Dugaan Dana Desa Mengguncang Aceh Tenggara: Ketua BPK dan Mantan Sekdes Resmi Laporkan PJ Kades ke Kejaksaan

LENSA BHAYANGKARA

Minggu, 20 Juli 2025 - 14:09

50178 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE — Aroma tak sedap dugaan penyelewengan dana desa kembali tercium di Kabupaten Aceh Tenggara. Kali ini, perhatian publik tertuju pada Desa Rambung Teldak, Kecamatan Darul Hasanah, setelah Ketua BPK dan mantan Sekretaris Desa, Hidayat Tulah, secara resmi melaporkan Penjabat (PJ) Kepala Desa ke Kejaksaan Negeri Aceh Tenggara, Senin (14/7/2024), pukul 11.00 WIB.

Laporan yang mengguncang jagat pemerintahan desa itu menyoroti dugaan penyimpangan pengelolaan Dana Desa Tahun Anggaran 2023 dan 2024. Sejumlah kegiatan disebut tidak melibatkan perangkat desa, bertentangan dengan dokumen perencanaan, bahkan diduga fiktif.

“Saya tidak bisa tinggal diam. Ini soal moral dan integritas. Banyak keputusan diambil sepihak, transparansi diabaikan, dan kami khawatir anggaran desa tidak digunakan sebagaimana mestinya,” tegas Hidayat dalam keterangannya kepada awak media usai menyampaikan laporan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hidayat tidak datang sendiri. Ia didampingi oleh Ketua Badan Permusyawaratan Kampung (BPK), tokoh masyarakat, hingga puluhan pemuda-pemudi desa yang menyuarakan keprihatinan mereka. Suasana di halaman kantor Kejari pun sempat menjadi pusat perhatian warga setempat.

Dua aktivis dari lembaga swadaya masyarakat turut hadir dan memberikan dukungan. Junaidi Sinaga, Ketua LSM Komite Pemantau Kebijakan Negara (KPKN), dan Syamsul Bahri, Ketua LSM Wadah Generasi Anak Bangsa (WGAB), menyatakan kesiapan mereka untuk mengawal proses hukum hingga tuntas.

“Dana desa adalah amanah rakyat. Jika ada penyimpangan, harus diusut sampai ke akar. Kami ingin kasus ini jadi pelajaran untuk seluruh kepala desa di Aceh Tenggara,” tegas Junaidi.

Syamsul Bahri menambahkan bahwa laporan ini lebih dari sekadar pengaduan hukum — ini adalah ujian kepercayaan publik. “Jika kasus ini dibiarkan, bukan hanya uang rakyat yang hilang, tapi juga harapan mereka pada pemerintahan yang bersih,” tandasnya.

Sementara itu, Kejaksaan Negeri Aceh Tenggara belum memberikan keterangan resmi. Namun masyarakat berharap aparat penegak hukum bergerak cepat, melakukan audit menyeluruh terhadap APBDes 2023 dan 2024, dan menindak tegas jika terbukti ada penyalahgunaan.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa dana desa bukan sekadar angka dalam anggaran, melainkan nyawa dari pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di pelosok negeri. Masyarakat kini menanti: akankah hukum berpihak pada kebenaran?

(Edy sahputra)

Berita Terkait

Pelukan Terakhir di Bumi Sepakat Segenep, Kapolres Aceh Tenggara Berpamitan kepada Purnawirawan
Empat Tahun Menanti Kepastian Hukum, Pelapor Pertanyakan Keseriusan Penanganan Kasus DPO Penipuan dan Penggelapan
Mantan Peraih Kompolnas Award 2022, IPTU Muhammad Abidinsyah Dipercaya Jabat Kasatreskrim Polres Langsa
Ramai Menuduh Aset Desa Raib, Pelapor Justru Dituding Punya Motif Pribadi dan Dendam Lama
Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Perkuat Penindakan Sabu, Warga Diajak Aktif Laporkan Peredaran Narkotika
Digerebek Saat Simpan Sabu, Pria Berinisial R Diamankan Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara
Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Ungkap Kasus Sabu di Lawe Bulan, Dua Terduga Pelaku Diamankan
Sambut Idul Adha 1447 H, Kapolres Aceh Tenggara Salurkan Bantuan Beras dari Kapolda Aceh kepada Personel

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 21:34

Cegah Kriminalitas Sebelum Terjadi, Polres Pelabuhan Makassar Perkuat Patroli Malam

Senin, 13 Juli 2026 - 21:27

Polres Pelabuhan Makassar Ajak Warga Dirikan Shalat 5 Waktu, Perkuat Iman dan Jaga Kamtibmas

Senin, 13 Juli 2026 - 18:05

Proyek Jalan Rp1,4 Miliar Diguncang Dugaan, Lebar Diduga Tak Sesuai, Isu Fee 15 Persen Mengemuka, Kadis Tak Menjawab Konfirmasi

Sabtu, 11 Juli 2026 - 19:43

Aktivitas Sabung Ayam di Kokop Diduga Masih Berjalan, Laporan Kapolsek ke Polres Bangkalan Dipertanyakan

Jumat, 10 Juli 2026 - 14:56

Wujud Keberlanjutan Program Ketahanan Pangan, Lapas Narkotika Langkat Tanam Bibit Timun dan Kacang Panjang di Area SAE

Jumat, 10 Juli 2026 - 11:59

Sinergi Polri dan Masyarakat, Polsek Panipahan Tanam Jagung Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Rabu, 8 Juli 2026 - 03:11

DPP SWI Terima Arahan Dewan Pers, Langkah Strategis Menuju Organisasi Wartawan yang Berkualitas

Jumat, 3 Juli 2026 - 20:23

Hari Bhayangkara Ke-80, Polres Binjai Berikan Tali Asih kepada Anak Yatim dan Warga Kurang Mampu

Berita Terbaru