Dana Desa Dipertanyakan, Jalan Dibangun Diduga Hanya untuk Akses Ladang Segelintir Warga

REDAKSI MEDAN

Jumat, 27 Maret 2026 - 09:16

50101 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALUTA

Pembangunan infrastruktur jalan yang bersumber dari anggaran Dana Desa kembali menuai sorotan masyarakat.

Program yang sejatinya bertujuan membuka akses ekonomi dan mobilitas warga secara luas, justru diduga dimanfaatkan untuk kepentingan segelintir kelompok tertentu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan pantauan wartawan di lapangan, Kamis (26/03/2026), pembangunan jalan di Desa Batunanggar, Kecamatan Batang Onang, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), Sumatera Utara tersebut terlihat tidak mengarah pada kebutuhan umum masyarakat desa.

Jalan yang dibangun justru bercabang ke empat jalur kecil yang disebut-sebut hanya menuju ladang milik empat warga tertentu.

Kondisi ini menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat. Pasalnya, Dana Desa merupakan anggaran negara yang diperuntukkan bagi kepentingan publik, bukan untuk fasilitas pribadi atau kelompok terbatas.

Sejumlah warga mengaku heran dengan arah pembangunan yang dinilai tidak memiliki manfaat luas. Infrastruktur yang seharusnya membuka konektivitas antarwilayah atau mendukung aktivitas ekonomi masyarakat banyak, malah terkesan mengarah ke lokasi tertentu saja.

“Kalau jalan desa itu seharusnya dipakai masyarakat umum. Tapi ini terlihat seperti dibuat khusus menuju ladang tertentu,” ungkap seorang warga yang meminta identitasnya tidak disebutkan.

Keresahan warga semakin meningkat karena pembangunan tersebut dinilai tidak melalui musyawarah terbuka yang melibatkan seluruh elemen masyarakat desa.

Transparansi perencanaan hingga pelaksanaan proyek pun mulai dipertanyakan.

Penggunaan Dana Desa sendiri memiliki aturan ketat, mulai dari perencanaan melalui Musyawarah Desa, penetapan skala prioritas, hingga pengawasan penggunaan anggaran.

Karena itu, masyarakat berharap adanya klarifikasi resmi dari pemerintah desa serta pengawasan dari pihak terkait agar tidak menimbulkan dugaan penyimpangan.

Pengamat pembangunan pedesaan menilai, setiap proyek yang dibiayai Dana Desa wajib memberikan manfaat kolektif. Jika pembangunan hanya berdampak pada kelompok terbatas, maka tujuan utama pembangunan desa berpotensi melenceng dari prinsip keadilan sosial.

Masyarakat kini berharap aparat pengawasan internal pemerintah, pendamping desa, hingga instansi berwenang dapat melakukan evaluasi objektif guna memastikan penggunaan anggaran berjalan sesuai aturan dan asas kemanfaatan publik.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pemerintah desa belum memberikan keterangan resmi terkait arah pembangunan jalan tersebut.

Situasi ini menjadi pengingat bahwa Dana Desa bukan sekadar proyek fisik, melainkan amanah negara yang harus dijalankan secara transparan, adil, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat luas.(Bg Regar)

Berita Terkait

*9 BULAN PASCA-LONGSOR: Hak Sewa Alat Berat  Mandeg, Realisasi Janji Darurat BPBD Gayo Lues Dipertanyakan** 
Menteri Lingkungan Hidup-PTPN IV PalmCo Luncurkan Gerakan Tanam 1,5 Juta Pohon
Tuding Penimbunan Tanpa Data, LIPPSU Kecam Pernyataan Anggota DPRD Sumut Terhadap Bulog
Keteladanan Tokoh Pemuda: Afrizal Fadli Nasution Menghidupkan Senyum dan Kebersamaan di Medan Amplas
Rutan 1 Medan Kembali Diserang Isu Hoaks, Video di Medsos Dipertanyakan Asal-usulnya
Ryan Sinaga Biayai Sendiri Seragam Wartawan, AJMI Perkokoh Sinergi Pers dengan Kodam I/Bukit Barisan
Tekan Transaksi Tunai dan Pungli, Lapas Sibolga Terapkan Transaksi Non Tunai dengan BRIZZI
Lapas Narkotika Langkat Wujudkan Ketahanan Pangan Lewat Budidaya Hortikultura Pepaya California

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 21:03

Aksi Bersih Lingkungan, Polwan Polres Pelabuhan Makassar Wujudkan Lingkungan Kerja Bersih dan Nyaman

Minggu, 23 Agustus 2026 - 14:52

Proyek Jalan Belum Diserahterimakan Sudah Retak, Siapa Pengawas dan Pelaksananya?

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:06

Air Mata Haru dan Doa Keberkahan Warnai Peringatan Maulid Nabi di Babakan Talang Ngamprah

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:51

Camat Kresek Jemput Aspirasi, Sapa Warga Sondol

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:12

Puncak AnniverSMANSAry ke-76 Menggema, Ribuan Alumni SMAN 1 Makassar Solidkan Barisan demi Bangsa

Rabu, 19 Agustus 2026 - 13:49

Potensi Kerugian Capai Rp596 Miliar Jadi Sorotan, APMP Jatim Desak Kejati Jatim Bertindak

Rabu, 19 Agustus 2026 - 00:06

Praperadilan A.S. di PN Tangerang, Kuasa Hukum Uji Keabsahan Penetapan Tersangka

Jumat, 14 Agustus 2026 - 23:05

Silaturahmi SWI Jabar dan Kesbangpol Perkuat Komunikasi dan Sinergi Informasi untuk Masyarakat

Berita Terbaru