Penutupan Sungai Hampir Rampung, Transportasi Nasional Aceh Tenggara Bangkit

LENSA BHAYANGKARA

Senin, 15 Desember 2025 - 18:14

50165 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tenggara, 15 Desember 2015 — Balai Pelaksanaan Jalan Nasional ruas batas Gayo Lues- Kutacane- Batas Sumut, Upaya penanganan penutupan sungai yang sempat menghambat akses jalan nasional di wilayah Desa Rumah Bundar, Kabupaten Aceh Tenggara, kini memasuki tahap akhir dan dipastikan rampung sesuai target. Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Wilayah 3.5 Aceh menargetkan pekerjaan selesai besok siang, sehingga akses vital tersebut dapat kembali dilalui masyarakat.

Hal itu disampaikan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) BPJN Wilayah 3.5 Aceh, Jaya Yuliadi, S.T., saat dikonfirmasi pada Senin sore sekitar pukul 17.20 WIB di Desa Simpur. Dalam kesempatan tersebut, Media didampingi Jamal B, Sekretaris Jenderal LSM Komando Garuda Sakti Aliansi.

Menurut Jaya Yuliadi, progres pekerjaan penutupan sungai saat ini hanya menyisakan sekitar 10 meter lagi. “Jika kondisi air tidak kembali membesar, insyaallah besok siang pekerjaan penutupan sungai dapat diselesaikan. Setelah itu, kami langsung melanjutkan dengan pembuatan badan jalan agar arus lalu lintas bisa segera normal kembali,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan, percepatan penanganan dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah terhadap masyarakat, mengingat jalan nasional tersebut merupakan jalur utama yang sangat menentukan kelancaran aktivitas warga dan distribusi logistik. “Kami kejar target karena dampaknya langsung dirasakan masyarakat. Jika akses ini terputus terlalu lama, roda ekonomi dan distribusi kebutuhan pokok pasti terganggu,” tegasnya.

BPJN Wilayah 3.5 Aceh, lanjut Jaya Yuliadi, memberikan prioritas tinggi terhadap pemulihan infrastruktur di kawasan terdampak bencana, khususnya pada jalur strategis yang menghubungkan antarwilayah di Aceh Tenggara. Kelancaran akses jalan dinilai krusial untuk mendukung aktivitas ekonomi, pelayanan sosial, serta mobilitas masyarakat.

Sementara itu, salah seorang operator alat berat excavator senior di Kabupaten Aceh Tenggara, Jukar, menjelaskan alasan lamanya proses penutupan tanggul yang telah berlangsung hampir empat hari. Menurutnya, kondisi medan di lokasi pekerjaan sangat berat. “Material di lokasi didominasi pasir sedimen dengan lapisan batu besar yang keras. Karena itu, pengerjaan harus dilakukan secara estafet dengan mengerahkan empat unit alat berat,” jelas Jukar.

Penanganan penutupan sungai dan perbaikan jalan nasional di Desa Rumah Bundar ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan BPJN Aceh dalam memastikan infrastruktur jalan dan jembatan nasional tetap berfungsi optimal, aman, dan layak dilalui, khususnya di wilayah yang rawan bencana alam.

liputan :Zulkifli,S.Kom

Berita Terkait

Bupati Aceh Tenggara Atur Ketat Pembelian BBM Bersubsidi, Aturan Berlaku Mulai 21 Juli 2026
Dugaan Pungutan PIP Lima Puluh Ribu Rupiah di SDN 2 Biak Muli Minta Diusut Tuntas
Bungkamnya BSI Kutacane Atas Pesan Berantai Soal Pelecehan Jadi Preseden Buruk Etika Perbankan
Pelukan Terakhir di Bumi Sepakat Segenep, Kapolres Aceh Tenggara Berpamitan kepada Purnawirawan
Empat Tahun Menanti Kepastian Hukum, Pelapor Pertanyakan Keseriusan Penanganan Kasus DPO Penipuan dan Penggelapan
Mantan Peraih Kompolnas Award 2022, IPTU Muhammad Abidinsyah Dipercaya Jabat Kasatreskrim Polres Langsa
Ramai Menuduh Aset Desa Raib, Pelapor Justru Dituding Punya Motif Pribadi dan Dendam Lama
Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Perkuat Penindakan Sabu, Warga Diajak Aktif Laporkan Peredaran Narkotika

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 18:39

Wali Kota Medan Apresiasi HUT ke-48 GM FKPPI, Lepas Ribuan Peserta Funwalk di Lapangan Merdeka

Minggu, 20 September 2026 - 16:03

Peringati HUT ke-81 TNI,Kodim 0203/Lkt Gelar Baksos Kesehatan Gratis,Ratusan Warga Hadir

Sabtu, 19 September 2026 - 18:10

Lapas Sibolga Turun Bersama Masyarakat, Bersihkan Sungai dan Benahi Jalan Rusak

Sabtu, 19 September 2026 - 07:59

Rutan I Medan Gandeng Ratusan Pasukan Gegana Brimob, TNI, Polri, BNN Gelar Razia Gabungan Skala Besar dan Tes Urine Massal Warga Binaan

Jumat, 18 September 2026 - 12:17

Dukung Program Kementerian Imipas, Kalapas Pancur Batu Sambut Kunjungan PC GM FKPPI Medan

Jumat, 18 September 2026 - 09:42

Dinilai Tak Mampu Bangun Sinergi dengan Media, Ketua AJMI dan Pokja Media Online Minta Pangdam I/BB Evaluasi Kasi Media Online

Kamis, 17 September 2026 - 16:09

Mahkamah Agung Kabulkan Kasasi, Batalkan Vonis PT Medan dalam Perkara Bambang alias Bembeng

Kamis, 17 September 2026 - 08:39

Lapas Kelas IIA Binjai Perkuat Deteksi Dini Kamtib melalui Razia Gabungan dan Tes Urine 150 WBP

Berita Terbaru