Melalui Jumat Curhat, Polres Pelabuhan Makassar Bangun Kemitraan Polisi dan Masyarakat yang Humanis

REDAKSI SULSEL

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 01:15

50159 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LENSABHAYANGKARA.COM, MAKASSAR HUMDER — Suasana penuh keakraban dan keterbukaan mewarnai kegiatan “Jumat Curhat” yang digelar di Masjid Harun Ar-Rasyid, Jalan Tarakan, Kelurahan Malimongan Tua, Kecamatan Wajo, Kota Makassar, pada Jumat (24/10/2025) sekitar pukul 13.00 Wita.

Kegiatan ini berlangsung hangat dan penuh makna, menjadi wadah komunikasi dua arah antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Pelabuhan Makassar.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wadir Binmas Dit Binmas Polda Sulsel AKBP Andi Kumara, Wakapolres Pelabuhan Makassar Kompol Hardjoko, sejumlah PJU Polres Pelabuhan Makassar, serta personel Polda Sulsel dan Polres Pelabuhan Makassar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sarana Menyampaikan Aspirasi dan Membangun Kepercayaan Publik

Dalam sambutannya, AKBP Andi Kumara menjelaskan bahwa program “Jumat Curhat” merupakan instruksi langsung dari Kapolri sebagai wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.

“Kegiatan ini menjadi sarana bagi masyarakat untuk menyampaikan curahan hatinya, baik berupa aspirasi, keluhan, maupun saran demi terciptanya Harkamtibmas yang aman dan kondusif,” ujar AKBP Andi Kumara.

Beliau juga mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh peserta dan personel yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini.

Warga Sampaikan Curhatan: Soal Patroli Malam dan Tilang Elektronik

Dalam sesi dialog terbuka, Bapak Yunus, pengurus masjid Harun Ar-Rasyid, menyampaikan harapan agar patroli malam lebih digencarkan untuk mengantisipasi maraknya aksi pembusuran yang meresahkan warga.

Sementara itu, Ibu Karmila, salah seorang jamaah, menyoroti persoalan denda tilang elektronik (ETLE) yang baru diketahui saat masyarakat hendak membayar pajak kendaraan.

“Kami harap ke depan, pemberitahuan denda bisa langsung disampaikan, jangan pas saat bayar pajak baru diketahui,” ucapnya.

Polisi Tegas: Busur Panah Bukan Budaya Makassar

Menanggapi keluhan warga, Wadir Binmas Polda Sulsel AKBP Andi Kumara menegaskan bahwa Polri tidak akan mentolerir pelaku pembusuran.

“Busur panah ini termasuk dalam Undang-Undang Darurat dengan ancaman hukuman 5 hingga 12 tahun penjara. Polisi tidak main-main soal ini,” tegasnya.

Ia menambahkan, pembusuran bukan budaya Makassar, melainkan kebiasaan buruk yang harus diberantas bersama.

“Peran orang tua, sekolah, tokoh masyarakat, dan aparat sangat penting. Kita harus bersama-sama mencegah agar anak-anak tidak terjerumus,” tambahnya.

Tilang Elektronik: Sistem Terintegrasi, Edukasi Diperkuat

Terkait keluhan soal ETLE, AKBP Andi Kumara menjelaskan bahwa sistem tilang elektronik telah terhubung dengan database pemerintah daerah. Petugas biasanya mengirimkan surat pemberitahuan ke alamat pemilik kendaraan.

“Mungkin saat petugas datang, warga tidak berada di rumah, sehingga baru diketahui ketika membayar pajak,” jelasnya.

Polres Pelabuhan Makassar Tingkatkan Patroli 24 Jam

Sementara itu, Kasubsipenmas Polres Pelabuhan Makassar Aipda Adil menegaskan bahwa pihaknya telah meningkatkan intensitas patroli 1×24 jam di tiga titik rawan kejahatan.

“Kami terus berkoordinasi dengan masyarakat melalui Bhabinkamtibmas yang aktif memberikan edukasi kepada anak muda. Berkat kerja sama dengan warga, sejumlah pelaku pembusuran dan premanisme berhasil diamankan,” jelas Aipda Adil.

Ia menambahkan bahwa Polres Pelabuhan Makassar akan terus hadir bersama masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif./@²³

 

Info dari <a href=”https://tribratanewspolrespelabuhanmakassar.com” >Polres Pelabuhan Makassar</a>

Berita Terkait

Dandenpom XIV/4 Makassar Sambut Lettu Cpm Mansyur, Dorong Adaptasi dan Sinergi untuk Mendukung Tugas Satuan
Kaltara Sabet Indeks Kerukunan Tertinggi, Gubernur Zainal Minta FKUB Aktifkan “Radar” Deteksi Dini
Demi 2029, Kader PSI dari Ujung Sulsel Rela Tempuh Belasan Jam Demi Konsolidasi Akbar
Diduga Jadi Korban Penganiayaan, Buruh Harian Lepas di Padalarang Tempuh Jalur Hukum
KAKI Jatim Apresiasi Disdik Surabaya, SPMB 2026 Bersih Tanpa Pungli dan Gratifikasi
DPP SWI Terima Arahan Dewan Pers, Langkah Strategis Menuju Organisasi Wartawan yang Berkualitas
Menuju Sukses Ketahanan Pangan Kompol Ade Rahmat: Kebersamaan Menjadi Kunci Keberhasilan Program Ketahanan Pangan di Cicalengka
Diduga Tetap Proses Surat Hibah Meski Dipersoalkan Keluarga, Oknum Kasi Desa Surulangi: “Media Resmi Saja Saya Tidak Takut” 

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 21:30

Hakim Syahputra–Muhammad Alif Purnama Siap Bawa Semangat Baru bagi Pemuda Sedinginan

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:31

Kawal Program Swasembada Pangan, Bhabinkamtibmas Pastikan Kesiapan Lahan Jagung

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:19

Janji Tinggal Janji Pembayaran Sewa Alat Escavator Pasca Bencana Semakin Tak Jelas

Selasa, 21 Juli 2026 - 01:50

Kodam XIX Tuanku Tambusai Hadirkan Hiburan Rakyat hingga Nobar Final Piala Dunia, Festival Nusantara Ditutup Meriah

Senin, 20 Juli 2026 - 17:37

Kapolsek Panipahan Turun ke Lahan, Pastikan Tanaman Jagung Tumbuh Optimal

Sabtu, 18 Juli 2026 - 03:08

RSUD Tgk Chik Ditiro Sigli Pastikan Pelayanan Kesehatan Tetap Berjalan Normal di Tengah Kebijakan Pembatasan JKA

Sabtu, 18 Juli 2026 - 01:00

Terungkap! Kapolrestabes Medan Pernah Hubungi Ketua Umum HBB dan Ketua Umum PMS Berjanji Menyelesaikan Kasus Korban Jadi Tersangka Setelah Nangkap Maling ?

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:29

Bencana Lingkungan Mengintai Deli Serdang! GEMPAR SUMUT Tuntut Pertanggungjawaban Atas Matinya Puluhan Ton Ikan

Berita Terbaru