Polres Pelabuhan Makassar Ajak Warga Dirikan Shalat 5 Waktu, Perkuat Iman dan Jaga Kamtibmas

REDAKSI SULSEL

Senin, 13 Juli 2026 - 21:27

5034 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lensabhayangkara.com HUMDER, MAKASSAR — Polres Pelabuhan Makassar terus memperkuat pendekatan humanis dan religius kepada masyarakat melalui program Safari Memakmurkan Masjid. Lewat kegiatan salat Dzuhur berjamaah bersama warga, personel kepolisian mengajak masyarakat untuk senantiasa mendirikan salat wajib lima waktu sebagai fondasi keimanan, pembentukan akhlak, sekaligus benteng moral dalam mewujudkan lingkungan yang aman, damai, dan kondusif.

 

Program tersebut diikuti personel gabungan Polres Pelabuhan Makassar bersama tokoh agama, tokoh masyarakat, dan jamaah masjid. Kegiatan diawali dengan pelaksanaan salat Dzuhur berjamaah, kemudian dilanjutkan dengan tausiyah singkat serta dialog penuh keakraban antara polisi dan masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kasubsipenmas Polres Pelabuhan Makassar, Aipda Adil, mengatakan bahwa pesan utama yang terus digaungkan melalui Safari Memakmurkan Masjid adalah pentingnya menjaga salat wajib lima waktu dalam kehidupan sehari-hari.

 

“Mari dirikan salat wajib lima waktu. Jangan tinggalkan salat, karena salat adalah tiang agama, benteng diri, dan jalan untuk mendekatkan hati kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Dari pribadi yang menjaga salat dan memiliki akhlak yang baik, insyaallah akan lahir keluarga dan lingkungan yang aman, damai, serta penuh keberkahan,” ujar Aipda Adil.

 

Menurutnya, kehadiran Polri di tengah jamaah merupakan bagian dari komitmen kepolisian untuk semakin dekat dengan masyarakat. Polisi tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai sahabat, pelayan, dan pengayom yang bersama-sama mengajak kepada kebaikan.

 

“Polri itu untuk masyarakat. Kami hadir sebagai sahabat, pelayan, dan penjaga. Mari kita makmurkan masjid, jaga salat lima waktu, perkuat iman, dan bersama-sama merawat keamanan demi kebaikan dunia dan akhirat,” katanya.

 

Aipda Adil menjelaskan, salat lima waktu bukan sekadar kewajiban ritual seorang muslim, tetapi juga memiliki nilai besar dalam membentuk kedisiplinan, kesabaran, kejujuran, dan pengendalian diri.

 

Sebagaimana firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala dalam Surah Al-‘Ankabut ayat 45, salat dapat mencegah seseorang dari perbuatan keji dan mungkar. Nilai inilah yang menjadi salah satu landasan ajakan kepada masyarakat untuk menjadikan salat sebagai benteng moral dalam menghadapi berbagai persoalan sosial.

 

“Ketika salat dijaga, hati akan semakin dekat kepada Allah. Ketika hati terjaga, insyaallah akhlak juga semakin baik. Dari akhlak yang baik akan tumbuh sikap saling menghormati, saling peduli, dan saling menjaga. Inilah salah satu pondasi penting terciptanya kamtibmas yang aman dan kondusif,” jelasnya.

 

Menurutnya, berbagai persoalan seperti penyalahgunaan narkoba, perjudian, kekerasan, perkelahian, dan tindakan kriminal lainnya tidak cukup dicegah hanya melalui penegakan hukum. Diperlukan pula benteng moral dan spiritual yang kuat dari dalam diri setiap individu.

 

Karena itu, Polres Pelabuhan Makassar mengajak masyarakat untuk kembali menghidupkan masjid, meramaikan salat berjamaah, mengikuti majelis ilmu, serta menjadikan rumah ibadah sebagai pusat pembinaan umat dan penguatan persaudaraan.

 

Dalam Islam, salat berjamaah memiliki kedudukan yang istimewa. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam menerangkan bahwa salat berjamaah lebih utama dibandingkan salat sendirian dengan keutamaan dua puluh tujuh derajat.

 

Allah Subhanahu Wa Ta’ala juga berfirman dalam Surah At-Taubah ayat 18 bahwa mereka yang memakmurkan masjid-masjid Allah adalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari akhir, mendirikan salat, menunaikan zakat, serta tidak takut selain kepada Allah.

