Kapolda Aceh Apresiasi IPTU Bambang Pelis Sebagai Kasat Resnarkoba Terbaik, Dorong Personel Lain Ikuti Jejaknya

LENSA BHAYANGKARA

Rabu, 2 Juli 2025 - 17:10

50275 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blangkejeren – Sosok IPTU Bambang Pelis, S.H., M.H. mungkin tak asing bagi masyarakat Kabupaten Gayo Lues, khususnya mereka yang mengenal kiprah Polres Gayo Lues dalam pemberantasan narkoba. Kini, namanya kembali menjadi sorotan setelah meraih predikat sebagai Kepala Satuan Reserse Narkoba terbaik di jajaran Polda Aceh. Penghargaan prestisius itu diumumkan pada Selasa, 1 Juli 2025, dalam sebuah seremoni resmi yang menandai keberhasilan berbagai satuan dalam menjawab tantangan penegakan hukum di wilayah hukum Polda Aceh.

Predikat tersebut bukan diberikan sembarangan. Dewan Kebijakan Penghargaan Polda Aceh yang terdiri dari Tim Biro SDM, Itwasda, Bidpropam, dan Direktorat Resnarkoba melakukan penilaian secara objektif. Ada delapan indikator kinerja yang menjadi tolok ukur. Tidak hanya soal jumlah pengungkapan kasus, tetapi juga aspek strategi penanganan, dampak sosial, kualitas kepemimpinan, hingga integritas pribadi yang tercermin dalam tugas sehari-hari. Dalam semua aspek itu, IPTU Bambang dinilai unggul.

Dalam sambutannya yang dibacakan oleh Wakapolda Aceh Brigjen Pol Ari Wahyu Widodo, Kapolda Aceh Irjen Pol Dr. Ahmad Kartiko, S.I.K., M.H. menyampaikan apresiasi kepada para personel yang telah menunjukkan dedikasi tinggi. Ia menyebut penghargaan ini bukan hanya sebagai bentuk apresiasi semata, tetapi juga sebagai pendorong semangat untuk terus memperkuat kerja nyata dalam memerangi narkotika yang menjadi ancaman serius bagi bangsa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolres Gayo Lues, AKBP Hyrowo, S.I.K., melalui Kasihumas IPDA Deddi Irawan Syah, S.H., mengungkapkan rasa bangga atas pencapaian ini. Menurutnya, keberhasilan Bambang Pelis merupakan cermin dari semangat kolektif yang tumbuh di Polres Gayo Lues dalam menjawab amanah masyarakat. “Penghargaan ini bukan hanya pencapaian pribadi, tetapi juga simbol bahwa kerja keras dan komitmen dalam menjaga daerah dari ancaman narkoba tidak pernah sia-sia,” ujarnya.

IPTU Bambang Pelis sendiri dikenal sebagai perwira dengan pendekatan humanis namun tegas dalam penegakan hukum. Di bawah komandonya, Satresnarkoba Polres Gayo Lues berhasil mengungkap sejumlah kasus besar, termasuk jaringan pengedar lintas kabupaten. Banyak generasi muda yang berhasil diselamatkan dari jerat narkotika, tak sedikit pula pihak keluarga korban yang merasa lega dan bersyukur karena ada tindakan cepat dan terukur dari kepolisian.

Ketika ditanya mengenai kunci keberhasilannya, Bambang Pelis menyebut konsistensi, kolaborasi, dan keberpihakan pada masa depan anak bangsa sebagai prinsip utamanya. “Kami di lapangan bukan hanya berburu pelaku. Kami juga membangun jaringan pencegahan, edukasi, dan pemulihan. Karena narkoba bukan semata masalah hukum, tapi masalah kemanusiaan,” ujarnya suatu ketika dalam wawancara dengan tim media lokal.

Prestasi ini juga menjadi cerminan komitmen Polres Gayo Lues dalam menjawab program prioritas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, yang menekankan pendekatan presisi dalam pemberantasan narkoba. Dengan wilayah geografis yang sulit dan akses yang menantang, Gayo Lues bukanlah medan yang mudah. Namun kerja keras, sinergi lintas instansi, dan kepercayaan masyarakat menjadi fondasi penting dalam menciptakan wilayah yang aman, sehat, dan bebas dari narkotika.

Bagi masyarakat Gayo Lues, penghargaan ini adalah kebanggaan sekaligus harapan. Bahwa di tengah tantangan besar yang dihadapi bangsa ini, masih ada aparatur negara yang bekerja dengan hati, menjaga integritas, dan memilih jalan sulit demi menyelamatkan generasi masa depan dari kehancuran. (Abdiansyah)

Berita Terkait

Respon Cepat Bencana, SMA Negeri 1 Blangkejeren Salurkan Bantuan Sembako ke 3 Desa Terdampak
Pengadilan Negeri Blangkejeren Jadi Titik Uji, Rabusin Tekankan Fakta Hukum dalam Penegakan Keadilan
Rumah Dibakar Tak Diproses, Rabusin Pertanyakan Ketimpangan Penegakan Hukum dalam Kasusnya
Polsek Blangkejeren Berikan Tips Praktis Cegah Kejahatan, Warga Pasar Bustanussalam Sambut Positif Himbauan
Brimob Polda Aceh, Tangguh dan Tulus Mengayomi Masyarakat Gayo Lues
Di Tengah Kejanggalan Proses Persidangan dan Saksi Ditolak Beranikah Hakim Memvonis
Alat Bukti Lemah, Hakim dan Jaksa Jangan Jadikan Surat Tak Sah Sebagai Dasar Vonis
Polres Gayo Lues Gelar Konferensi Pers Laka Lantas Maut di Desa Raklunung

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 10:15

Skandal Pendidikan? Dana BOS Miliaran Mengalir, Orang Tua Siswa Tetap Dibebani di SMAN 1 Batang Kuis

Selasa, 21 April 2026 - 10:12

Aroma Korupsi Menyengat di Sekolah Negeri: BOS Miliaran Menguap, Pungutan Liar Jalan Terus!

Senin, 20 April 2026 - 20:46

Program Kambing Desa Purwodadi Dinilai Janggal, Dugaan Penyimpangan Anggaran Ratusan Juta Mencuat ke Publik

Sabtu, 18 April 2026 - 23:29

Malam Terakhir Gathering Adobe Rokan Group di Harau Diwarnai Dialog Terbuka, Staf dan Direksi Bertukar Gagasan Secara Interaktif

Jumat, 17 April 2026 - 19:28

Warga dan Perangkat Desa Buntu Bedimbar Perbaiki Pagar Kantor Desa, BPD Tepis Isu Anggaran yang Dinilai Tidak Berimbang

Kamis, 16 April 2026 - 11:37

Hak Pensiun Duda ASN Mandek 3 Tahun, Mediasi Buntu, Kadis Kesehatan Medan Disorot Soal Disiplin Kerja

Selasa, 14 April 2026 - 21:17

Gawat! Judi Tembak Ikan Menggurita di Namorambe, Diduga Dibekingi Oknum, Aparat Penegak Hukum Pilih Bungkam Saat Dikonfirmasi

Selasa, 14 April 2026 - 13:04

Bau Busuk Dana BOS 2025 Rp3,45 Miliar di SMKN 1 Lubuk Pakam Tercium Keras, Pungutan Rp100 Ribu/Siswa Disorot Tajam

Berita Terbaru