Menembus Pegunungan Bukit Barisan: Petualangan Tim Media RADAR.NEWS dan LENSA BHAYANGKARA

LENSA BHAYANGKARA

Rabu, 5 November 2025 - 01:40

50150 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tenggara — Di tengah hening dan lebatnya rimba kawasan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL), tim media dari RADAR.NEWS bersama rekan dari LENSA BHAYANGKARA berhasil menuntaskan sebuah ekspedisi lapangan yang sarat tantangan. Perjalanan jurnalistik ini bukan sekadar dokumentasi visual atau peliputan biasa, melainkan sebuah langkah investigatif untuk mengangkat potensi tersembunyi dan realitas kehidupan di balik lereng Pegunungan Bukit Barisan, titik strategis yang membingkai wilayah Aceh Tenggara.

Cuaca yang bersahabat menjadi bekal utama dalam keberhasilan misi ini. Tidak turunnya hujan sepanjang perjalanan menjadi kemewahan tersendiri bagi tim yang harus berjibaku melintasi jalan rusak, tanjakan serta turunan curam, dan jurang-jurang terjal yang membentang di sepanjang jalur. “Kalau saja hujan turun, bisa dipastikan jalur yang kami lewati akan menjadi sangat berbahaya,” kata salah satu anggota tim dalam perbincangan di sela perjalanan. “Namun berkat cuaca cerah dan kerja sama yang solid, perjalanan kami dapat diselesaikan dengan baik.”

Ekspedisi ini dilakukan dalam jumlah personel terbatas, mengandalkan koordinasi, ketahanan fisik, serta kepekaan jurnalistik untuk menangkap cerita yang kerap tak tersentuh oleh sorotan media. Fokus utama kegiatan mencakup pengamatan visual terhadap kondisi hutan yang masih alami, pantauan aktivitas masyarakat sekitar kawasan konservasi, serta pemetaan potensi sumber daya alam yang selama ini masih banyak tersembunyi dari perhatian publik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wilayah yang dijelajahi menyimpan kontras yang kuat: keindahan alam yang mempesona di satu sisi, dan tantangan besar dalam menjaga kelestariannya di sisi lain. Aktivitas masyarakat di sekitar kawasan, mulai dari pertanian hingga pemanfaatan hasil hutan, menjadi potret realitas yang menuntut perhatian langsung dari berbagai pihak, termasuk pemerintah. Bahkan, di beberapa titik, terlihat jejak tekanan terhadap lingkungan yang jika tidak ditangani dengan pendekatan berkelanjutan, dapat mengancam ekosistem TNGL secara keseluruhan.

Dalam keterangannya, tim menyebut bahwa ekspedisi ini dilakukan dengan semangat lebih dari sekadar peliputan. “Kami ingin membawa informasi dari daerah-daerah terpencil agar bisa menjadi perhatian publik dan pemerintah. Banyak potensi yang perlu dikembangkan, sekaligus persoalan yang harus diselesaikan dengan bijak,” ujar salah satu jurnalis.

Tim juga menegaskan bahwa peliputan dari daerah terluar dan kawasan hutan seperti ini merupakan bagian dari komitmen jurnalisme berdampak—mengedepankan akurasi fakta, empati terhadap masyarakat, dan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan yang menjadi warisan generasi mendatang.

Perjalanan ini bukan yang pertama dan tidak akan menjadi yang terakhir. Tim menyatakan komitmennya untuk terus terjun ke wilayah-wilayah terpencil di Aceh, terutama yang berada dalam kawasan hutan lindung seperti TNGL. Hal ini dilakukan sebagai upaya memberikan perspektif luas mengenai betapa pentingnya keseimbangan antara pemanfaatan sumber daya alam dan konservasi lingkungan.

“Petualangan kali ini menjadi bukti nyata semangat dan dedikasi kami sebagai insan pers dalam menjalankan tugas jurnalistik di lapangan, meski harus menembus hutan lebat, menghadapi medan berat, serta berbagai risiko di tengah alam liar,” ungkap salah satu anggota tim.

Dengan semangat profesionalisme dan tanggung jawab sosial, mereka berharap laporan hasil ekspedisi ini dapat memberikan kontribusi positif bagi pelestarian lingkungan serta mendorong perhatian yang lebih besar dari pemangku kebijakan terhadap potensi dan kebutuhan pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Aceh Tenggara.

Melalui kerja jurnalistik yang menyentuh akar permasalahan dan mendekatkan publik pada denyut kehidupan di wilayah-wilayah yang jarang terekspos, tim dari RADAR.NEWS dan LENSA BHAYANGKARA berharap bisa menjadi penghubung antara suara masyarakat, keindahan alam, dan arah pembangunan yang lebih adil dan berkelanjutan di masa depan.

Laporan Tim:
Fernando (RADAR.NEWS)
Erizal (LENSA BHAYANGKARA)

Berita Terkait

Rakyat Aceh Tenggara Jangan Dijadikan Korban, LIRA Desak APH Usut Tuntas Dugaan Dampak PLTMH Lawe Sikap
Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II, Kapolres Aceh Tenggara Bersama Forkopimda Dukung Program Presiden RI
Kapolda Aceh Salurkan Bantuan Korban Banjir dan Santuni Santri Berprestasi di Aceh Tenggara
Kapolda Aceh Apresiasi Kekompakan Polres Aceh Tenggara, Kunjungan Kerja Berlangsung Penuh Kehangatan dan Semangat Kebersamaan
Polsek Lawe Sigala-gala Kawal Pembagian Makan Malam bagi Korban Banjir Bandang di Desa Lawe Tua Persatuan
Polres Aceh Tenggara Gelar Rikkes Berkala TA 2026, Kapolres Turut Ikuti Pemeriksaan
Team Resmob Sat Reskrim Polres Agara Berhasil Ungkap Kasus Pencurian, Satu Pelaku Diamankan
Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Kembali Bergerak Cepat, Pengedar Sabu di Lawe Bulan Dibekuk Bersama Barang Bukti

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:32

Klarifikasi Keluarga: Tuduhan Kalapas Labuhan Ruku dan Ka KPLP minta uang kepada almarhum Fanny Ismail Peranginangin tidak benar

Kamis, 21 Mei 2026 - 21:28

Tumbuhkan Minat Baca, Komunitas “INI BUDI” Resmi Diluncurkan Lewat Gerakan Gemar Membaca di Kelurahan Cimincrang

Rabu, 20 Mei 2026 - 14:51

Pererat Sinergi dengan Insan Pers, Lapas Labuhan Ruku Tegaskan Komitmen Transparansi Informasi

Minggu, 17 Mei 2026 - 20:42

Diduga Ada Permainan Kotor di Rutan Kelas I Medan, Peredaran Narkoba Disebut Dikendalikan dari Dalam Blok

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:41

Penuh Kepedulian, Tuntaspos TV Medan Gelar Jumat Barokah dan Bagikan Nasi Bungkus untuk Sesama

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:39

Tim Cobra Polres Binjai Lumpuhkan Begal Sadis Pelajar SMA, Dua Pelaku Ditembak Saat Melawan

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:55

Di Bawah Rintik Gerimis, Suwardi Tahir Bawa Misi Penyegaran untuk PWI Sulsel

Rabu, 13 Mei 2026 - 03:08

Tokoh Pulau Merbau Dukung Kapolda Riau Tertibkan Panglong Arang Ilegal, Selamatkan Manggrove

Berita Terbaru