Gayo Lues menegaskan bahwa regulasi mengenai tata niaga hasil hutan di Aceh sebenarnya sudah sangat jelas.

 

Namun, lemahnya pengawasan di pos-pos perbatasan dan pembiaran terhadap cukong-cukong ilegal membuat aturan tersebut mandul di lapangan.

 

​”Kami mendesak DLHK Aceh dan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) wilayah terkait untuk tidak lagi menutup mata.

 

Harus ada operasi terpadu melibatkan aparat penegak hukum untuk menangkap aktor intelektual dan armada angkutan yang membawa getah pinus ilegal keluar Aceh,” tegas pihak LIRA.

 

​Purba juga menambahkan, ketegasan hukum sangat diperlukan untuk memberikan rasa keadilan bagi para pengusaha dan investor legal yang selama ini patuh membayar pajak serta tertib administrasi.

 

Aktivis LIRA ini juga berharap Pemerintah Aceh segera mengaktifkan kembali dan memperketat pemeriksaan dokumen Surat Keterangan Sahnya Hasil Hutan Bukan Kayu (SKSHHBK) di setiap jalur keluar Gayo Lues, terutama rute menuju Sumatera Utara.

 

 

​Hingga berita ini diturunkan, pihak DLHK Aceh diharapkan segera menurunkan tim khusus ke Gayo Lues guna mengusut tuntas kebocoran komoditas unggulan daerah ini sebelum industri lokal benar-benar mati total. (Red)

Berita Terkait

Kelangkaan BBM dan GAS LPG Semakin Meluas, Adi Silele : “Rakyat Menjerit”
Antisipasi Geng Motor dan Balap Liar, Tim Resmob Polres Simalungun Gelar Patroli Skala Besar di Malam Libur
Perkuat Garda Terdepan, GM FKPPI Kota Medan Resmi Serahkan SK Kepengurusan Medan Denai
Dipimpin Ketua Dede Lubis, PC GM FKPPI 0201 Kota Medan Ziarah dan Tabur Bunga HUT ke 48 GM FKPPI di TMP Bukit Barisan Bersama PD II
Ujian SIM di Polres Binjai Berikan Edukasi Berkendara, Warga: Lebih Paham Cara Mengemudi yang Benar
Lapas Tangerang Kembali Kirim 9 Napi Risiko Tinggi ke Nusakambangan
Warga Bantah Barak Gang Saru Digunakan untuk Narkoba, Pertanyakan Temuan di Lokasi
Prof Dr Sutan Nasomal Ketum YLBH Profesor Sutan Nasomal SH MH Menyematkan Gelar CFLE Kepada Evan Satriadi CFLE Untuk Berikan Pelayanan Hukum Rakyat Miskin!!!

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 15:46

Dipimpin Ketua Dede Lubis, PC GM FKPPI 0201 Kota Medan Ziarah dan Tabur Bunga HUT ke 48 GM FKPPI di TMP Bukit Barisan Bersama PD II

Kamis, 10 September 2026 - 15:48

Lapas Tangerang Kembali Kirim 9 Napi Risiko Tinggi ke Nusakambangan

Sabtu, 5 September 2026 - 13:06

Lapas Sibolga Gandeng Pemkot dan Perguruan Tinggi Kembangkan Budidaya Ikan untuk Ketahanan Pangan

Kamis, 3 September 2026 - 20:01

Istri Boby Santana Sembiring Bantah Informasi Soal Transaksi Sewa HP di Rutan Kelas I Medan

Rabu, 2 September 2026 - 08:33

Putusan MA Tegaskan Kewajiban Rp1,128 Miliar, Kuasa Hukum Minta Segera Dilaksanakan

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:21

Tujuh Orang Urus Surat Pengadilan, 20 Lulus Administrasi Baitul Mal Gayo Lues: Pansel Sebut Bisa Diganti SKCK

Minggu, 30 Agustus 2026 - 23:37

Laksanakan Komsos ,Pasis Dikreg LXVIII Seskoad Berikan Sosialisasi Penyuluhan Pencegahan Karhutla di Kampar

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:41

Jumat Berkah GRIB Jaya Medan di Masjid Al Baitul Amin, Tebar Kepedulian dan Kebahagiaan untuk Jamaah

Berita Terbaru