Menembus Pegunungan Bukit Barisan: Petualangan Tim Media RADAR.NEWS dan LENSA BHAYANGKARA

LENSA BHAYANGKARA

Rabu, 5 November 2025 - 01:40

50194 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tenggara — Di tengah hening dan lebatnya rimba kawasan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL), tim media dari RADAR.NEWS bersama rekan dari LENSA BHAYANGKARA berhasil menuntaskan sebuah ekspedisi lapangan yang sarat tantangan. Perjalanan jurnalistik ini bukan sekadar dokumentasi visual atau peliputan biasa, melainkan sebuah langkah investigatif untuk mengangkat potensi tersembunyi dan realitas kehidupan di balik lereng Pegunungan Bukit Barisan, titik strategis yang membingkai wilayah Aceh Tenggara.

Cuaca yang bersahabat menjadi bekal utama dalam keberhasilan misi ini. Tidak turunnya hujan sepanjang perjalanan menjadi kemewahan tersendiri bagi tim yang harus berjibaku melintasi jalan rusak, tanjakan serta turunan curam, dan jurang-jurang terjal yang membentang di sepanjang jalur. “Kalau saja hujan turun, bisa dipastikan jalur yang kami lewati akan menjadi sangat berbahaya,” kata salah satu anggota tim dalam perbincangan di sela perjalanan. “Namun berkat cuaca cerah dan kerja sama yang solid, perjalanan kami dapat diselesaikan dengan baik.”

Ekspedisi ini dilakukan dalam jumlah personel terbatas, mengandalkan koordinasi, ketahanan fisik, serta kepekaan jurnalistik untuk menangkap cerita yang kerap tak tersentuh oleh sorotan media. Fokus utama kegiatan mencakup pengamatan visual terhadap kondisi hutan yang masih alami, pantauan aktivitas masyarakat sekitar kawasan konservasi, serta pemetaan potensi sumber daya alam yang selama ini masih banyak tersembunyi dari perhatian publik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wilayah yang dijelajahi menyimpan kontras yang kuat: keindahan alam yang mempesona di satu sisi, dan tantangan besar dalam menjaga kelestariannya di sisi lain. Aktivitas masyarakat di sekitar kawasan, mulai dari pertanian hingga pemanfaatan hasil hutan, menjadi potret realitas yang menuntut perhatian langsung dari berbagai pihak, termasuk pemerintah. Bahkan, di beberapa titik, terlihat jejak tekanan terhadap lingkungan yang jika tidak ditangani dengan pendekatan berkelanjutan, dapat mengancam ekosistem TNGL secara keseluruhan.

Dalam keterangannya, tim menyebut bahwa ekspedisi ini dilakukan dengan semangat lebih dari sekadar peliputan. “Kami ingin membawa informasi dari daerah-daerah terpencil agar bisa menjadi perhatian publik dan pemerintah. Banyak potensi yang perlu dikembangkan, sekaligus persoalan yang harus diselesaikan dengan bijak,” ujar salah satu jurnalis.

Tim juga menegaskan bahwa peliputan dari daerah terluar dan kawasan hutan seperti ini merupakan bagian dari komitmen jurnalisme berdampak—mengedepankan akurasi fakta, empati terhadap masyarakat, dan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan yang menjadi warisan generasi mendatang.

Perjalanan ini bukan yang pertama dan tidak akan menjadi yang terakhir. Tim menyatakan komitmennya untuk terus terjun ke wilayah-wilayah terpencil di Aceh, terutama yang berada dalam kawasan hutan lindung seperti TNGL. Hal ini dilakukan sebagai upaya memberikan perspektif luas mengenai betapa pentingnya keseimbangan antara pemanfaatan sumber daya alam dan konservasi lingkungan.

“Petualangan kali ini menjadi bukti nyata semangat dan dedikasi kami sebagai insan pers dalam menjalankan tugas jurnalistik di lapangan, meski harus menembus hutan lebat, menghadapi medan berat, serta berbagai risiko di tengah alam liar,” ungkap salah satu anggota tim.

Dengan semangat profesionalisme dan tanggung jawab sosial, mereka berharap laporan hasil ekspedisi ini dapat memberikan kontribusi positif bagi pelestarian lingkungan serta mendorong perhatian yang lebih besar dari pemangku kebijakan terhadap potensi dan kebutuhan pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Aceh Tenggara.

Melalui kerja jurnalistik yang menyentuh akar permasalahan dan mendekatkan publik pada denyut kehidupan di wilayah-wilayah yang jarang terekspos, tim dari RADAR.NEWS dan LENSA BHAYANGKARA berharap bisa menjadi penghubung antara suara masyarakat, keindahan alam, dan arah pembangunan yang lebih adil dan berkelanjutan di masa depan.

Laporan Tim:
Fernando (RADAR.NEWS)
Erizal (LENSA BHAYANGKARA)

Berita Terkait

Bupati Aceh Tenggara Atur Ketat Pembelian BBM Bersubsidi, Aturan Berlaku Mulai 21 Juli 2026
Dugaan Pungutan PIP Lima Puluh Ribu Rupiah di SDN 2 Biak Muli Minta Diusut Tuntas
Bungkamnya BSI Kutacane Atas Pesan Berantai Soal Pelecehan Jadi Preseden Buruk Etika Perbankan
Pelukan Terakhir di Bumi Sepakat Segenep, Kapolres Aceh Tenggara Berpamitan kepada Purnawirawan
Empat Tahun Menanti Kepastian Hukum, Pelapor Pertanyakan Keseriusan Penanganan Kasus DPO Penipuan dan Penggelapan
Mantan Peraih Kompolnas Award 2022, IPTU Muhammad Abidinsyah Dipercaya Jabat Kasatreskrim Polres Langsa
Ramai Menuduh Aset Desa Raib, Pelapor Justru Dituding Punya Motif Pribadi dan Dendam Lama
Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Perkuat Penindakan Sabu, Warga Diajak Aktif Laporkan Peredaran Narkotika

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:22

Ketua MPW Pujaketarub Sumut Serahkan SK Mandat, DPD Pujaketarub Deli Serdang Siap Kembangkan Organisasi

Minggu, 26 Juli 2026 - 21:30

Hakim Syahputra–Muhammad Alif Purnama Siap Bawa Semangat Baru bagi Pemuda Sedinginan

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:31

Kawal Program Swasembada Pangan, Bhabinkamtibmas Pastikan Kesiapan Lahan Jagung

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:21

Diskusi Santai di Warkop Dedi Cemot, Chairun Syahputra dan Darius Simanjuntak Bahas Gejala Hepatitis B

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:40

Publik Dibuat Geger! Tuduhan Gudang BBM Milik Anggota TNI AU Berujung Klarifikasi Mengejutkan

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:32

Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik dan Pengancaman di Tanjung Morawa Dinilai Berjalan Lamban, Pelapor Harapkan Kepastian Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 - 01:50

Kodam XIX Tuanku Tambusai Hadirkan Hiburan Rakyat hingga Nobar Final Piala Dunia, Festival Nusantara Ditutup Meriah

Selasa, 21 Juli 2026 - 01:27

PHI Medan Tolak Gugatan 101 Pensiunan dan Ahli Waris PTPN II

Berita Terbaru