Lensabhayangkara.com ROKAN HILIR – Sebagai bentuk nyata komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, Polsek Panipahan melaksanakan kegiatan Penanaman Jagung Kuartal III sebagai bagian dari dukungan terhadap Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Jumat (10/7/2026).
Kegiatan dilaksanakan di lahan seluas sekitar 1 hektare yang berlokasi di Jalan PU RT 002 RW 016, Dusun Sei Siakap, Kepenghuluan Pasir Limau Kapas, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir. Lahan tersebut merupakan milik Legiadi dan dinilai memiliki potensi strategis untuk mendukung pengembangan sektor pertanian di wilayah hukum Polsek Panipahan.
Penanaman jagung dipimpin langsung oleh Kapolsek Panipahan, IPTU Subiarto Tampubolon, S.H., M.H., serta dihadiri Bendahara Kepenghuluan Pasir Limau Kapas Marzuki yang mewakili pemerintah kepenghuluan, Bhabinkamtibmas AIPDA Erik H. NST, Ketua Masyarakat Peduli Api (MPA) Mansyur, pengelola lahan Legiadi, personel Polsek Panipahan, dan masyarakat setempat.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Perintah Kapolri Nomor Sprin/1207/IV/KEP/2025 tanggal 30 April 2025 tentang Gugus Tugas Polri Mendukung Ketahanan Pangan. Melalui penanaman jagung serentak pada Kuartal III, Polri menunjukkan komitmennya dalam mendukung upaya pemerintah mewujudkan swasembada pangan serta memperkuat ketahanan pangan nasional sebagaimana tertuang dalam Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia.
Kapolsek Panipahan IPTU Subiarto Tampubolon mengatakan, keberhasilan program ketahanan pangan memerlukan sinergi yang kuat antara Polri, pemerintah daerah, pemerintah desa, kelompok masyarakat, dan para petani. Menurutnya, kolaborasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian, mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, serta memperkuat semangat gotong royong dalam membangun sektor pertanian yang berkelanjutan di Kecamatan Pasir Limau Kapas.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Kegiatan ini menjadi wujud komitmen bersama dalam mendukung program pemerintah guna mewujudkan ketahanan pangan yang kuat, mandiri, dan berkelanjutan.

























