RSUD Padjonga Dg. RSUD Padjonga Dg. Ngalle Bantah Isu Kelalaian Dalam Kasus Kematian Pasien Asma 

Redaksi Laikang jaya grup

Jumat, 28 November 2025 - 11:58

50211 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takalar Lensabhyangkara.com -Polemik seputar meninggalnya Hasniah Dg. Ngai, seorang pasien asma di RSUD Padjonga Dg. Ngalle, telah memicu perhatian publik. Tudingan kelalaian, termasuk dugaan kehabisan oksigen dan respons petugas yang lambat, muncul dari pihak keluarga.

Manajemen RSUD Padjonga Dg. Ngalle dengan tegas membantah tuduhan tersebut. Direktur RSUD, dr. Ruslan, menyatakan bahwa semua tindakan medis telah sesuai prosedur. Klarifikasi ini bertujuan untuk meluruskan informasi yang beredar dan memberikan gambaran yang akurat mengenai penanganan pasien.

Dr. Ruslan menjelaskan bahwa pasien tidak pernah keluar dari area Instalasi Gawat Darurat (IGD) sejak masuk hingga meninggal dunia. Kebutuhan oksigen di IGD dipasok melalui sistem oksigen sentral yang terus dipantau. Pihak rumah sakit menekankan bahwa ketersediaan oksigen, obat-obatan, dan alat penunjang lainnya di IGD selalu dijaga optimal sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pelayanan di IGD harus optimal karena merupakan fase penanganan awal yang menentukan hidup mati pasien,” tegas dr. Ruslan. Ia menambahkan bahwa rumah sakit berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik dan memastikan keselamatan pasien menjadi prioritas utama.

Pihak rumah sakit juga menyampaikan bahwa dokter yang menangani pasien telah memberikan laporan medis lengkap. Laporan tersebut menjelaskan bahwa pasien tiba dalam kondisi asma akut berat, yang dapat memburuk dengan cepat meskipun telah dilakukan tindakan emergensi. RSUD Padjonga Dg. Ngalle berharap klarifikasi ini dapat memberikan pemahaman yang lebih baik kepada masyarakat dan meredakan polemik yang ada.

( Syam )

Berita Terkait

Ujian SIM di Polres Binjai Berikan Edukasi Berkendara, Warga: Lebih Paham Cara Mengemudi yang Benar
Warga Bantah Barak Gang Saru Digunakan untuk Narkoba, Pertanyakan Temuan di Lokasi
Prof Dr Sutan Nasomal Ketum YLBH Profesor Sutan Nasomal SH MH Menyematkan Gelar CFLE Kepada Evan Satriadi CFLE Untuk Berikan Pelayanan Hukum Rakyat Miskin!!!
Sengketa Lahan Makin Runcing, Kuasa Hukum Alimin Tantang Polda Sumut Gelar Perkara Khusus
Seleksi 6 Calon Penghulu Dipersoalkan, Tes Ulang di Mess Bupati Picu Kecurigaan Masyarakat
Tujuh Orang Urus Surat Pengadilan, 20 Lulus Administrasi Baitul Mal Gayo Lues: Pansel Sebut Bisa Diganti SKCK
Sanksi Administratif Gubernur Tak Dihiraukan, PT HAI Dituding Lawan Perintah Pemerintah, AMPL Bawa Persoalan ke Gakkum
*9 BULAN PASCA-LONGSOR: Hak Sewa Alat Berat  Mandeg, Realisasi Janji Darurat BPBD Gayo Lues Dipertanyakan** 

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 11:37

Ujian SIM di Polres Binjai Berikan Edukasi Berkendara, Warga: Lebih Paham Cara Mengemudi yang Benar

Senin, 7 September 2026 - 22:02

Prof Dr Sutan Nasomal Ketum YLBH Profesor Sutan Nasomal SH MH Menyematkan Gelar CFLE Kepada Evan Satriadi CFLE Untuk Berikan Pelayanan Hukum Rakyat Miskin!!!

Kamis, 3 September 2026 - 14:49

Sengketa Lahan Makin Runcing, Kuasa Hukum Alimin Tantang Polda Sumut Gelar Perkara Khusus

Kamis, 3 September 2026 - 11:11

Seleksi 6 Calon Penghulu Dipersoalkan, Tes Ulang di Mess Bupati Picu Kecurigaan Masyarakat

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:21

Tujuh Orang Urus Surat Pengadilan, 20 Lulus Administrasi Baitul Mal Gayo Lues: Pansel Sebut Bisa Diganti SKCK

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:06

Sanksi Administratif Gubernur Tak Dihiraukan, PT HAI Dituding Lawan Perintah Pemerintah, AMPL Bawa Persoalan ke Gakkum

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:21

*9 BULAN PASCA-LONGSOR: Hak Sewa Alat Berat  Mandeg, Realisasi Janji Darurat BPBD Gayo Lues Dipertanyakan** 

Rabu, 26 Agustus 2026 - 01:50

Netralitas Aparatur Kampong Dipertanyakan, Pengawas Akui Ada Pelanggaran

Berita Terbaru