Bupati dan Jumiran Diseret ke Isu Bimtek, Penyelenggara Diduga Jual Nama untuk Kepentingan Pribadi

LENSA BHAYANGKARA

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 09:38

50152 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Deli Serdang, 2 Agustus 2025 –  Isu mengenai keterlibatan Bupati Deli Serdang, H. Asri Ludin Tambunan, dan Ketua Harian KONI Kabupaten Deli Serdang, Jumiran (JM), dalam berbagai kegiatan bimbingan teknis (bimtek) yang belakangan marak di wilayah tersebut, mendapat bantahan tegas dari kedua pihak. Keduanya menyatakan tidak memiliki keterkaitan apapun dengan kegiatan tersebut, dan meminta agar tidak ada pihak yang menyalahgunakan atau menjual nama pejabat daerah demi kepentingan pribadi.

Bupati Asri Ludin Tambunan, saat ditemui di kantornya, menegaskan bahwa dirinya tidak pernah memberikan arahan terkait pelaksanaan bimtek yang diselenggarakan pihak manapun. Ia bahkan menyatakan telah menginstruksikan seluruh jajaran di lingkungan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang untuk tidak terlibat dalam kegiatan tersebut. Penegasan ini, menurutnya, sejalan dengan kebijakan efisiensi anggaran yang tengah dijalankan pemerintah, baik di tingkat provinsi maupun nasional.

“Tidak ada arahan dari saya terkait bimtek. Semua jajaran sudah saya suruh tidak terlibat. Kita sedang fokus efisiensi sesuai arahan Pak Gubernur dan Presiden. Lebih baik kita fokus ke pembangunan agar masyarakat bisa langsung merasakan manfaatnya,” ujar Bupati.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sikap serupa disampaikan oleh Jumiran, yang namanya turut dikaitkan dengan kegiatan bimtek. Ia membantah keras tudingan bahwa dirinya terlibat atau mengetahui pelaksanaan bimtek yang dimaksud. Menurutnya, urusan bimtek sama sekali bukan bagian dari tugas dan fungsinya sebagai Ketua Harian KONI Kabupaten Deli Serdang.

“Saya tidak tahu-menahu soal bimtek apapun. Itu bukan tufoksi saya. Kurang ajar itu, menjual-jual nama. Mereka yang diuntungkan, saya yang dirugikan,” ujar Jumiran dengan nada kesal.

Ia juga mengimbau agar tidak ada pihak yang sengaja membentuk opini yang dapat mencemarkan nama baik seseorang, apalagi dengan menyebarkan informasi yang tidak sesuai fakta.

“Saya tidak paham tentang bimtek itu. Mengurus KONI saja sudah cukup bagi saya. Jangan timbulkan opini-opini yang menjatuhkan nama orang lain,” tegasnya.

Pernyataan kedua tokoh tersebut juga diperkuat oleh pengakuan salah satu tokoh masyarakat di Kecamatan Tanjung Morawa, Azhari Rangkuti. Ia menegaskan bahwa kegiatan bimtek yang berlangsung di Deli Serdang tidak memiliki kaitan dengan Bupati maupun Jumiran. Ia bahkan mengetahui secara langsung siapa pihak penyelenggara kegiatan tersebut.

“Tidak ada kaitannya dengan Pak Bupati maupun Pak Jumiran. Saya tahu siapa penyelenggaranya. Pak Bupati itu malah melarang kegiatan bimtek seperti itu, apalagi kalau pesertanya banyak. Lebih bagus anggarannya digunakan untuk sosialisasi langsung ke masyarakat, lebih terasa manfaatnya,” ujarnya.

Seiring menguatnya isu di tengah masyarakat, berbagai pihak mengingatkan pentingnya ketelitian dalam menyikapi informasi publik, terutama yang melibatkan nama pejabat daerah. Pemerintah Kabupaten Deli Serdang mengimbau agar masyarakat tidak mudah percaya pada klaim sepihak dan memastikan sumber informasi yang valid sebelum menyebarluaskannya.(4211ARI)

Berita Terkait

Konflik Lahan di Kutalimbaru Belum Tuntas, Warga Tuntut Transparansi dan Perlindungan dari Pemerintah
Lapor Pak Kapolresta Deli Serdang : Polsek Biru Biru Biarkan Maling Sawit Yang Aniaya Pemilik Kebun Berkaliaran
Razia Gabungan Lapas Lubuk Pakam dan Polresta Deli Serdang, Tegaskan Komitmen Menuju Zero Halinar
Pengabdian Tidak Seimbang, Guru Honorer 58 Tahun di Deli Serdang Jalani Hidup di Rumah Reyot
Patroli Gabungan Polda Riau dan Polres Kuansing Beri Batas Waktu Pembongkaran Rakit PETI
Kuasa Hukum: Polsek Pancur Batu Belum Tahan Tersangka Penganiayaan Josniko Tarigan
Sugiono Alias Sudi Apresiasi Kinerja Kejagung, Kasus Pembangunan Citraland yang Rugikan Negara dan Masyarakat Hukum Adat Terbuka
Lapas Sibolga Jalin Sinergi dengan Denpom I/2 Sibolga untuk Penguatan Fisik, Mental, dan Disiplin Pegawai

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:46

Penanganan Perkara Komaruddin Disorot, Status Berkas Versi Penyidik dan Kejaksaan Tidak Sama

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:30

Aswar Ketua DPW KJNI Sulsel Angkat Bicara: Di Mana Negara Saat Seorang Putri 11 Tahun Ditandu 2 Kilometer Menuju Titik Ambulans?

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:46

Polres Pelabuhan Makassar Kawal Aktivitas Sekolah, Hadirkan Semangat Polri Untuk Masyarakat

Selasa, 9 Juni 2026 - 00:59

Bukan Sekadar Lomba, Wagub Sulsel Sebut Pesparawi XIV Jadi Ruang Rawat Harmoni Bangsa

Senin, 8 Juni 2026 - 23:04

Patroli Dialogis Satsamapta Polres Pelabuhan Makassar, Warga Merasa Lebih Aman

Minggu, 7 Juni 2026 - 22:43

Ketua KAKI Jatim: Wahai Oknum, Jangan Rusak Integritas dan kualitas Dindik Jatim Dalam SPMB 2026/2027

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:48

Lapas Makassar Tingkatkan Kewaspadaan Hantavirus Melalui Sosialisasi Pencegahan Penularan Bagi Warga Binaan

Kamis, 4 Juni 2026 - 08:20

Janda Dua Anak Lawan Dugaan Perampasan Mobil di Jalan, Perkara Debt Collector Kini Disidangkan di PN Semarang

Berita Terbaru