Terkait Isu Viral di medsos, Dugaan Penganiayaan, Polres Pelabuhan Makassar menjelaskan

REDAKSI SULSEL

Senin, 1 September 2025 - 16:04

50179 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LENSABHAYANGKARA.COM, Makassar, 1 September 2025 – Menanggapi pemberitaan dan konten yang beredar di media sosial mengenai adanya dugaan penganiayaan terhadap seorang pria bernama Andi Faisal oleh Tim Resmob Polres Pelabuhan Makassar, dengan ini kami menyampaikan klarifikasi resmi sebagai bentuk hak jawab institusi kepolisian.

Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan Propam Polres Pelabuhan Makassar, dapat dijelaskan bahwa informasi yang beredar tidak benar. Dari keterangan yang diduga Korban Andi Faisal, yang bersangkutan membenarkan bahwa dirinya sempat diamankan oleh Tim Resmob terkait kasus dugaan pencurian laptop. Namun, sesuai prosedur hukum, setelah 24 jam yang bersangkutan dipulangkan dan dikenakan wajib lapor selama 3 hari.

Lebih lanjut, Andi Faisal tidak membenarkan isu yang menyebut dirinya mengalami penganiayaan oleh pihak kepolisian. Ia menegaskan bahwa informasi yang beredar di media sosial tersebut berasal dari arahan seseorang, dan pada saat membuat pengakuan itu, dirinya dalam keadaan dipengaruhi minuman keras.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat ini, Andi Faisal telah membuat pernyataan resmi di hadapan Propam Polres Pelabuhan Makassar yang menyatakan bahwa berita viral terkait dugaan penganiayaan tersebut tidak sesuai fakta yang sebenarnya.

Kasubsipidm Sihumas Polres Pelabuhan Makassar, IPDA Nurhaeni, menjelaskan bahwa Polres Pelabuhan Makassar selalu berkomitmen menjunjung tinggi prinsip transparansi, akuntabilitas, serta penghormatan terhadap hak asasi manusia dalam setiap penegakan hukum.

Kami juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, terutama melalui media sosial. Jangan mudah terprovokasi oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Demikian klarifikasi ini kami sampaikan sebagai bentuk tanggung jawab dan keterbukaan informasi publik.

Humas Polres Pelabuhan Makassar

Berita Terkait

Dandenpom XIV/4 Makassar Sambut Lettu Cpm Mansyur, Dorong Adaptasi dan Sinergi untuk Mendukung Tugas Satuan
Kaltara Sabet Indeks Kerukunan Tertinggi, Gubernur Zainal Minta FKUB Aktifkan “Radar” Deteksi Dini
Demi 2029, Kader PSI dari Ujung Sulsel Rela Tempuh Belasan Jam Demi Konsolidasi Akbar
Diduga Jadi Korban Penganiayaan, Buruh Harian Lepas di Padalarang Tempuh Jalur Hukum
KAKI Jatim Apresiasi Disdik Surabaya, SPMB 2026 Bersih Tanpa Pungli dan Gratifikasi
DPP SWI Terima Arahan Dewan Pers, Langkah Strategis Menuju Organisasi Wartawan yang Berkualitas
Menuju Sukses Ketahanan Pangan Kompol Ade Rahmat: Kebersamaan Menjadi Kunci Keberhasilan Program Ketahanan Pangan di Cicalengka
Diduga Tetap Proses Surat Hibah Meski Dipersoalkan Keluarga, Oknum Kasi Desa Surulangi: “Media Resmi Saja Saya Tidak Takut” 

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 21:30

Hakim Syahputra–Muhammad Alif Purnama Siap Bawa Semangat Baru bagi Pemuda Sedinginan

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:31

Kawal Program Swasembada Pangan, Bhabinkamtibmas Pastikan Kesiapan Lahan Jagung

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:19

Janji Tinggal Janji Pembayaran Sewa Alat Escavator Pasca Bencana Semakin Tak Jelas

Selasa, 21 Juli 2026 - 01:50

Kodam XIX Tuanku Tambusai Hadirkan Hiburan Rakyat hingga Nobar Final Piala Dunia, Festival Nusantara Ditutup Meriah

Senin, 20 Juli 2026 - 17:37

Kapolsek Panipahan Turun ke Lahan, Pastikan Tanaman Jagung Tumbuh Optimal

Sabtu, 18 Juli 2026 - 03:08

RSUD Tgk Chik Ditiro Sigli Pastikan Pelayanan Kesehatan Tetap Berjalan Normal di Tengah Kebijakan Pembatasan JKA

Sabtu, 18 Juli 2026 - 01:00

Terungkap! Kapolrestabes Medan Pernah Hubungi Ketua Umum HBB dan Ketua Umum PMS Berjanji Menyelesaikan Kasus Korban Jadi Tersangka Setelah Nangkap Maling ?

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:29

Bencana Lingkungan Mengintai Deli Serdang! GEMPAR SUMUT Tuntut Pertanggungjawaban Atas Matinya Puluhan Ton Ikan

Berita Terbaru