Dari Resah Jadi Perlawanan: Warga Bersatu Tolak Dugaan Peredaran Obat Golongan G

EDi SUPRAPTO

Kamis, 30 Juli 2026 - 02:45

5044 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung Barat – Kesabaran warga RW 10 Desa Batujajar, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, akhirnya mencapai titik puncak. Puluhan warga secara kompak mendatangi sebuah kios di seputaran Pasar Batujajar, yang selama ini diduga menjadi tempat penjualan obat keras tertentu tanpa pengawasan yang semestinya.

Aksi warga tersebut bukan terjadi secara spontan. Menurut keterangan warga, keresahan sudah berlangsung cukup lama. Berbagai upaya mediasi melalui lingkungan dan beberapa ketua RW disebut telah dilakukan, namun tidak membuahkan hasil yang memuaskan.

“Warga sudah berkali-kali menyampaikan keberatan. Kami khawatir lingkungan rusak dan generasi muda jadi korban,” ujar salah seorang tokoh warga di lokasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam aksi tersebut, warga didampingi oleh Lurah Desa Batujajar dan Kepala Dusun setempat. Kehadiran aparat kewilayahan membuat situasi tetap terkendali meski suasana berlangsung tegang.

Warga menilai keberadaan kios tersebut telah menimbulkan keresahan sosial. Mereka meminta adanya tindakan tegas dari pihak berwenang agar peredaran obat keras tertentu tidak kembali muncul di lingkungan mereka.

Aksi kompak warga RW 10 ini menjadi sinyal keras bahwa masyarakat tidak ingin wilayah Batujajar dicap sebagai tempat yang membiarkan dugaan peredaran obat berbahaya berkembang di tengah permukiman.

“Ini bukan soal satu kios semata. Ini soal masa depan anak-anak kami,” tegas seorang warga.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak penjual terkait dugaan yang disampaikan warga. Masyarakat berharap aparat penegak hukum dapat melakukan pemeriksaan sesuai ketentuan yang berlaku agar persoalan ini terang-benderang dan tidak menimbulkan fitnah maupun keresahan berkepanjangan

Tim investigasi

Berita Terkait

Air Bersih Hadir di Tengah Kemarau, Kades Gunung Kaler Sampaikan Terima Kasih kepada KJNI
Sambut HUT RI ke-81, Sat Intelkam Polres Pelabuhan Makassar Ajak Warga Kibarkan Merah Putih
Lapas Makassar Gandeng Baitus Salam Foundation, Nusantara Jaya Ummat, dan SSP Law Firm Salurkan Bantuan Sosial
Kepala BPN Kota Subulussalam Diminta Berikan Penjelasan Transparan, 10 Bidang Tanah Jangan Digantung Tanpa Kepastian
Ketua KAKI Jatim Sarankan Febrie Ardiansyah Tunjukkan Sikap dan Hormati Proses Hukum, Bukan Ajukan Praperadilan 
KAKI Jatim Optimis Heri Susanto Mampu Membawa KPPBC Kediri Semakin Berintegritas
Diduga Ada Oknum Berkedok Aktivis dan Wartawan Lakukan Dugaan Pemerasan, Ketua LSM Forum Rakyat Bersatu Minta Aparat Bertindak
Penipu E-Tiket PELNI dan Calo Tiket Kapal Diciduk, Ini Modusnya Menjerat Korban

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:55

Sambut HUT RI ke-81, Sat Intelkam Polres Pelabuhan Makassar Ajak Warga Kibarkan Merah Putih

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 15:30

Lapas Makassar Gandeng Baitus Salam Foundation, Nusantara Jaya Ummat, dan SSP Law Firm Salurkan Bantuan Sosial

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:11

Ketua KAKI Jatim Sarankan Febrie Ardiansyah Tunjukkan Sikap dan Hormati Proses Hukum, Bukan Ajukan Praperadilan 

Kamis, 6 Agustus 2026 - 23:16

Diduga Ada Oknum Berkedok Aktivis dan Wartawan Lakukan Dugaan Pemerasan, Ketua LSM Forum Rakyat Bersatu Minta Aparat Bertindak

Kamis, 6 Agustus 2026 - 06:57

Penipu E-Tiket PELNI dan Calo Tiket Kapal Diciduk, Ini Modusnya Menjerat Korban

Selasa, 4 Agustus 2026 - 09:37

Kutip Kuitansi di Notaris Hingga Mobil Diserahkan, Sainal Lonard Bongkar Alur Transaksi Lahan Tello Baru

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 23:25

DUGAAN MAFIA PERS BERKEDOK PEMERAS DENGAN ANCAMAN BERITA HOAKS

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:10

Tim URC Resmob Satreskrim Polres Pelabuhan Makassar Berhasil Ungkap Kasus Dugaan Kekerasan Seksual

Berita Terbaru