H. Ahmad Daeng Se’re Gelar Sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Kecamatan Sanrobone

Redaksi Laikang jaya grup

Jumat, 19 Desember 2025 - 20:39

50151 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Takalar l Lensabhayangkara.com – Anggota MPR RI Fraksi Partai NasDem, H. Ahmad Daeng Se’re, menggelar kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang dilaksanakan di Aula Kantor Camat Sanrobone, Kabupaten Takalar, pada Jumat (19/12/2025).

Kegiatan ini menjadi bagian dari tugas konstitusional anggota MPR RI dalam memperkuat pemahaman nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Acara tersebut dihadiri oleh Camat Sanrobone Irham, L. S.Sos, Sekretaris Camat Syafaruddin, S.Sos., M.AP, para kepala desa, ibu desa, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan dukungan terhadap upaya penguatan wawasan kebangsaan di tingkat kecamatan.

Dalam sambutannya, H. Ahmad Daeng Se’re menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini juga menjadi momentum untuk menyerap aspirasi masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan mitra kerja Komisi VII DPR RI.

Ia berharap amanah yang diberikan masyarakat dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan mendapat ridho dari Allah SWT.

Lebih lanjut, H. Ahmad Daeng Se’re mengungkapkan keinginannya untuk mendorong diskusi terkait pengembangan usaha dan potensi daerah, termasuk Balla Lompoa yang meskipun di luar konteks sosialisasi, dinilai memiliki nilai strategis sebagai destinasi pariwisata.

Ia berharap potensi tersebut dapat dikembangkan menjadi desa wisata yang berdaya saing.

” Pemerintah Kabupaten Takalar bersama Bupati dan Wakil Bupati memiliki peluang besar untuk menggagas pengembangan pariwisata di Kecamatan Sanrobone, mengingat banyaknya situs-situs sejarah yang dimiliki ” ujarnya

Jika pariwisata berkembang, maka akan berdampak positif pada pertumbuhan UMKM dan perekonomian masyarakat, meskipun hal tersebut harus melalui tahapan perencanaan, termasuk pelaksanaan seminar dan kajian lebih lanjut.

(Syam)

Berita Terkait

Ujian SIM di Polres Binjai Berikan Edukasi Berkendara, Warga: Lebih Paham Cara Mengemudi yang Benar
Warga Bantah Barak Gang Saru Digunakan untuk Narkoba, Pertanyakan Temuan di Lokasi
Prof Dr Sutan Nasomal Ketum YLBH Profesor Sutan Nasomal SH MH Menyematkan Gelar CFLE Kepada Evan Satriadi CFLE Untuk Berikan Pelayanan Hukum Rakyat Miskin!!!
Sengketa Lahan Makin Runcing, Kuasa Hukum Alimin Tantang Polda Sumut Gelar Perkara Khusus
Seleksi 6 Calon Penghulu Dipersoalkan, Tes Ulang di Mess Bupati Picu Kecurigaan Masyarakat
Tujuh Orang Urus Surat Pengadilan, 20 Lulus Administrasi Baitul Mal Gayo Lues: Pansel Sebut Bisa Diganti SKCK
Sanksi Administratif Gubernur Tak Dihiraukan, PT HAI Dituding Lawan Perintah Pemerintah, AMPL Bawa Persoalan ke Gakkum
*9 BULAN PASCA-LONGSOR: Hak Sewa Alat Berat  Mandeg, Realisasi Janji Darurat BPBD Gayo Lues Dipertanyakan** 

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 11:37

Ujian SIM di Polres Binjai Berikan Edukasi Berkendara, Warga: Lebih Paham Cara Mengemudi yang Benar

Senin, 7 September 2026 - 22:02

Prof Dr Sutan Nasomal Ketum YLBH Profesor Sutan Nasomal SH MH Menyematkan Gelar CFLE Kepada Evan Satriadi CFLE Untuk Berikan Pelayanan Hukum Rakyat Miskin!!!

Kamis, 3 September 2026 - 14:49

Sengketa Lahan Makin Runcing, Kuasa Hukum Alimin Tantang Polda Sumut Gelar Perkara Khusus

Kamis, 3 September 2026 - 11:11

Seleksi 6 Calon Penghulu Dipersoalkan, Tes Ulang di Mess Bupati Picu Kecurigaan Masyarakat

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:21

Tujuh Orang Urus Surat Pengadilan, 20 Lulus Administrasi Baitul Mal Gayo Lues: Pansel Sebut Bisa Diganti SKCK

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:06

Sanksi Administratif Gubernur Tak Dihiraukan, PT HAI Dituding Lawan Perintah Pemerintah, AMPL Bawa Persoalan ke Gakkum

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:21

*9 BULAN PASCA-LONGSOR: Hak Sewa Alat Berat  Mandeg, Realisasi Janji Darurat BPBD Gayo Lues Dipertanyakan** 

Rabu, 26 Agustus 2026 - 01:50

Netralitas Aparatur Kampong Dipertanyakan, Pengawas Akui Ada Pelanggaran

Berita Terbaru