 

Bagi Aipda Adil, masjid mempunyai peran strategis dalam membangun masyarakat yang beriman, berakhlak, dan memiliki kepedulian terhadap sesama. Ketika masjid hidup dengan salat berjamaah, majelis ilmu, dan berbagai kegiatan positif, maka nilai persaudaraan dan semangat saling menjaga akan semakin kuat di tengah masyarakat.

 

“Dengan memakmurkan masjid, kita memakmurkan hati. Dengan menjaga salat lima waktu, kita memperkuat iman dan akhlak. Mari jadikan azan sebagai panggilan yang kita utamakan dan masjid sebagai tempat kita bersujud, bersilaturahmi, serta memperkuat persaudaraan,” ungkapnya.

 

Ia menegaskan bahwa keamanan bukan semata-mata menjadi tanggung jawab aparat kepolisian. Kamtibmas yang kondusif merupakan hasil sinergi seluruh elemen masyarakat, dimulai dengan memperkuat hubungan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan menjaga hubungan baik antarsesama manusia.

 

“Kami hadir bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi sebagai bagian dari masyarakat. Mari bersama-sama mendirikan salat wajib lima waktu, memakmurkan masjid, memperkuat ukhuwah, dan menjaga lingkungan agar tetap aman, nyaman, damai, serta penuh keberkahan,” tutup Aipda Adil.

 

Program Safari Memakmurkan Masjid mendapat sambutan hangat dari jamaah dan tokoh masyarakat. Kegiatan ini diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan karena mampu mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat sekaligus menumbuhkan kembali semangat menjadikan masjid sebagai pusat ibadah, pembinaan akhlak, persaudaraan, dan peradaban umat.

 

Melalui pendekatan religius yang menyejukkan, Polres Pelabuhan Makassar membawa pesan sederhana namun mendalam: mari dirikan salat wajib lima waktu, makmurkan masjid, perkuat iman, dan bersama-sama menjaga kedamaian. Sebab, keamanan yang kokoh tidak hanya lahir dari penegakan hukum, tetapi juga dari hati yang bertakwa, akhlak yang terjaga, dan masyarakat yang peduli terhadap sesama.

Berita Terkait

Air Bersih Hadir di Tengah Kemarau, Kades Gunung Kaler Sampaikan Terima Kasih kepada KJNI
Kepala BPN Kota Subulussalam Diminta Berikan Penjelasan Transparan, 10 Bidang Tanah Jangan Digantung Tanpa Kepastian
Soroti Tren Belanja E-Purchasing, APH Diminta Awasi Ketat Dinas Pertanian Gayo Lues
Dari Resah Jadi Perlawanan: Warga Bersatu Tolak Dugaan Peredaran Obat Golongan G
Ketua MPW Pujaketarub Sumut Serahkan SK Mandat, DPD Pujaketarub Deli Serdang Siap Kembangkan Organisasi
Hakim Syahputra–Muhammad Alif Purnama Siap Bawa Semangat Baru bagi Pemuda Sedinginan
Kawal Program Swasembada Pangan, Bhabinkamtibmas Pastikan Kesiapan Lahan Jagung
Janji Tinggal Janji Pembayaran Sewa Alat Escavator Pasca Bencana Semakin Tak Jelas

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:55

Sambut HUT RI ke-81, Sat Intelkam Polres Pelabuhan Makassar Ajak Warga Kibarkan Merah Putih

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 15:30

Lapas Makassar Gandeng Baitus Salam Foundation, Nusantara Jaya Ummat, dan SSP Law Firm Salurkan Bantuan Sosial

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:11

Ketua KAKI Jatim Sarankan Febrie Ardiansyah Tunjukkan Sikap dan Hormati Proses Hukum, Bukan Ajukan Praperadilan 

Kamis, 6 Agustus 2026 - 23:16

Diduga Ada Oknum Berkedok Aktivis dan Wartawan Lakukan Dugaan Pemerasan, Ketua LSM Forum Rakyat Bersatu Minta Aparat Bertindak

Kamis, 6 Agustus 2026 - 06:57

Penipu E-Tiket PELNI dan Calo Tiket Kapal Diciduk, Ini Modusnya Menjerat Korban

Selasa, 4 Agustus 2026 - 09:37

Kutip Kuitansi di Notaris Hingga Mobil Diserahkan, Sainal Lonard Bongkar Alur Transaksi Lahan Tello Baru

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 23:25

DUGAAN MAFIA PERS BERKEDOK PEMERAS DENGAN ANCAMAN BERITA HOAKS

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:10

Tim URC Resmob Satreskrim Polres Pelabuhan Makassar Berhasil Ungkap Kasus Dugaan Kekerasan Seksual

Berita Terbaru