Gawat! Judi Tembak Ikan Menggurita di Namorambe, Diduga Dibekingi Oknum, Aparat Penegak Hukum Pilih Bungkam Saat Dikonfirmasi

REDAKSI SULSEL

Selasa, 14 April 2026 - 21:17

5058 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lensabhayangkara.com Deliserdang — Kecamatan Namorambe, Kabupaten Deliserdang, kini disorot tajam. Maraknya praktik perjudian mesin tembak ikan kembali mencuat ke permukaan dan memicu keresahan luas di tengah masyarakat. Aktivitas ilegal ini disebut-sebut tidak lagi sembunyi-sembunyi, melainkan beroperasi terang-terangan.

 

Perjudian tersebut diduga dikendalikan oleh bandar berinisial DS yang disebut memiliki jaringan kuat. Bahkan, di lapangan beredar isu bahwa operasional judi ini mendapat “backup” dari oknum aparat, sehingga berjalan tanpa hambatan berarti.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan besar. Pasalnya, praktik perjudian yang jelas melanggar hukum justru tampak seperti aktivitas legal yang bebas beroperasi tanpa sentuhan penegakan hukum.

 

Dari hasil penelusuran, sejumlah titik diduga menjadi lokasi perjudian. Di Desa Tangkahan ditemukan dua unit mesin tembak ikan. Sementara di Terminal Nitra P25 terdapat tiga unit mesin yang aktif beroperasi. Selain itu, aktivitas serupa juga terpantau di Desa Namo Landur.

 

Keberadaan mesin-mesin judi tersebut tidak ditutup-tutupi. Aktivitas berlangsung terbuka dan dapat diakses oleh masyarakat umum. Hal ini semakin memperkuat dugaan adanya pembiaran.

 

Warga setempat mengaku resah. Mereka menilai keberadaan judi tembak ikan tidak hanya merusak moral, tetapi juga berpotensi memicu tindak kriminal lainnya.

 

“Dulu sempat tutup karena viral di media, tapi sekarang buka lagi. Seperti tidak ada takutnya,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

 

Kembalinya aktivitas perjudian ini memunculkan dugaan kuat adanya “jembatan” antara bandar dan oknum tertentu. Dugaan ini semakin menguat karena tidak adanya tindakan tegas dari aparat.

 

Lebih jauh, isu dugaan setoran kepada aparat penegak hukum mencuat di tengah masyarakat. Nama Kapolsek Namorambe AKP Sukses Wira Secapa Sinulingga dan Kanit Reskrim IPTU Heru ikut disebut dalam perbincangan warga, meski belum ada klarifikasi resmi.

 

Situasi semakin memanas ketika upaya konfirmasi yang dilakukan awak media tidak mendapat respons. Kanit Reskrim Polsek Namorambe IPTU Heru memilih bungkam saat dimintai keterangan terkait dugaan tersebut.

 

Sikap diam ini justru memantik kecurigaan publik. Di tengah maraknya praktik perjudian, ketidakhadiran penjelasan dari aparat semakin memperkuat dugaan adanya pembiaran sistematis.

 

Jika kondisi ini terus dibiarkan, Namorambe bukan hanya menjadi sarang perjudian, tetapi juga simbol lemahnya penegakan hukum. Aparat yang seharusnya menjadi garda terdepan justru dipertanyakan integritasnya.

 

Masyarakat kini menunggu langkah tegas dari pihak berwenang. Tanpa tindakan nyata, hukum akan kehilangan wibawa, dan praktik ilegal seperti judi tembak ikan akan terus tumbuh subur tanpa kendali.

 

Red/Tim

Berita Terkait

Jhon Travolta Tegaskan Pinjaman Rp6 Miliar Berasal dari Hasil Jual Tanah Keluarga, Bayar Bunga Rp190 Juta per Bulan dan Telah Dilunasi
Kapolres Binjai Bersama Forkopimda Asah Kemampuan Menembak di Lapangan Arhanud II/WBY, Perkuat Kekompakan Antar-Instansi
Transparansi atau Sekadar Administrasi? KAMMI Deli Serdang Desak Pembuktian Ilmiah atas Proyek Jalan Rp1,336 Miliar
Bhabinkamtibmas Gusung Perkuat Sinergi Warga Lewat Posko Bersama Kamtibmas
PBG Terbit, Akses Jalan Bermasalah: Warga Desak Audit Total Bumi Hartana III
Perumahan Bumi Hartana III Jadi Sorotan, Belum Miliki PBG, Drainase Umum Dipersempit dan Fasilitas Umum Dipertanyakan
Propam Polda Sumut Kirim Pesan Keras: Enam Polisi Terbukti Langgar Kode Etik dan Harus Bertanggung Jawab
Hendrik Simanjuntak Resmi Serahkan SK Kepengurusan Ranting IPK Desa Lama Klumpang Kebon Periode 2026–2030

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:46

Penanganan Perkara Komaruddin Disorot, Status Berkas Versi Penyidik dan Kejaksaan Tidak Sama

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:30

Aswar Ketua DPW KJNI Sulsel Angkat Bicara: Di Mana Negara Saat Seorang Putri 11 Tahun Ditandu 2 Kilometer Menuju Titik Ambulans?

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:46

Polres Pelabuhan Makassar Kawal Aktivitas Sekolah, Hadirkan Semangat Polri Untuk Masyarakat

Selasa, 9 Juni 2026 - 00:59

Bukan Sekadar Lomba, Wagub Sulsel Sebut Pesparawi XIV Jadi Ruang Rawat Harmoni Bangsa

Senin, 8 Juni 2026 - 23:04

Patroli Dialogis Satsamapta Polres Pelabuhan Makassar, Warga Merasa Lebih Aman

Minggu, 7 Juni 2026 - 22:43

Ketua KAKI Jatim: Wahai Oknum, Jangan Rusak Integritas dan kualitas Dindik Jatim Dalam SPMB 2026/2027

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:48

Lapas Makassar Tingkatkan Kewaspadaan Hantavirus Melalui Sosialisasi Pencegahan Penularan Bagi Warga Binaan

Kamis, 4 Juni 2026 - 08:20

Janda Dua Anak Lawan Dugaan Perampasan Mobil di Jalan, Perkara Debt Collector Kini Disidangkan di PN Semarang

Berita Terbaru