Sekolah Rusak, Siswa Terlantar, Guru Tak Punya Ruang: Di Mana Nurani Pejabat Aceh Timur?

LENSA BHAYANGKARA

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 18:15

50203 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Timur – Kritik keras kembali meledak dari masyarakat sipil atas kondisi memprihatinkan dunia pendidikan di Aceh Timur. SD Negeri 1 Idi Tunong menjadi sorotan tajam setelah terungkap bahwa ruang guru di sekolah itu terpaksa disulap menjadi ruang belajar karena kekurangan lima lokal kelas. Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Aceh Timur menyebut kondisi ini sebagai bentuk kelalaian dan pembiaran oleh pemerintah daerah.

Ketua LAKI Aceh Timur, Saiful Anwar, menyampaikan kecamannya usai meninjau langsung lokasi sekolah bersama Ketua Organisasi Wartawan Aceh Timur, Dedi Saputra, pada Sabtu, 2 Agustus 2025. Ia menyebut kondisi tersebut tidak hanya menyedihkan, tapi juga memalukan, mencerminkan kegagalan total birokrasi pendidikan di Aceh Timur.

“Pemerintah Aceh Timur harusnya malu. Ini wajah asli pendidikan kita: ruang guru dipakai untuk ruang kelas, anak-anak belajar dalam kondisi seperti pos ronda. Ini pelecehan terhadap amanat UUD tentang hak atas pendidikan,” ujar Saiful dengan nada geram.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menuding langsung Bupati Iskandar Usman Al-Farlaki yang dinilai gagal memberikan kepemimpinan yang berpihak pada pendidikan rakyat. Penunjukan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Timur menurutnya tak membawa perubahan, bahkan memperburuk situasi karena tidak terlihat adanya tindakan nyata.

“Kalau Plt Kadis tak mampu bekerja atau sengaja tutup mata, lebih baik mundur. Jangan biarkan anak-anak kami tumbuh dalam kebodohan yang diakibatkan kelalaian pejabat,” kata Saiful.

Ia juga mempertanyakan ke mana hilangnya suara para anggota DPRK, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), dan pejabat terkait lainnya yang selama ini rutin bicara soal anggaran besar untuk pendidikan.

“Setiap tahun anggaran pendidikan digelontorkan miliaran rupiah. Tapi faktanya? Sekolah masih kekurangan kelas, guru tidak punya ruang kerja. Ini bukan miskin anggaran, ini miskin nurani,” tegasnya.

Saiful menyebut fenomena di SD 1 Idi Tunong sebagai bukti nyata bahwa pembangunan hanya berhenti di atas kertas dan rapat-rapat seremonial. Ia memperingatkan bahwa jika dalam waktu dekat tidak ada tindakan serius dari Pemkab, LAKI bersama aliansi wartawan dan masyarakat akan membawa persoalan ini ke tingkat provinsi hingga nasional.

“Kami tidak akan diam. Kami siap buka semua borok ini di depan publik. Kami akan gelar konferensi pers terbuka, bahkan siap menyurati langsung Menteri Pendidikan. Kalau pendidikan saja dibiarkan hancur, lantas pembangunan seperti apa yang mau kalian banggakan?” tutupnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Timur. Sementara itu, kondisi fisik SDN 1 Idi Tunong masih tetap memprihatinkan, menjadi simbol paling telanjang dari kegagalan negara menjamin hak dasar anak-anak di pelosok negeri. (TIM)

Berita Terkait

BNPB, Bangun Huntara Diduga Tak Layak Huni, Korban Banjir Simpang Jernih Mengeluh
Pengadaan Sapi Meugang Rp7,5 Miliar Disorot: Nana Thama dan Tim Investigasi AWPI Desak Aparat Hukum Usut Transparansi Anggaran
Dugaan Penggelapan Mobil di Aceh Timur, Nama Adira Finance Dicatut Debt Collector Ilegal
Final Dramatis: Julok Putra Legend FC Unggul Lewat Adu Penalti dan Rebut Gelar Utama
Bupati Aceh Timur Buka Gebyar Budaya 2025, SD Negeri Pante Kera Jadi Duta Seni Kecamatan Simpang Jernih
Harta Bawaan Alm Marwan Lenyap Tanpa Diketahui Husna Selaku Orang yang Diamanahkan
Polres Aceh Timur Sigap Tangani Penemuan Mayat, Sekjen DPW Fanst Respon Counter Polri Nusantara Minta Publik Tetap Tenang
Pelanggaran UU KIP di Proyek Jalan Sekolah, LAKI Minta APH Bertindak Cepat

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 00:00

Milad ke-3 TTKKBI, Arul: Jaga Marwah Budaya, Perkuat Persaudaraan

Senin, 7 September 2026 - 21:51

Prajurit Korem 143/HO Antarkan Paskibraka Sultra Raih Juara 2 Umum LKBB-PB MPR RI

Minggu, 6 September 2026 - 12:30

Wartawan dan Organisasi Pers Bahas Implikasi RUU Perampasan Aset dalam Seminar SWI

Sabtu, 5 September 2026 - 09:24

Maulid Nabi di Ponpes Al-Huda Marzuki Al-Jazuli, Momentum Meneladani Akhlak Rasul dan Mempererat Ukhuwah Islamiyah

Sabtu, 5 September 2026 - 00:22

Cafe di Jl. AP Pettarani Makassar Dirusak Orang Tak Dikenal, Pemilik Resmi Lapor Polisi

Rabu, 2 September 2026 - 22:26

Bobol Toko Baja di Talaga dan Gasak Rp 285 Juta, 3 Komplotan Residivis Lintas Daerah Diringkus Polres Majalengka

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:21

Tujuh Orang Urus Surat Pengadilan, 20 Lulus Administrasi Baitul Mal Gayo Lues: Pansel Sebut Bisa Diganti SKCK

Senin, 31 Agustus 2026 - 05:26

Semangat Kemerdekaan Satukan Warga Babakan Talang ,  Karang Taruna RW 02 Desa Bojongkoneng Gelar Pesta Rakyat Penuh Kebersamaan

Berita Terbaru