Jaringan “Aseng Kayu” Kebal Hukum, Larangan Kanit Batangkuis Jadi Misteri Publik

REDAKSI SULSEL

Senin, 16 Februari 2026 - 18:42

5085 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lensabhayangkara.com Deliserdang — Sempat viral pemberitaan terkait dugaan jaringan judi togel “Aseng Kayu” di Sumatera Utara. Sorotan publik meluas, perhatian menguat. Namun hingga kini, praktik tersebut dikabarkan masih terus berjalan di sejumlah wilayah. Jika benar belum ada tindakan nyata, ini bukan sekadar kelambanan ini persoalan serius penegakan hukum.

 

Sorotan langsung tertuju pada Polda Sumatera Utara. Tidak ada lagi ruang untuk jawaban normatif. Publik menunggu operasi konkret, bukan kalimat diplomatis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Wilayah hukum Polrestabes Medan, Polres Deli Serdang, dan Polres Serdang Bedagai disebut sebagai titik aktivitas. Jika praktik masih hidup, maka penindakan belum menyentuh inti persoalan,Senin (16/2/2026)

 

Kanit Reskrim Polsek Batangkuis bahkan melarang wartawan untuk ikut-ikutan menerbitkan berita ini, sebuah sikap yang menambah misteri dan mempertanyakan transparansi aparat di lapangan.

 

Pejabat pemerintah daerah dan anggota dewan juga tidak bisa bersembunyi di balik alasan teknis. Pengawasan adalah tanggung jawab. Ketika perjudian merusak ekonomi masyarakat, pembiaran adalah sikap yang akan dicatat publik.

 

Menjelang Ramadhan, kondisi ini menjadi tamparan keras. Di saat masyarakat menuntut ketertiban, dugaan praktik judi justru tetap eksis. Ini bukan sekadar ironi, ini pembiaran yang mencederai rasa keadilan.

 

Jika dugaan ini benar dan tetap dibiarkan, maka pesan yang terbaca sederhana: hukum tidak bekerja maksimal. Persepsi itu berbahaya dan menghancurkan kepercayaan publik.

 

Rakyat tidak butuh janji. Mereka menunggu tindakan nyata: penggerebekan, penangkapan, pembongkaran jaringan, dan transparansi hasilnya.

 

Jika judi “Aseng Kayu” masih beroperasi tanpa tindakan tegas, maka aparat penegak hukum, pejabat pemerintah, dan anggota dewan sedang mempertaruhkan kredibilitasnya sendiri di hadapan publik. Tidak ada ruang abu-abu. Bertindak atau kehilangan kepercayaan.

Berita Terkait

Jhon Travolta Tegaskan Pinjaman Rp6 Miliar Berasal dari Hasil Jual Tanah Keluarga, Bayar Bunga Rp190 Juta per Bulan dan Telah Dilunasi
Kapolres Binjai Bersama Forkopimda Asah Kemampuan Menembak di Lapangan Arhanud II/WBY, Perkuat Kekompakan Antar-Instansi
Transparansi atau Sekadar Administrasi? KAMMI Deli Serdang Desak Pembuktian Ilmiah atas Proyek Jalan Rp1,336 Miliar
Bhabinkamtibmas Gusung Perkuat Sinergi Warga Lewat Posko Bersama Kamtibmas
PBG Terbit, Akses Jalan Bermasalah: Warga Desak Audit Total Bumi Hartana III
Perumahan Bumi Hartana III Jadi Sorotan, Belum Miliki PBG, Drainase Umum Dipersempit dan Fasilitas Umum Dipertanyakan
Propam Polda Sumut Kirim Pesan Keras: Enam Polisi Terbukti Langgar Kode Etik dan Harus Bertanggung Jawab
Hendrik Simanjuntak Resmi Serahkan SK Kepengurusan Ranting IPK Desa Lama Klumpang Kebon Periode 2026–2030

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:43

Jhon Travolta Tegaskan Pinjaman Rp6 Miliar Berasal dari Hasil Jual Tanah Keluarga, Bayar Bunga Rp190 Juta per Bulan dan Telah Dilunasi

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:09

Transparansi atau Sekadar Administrasi? KAMMI Deli Serdang Desak Pembuktian Ilmiah atas Proyek Jalan Rp1,336 Miliar

Senin, 8 Juni 2026 - 23:06

Bhabinkamtibmas Gusung Perkuat Sinergi Warga Lewat Posko Bersama Kamtibmas

Senin, 8 Juni 2026 - 20:48

PBG Terbit, Akses Jalan Bermasalah: Warga Desak Audit Total Bumi Hartana III

Senin, 8 Juni 2026 - 11:51

Perumahan Bumi Hartana III Jadi Sorotan, Belum Miliki PBG, Drainase Umum Dipersempit dan Fasilitas Umum Dipertanyakan

Minggu, 7 Juni 2026 - 13:35

Propam Polda Sumut Kirim Pesan Keras: Enam Polisi Terbukti Langgar Kode Etik dan Harus Bertanggung Jawab

Sabtu, 6 Juni 2026 - 22:45

Hendrik Simanjuntak Resmi Serahkan SK Kepengurusan Ranting IPK Desa Lama Klumpang Kebon Periode 2026–2030

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:29

MEGA SKANDAL PDAM TIRTANADI! Dugaan Kebocoran Rp450 Miliar per Tahun, Siapa Bermain di Balik Hilangnya Uang Rakyat?

Berita Terbaru