Media Lokal ” Korban” Dua ASN Pembisik Bupati Pengendali Sistem Diskominfo

Redaksi Laikang jaya grup

Kamis, 18 September 2025 - 05:35

50227 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takalar – lensa bayangkara.com | Takalar kembali tercoreng. Isu panas berhembus kencang setelah jaksanews.id memberitakan dugaan keterlibatan dua aparatur sipil negara (ASN) yang disebut-sebut sebagai “pengendali sistem” di lingkup Pemkab Takalar. Keduanya bukan pejabat tinggi, namun justru diyakini punya pengaruh besar sebagai pembisik bupati.

 

Fenomena ini menciptakan keresahan serius. Para ASN di Takalar menyebut, kebijakan dan arah roda pemerintahan sering kali tidak murni lahir dari kepala daerah, melainkan dari bisikan dua ASN yang berada di balik layar. Keberadaan mereka dianggap sebagai “pemerintah bayangan” yang lebih menentukan dibanding pejabat struktural resmi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Bayangkan, bupati seolah terkunci. Semua orang takut, karena apa pun yang mereka bisikkan bisa langsung memengaruhi keputusan. Ini sangat menekan psikologis pegawai,” ujar salah seorang ASN yang menolak namanya dipublikasikan, dengan nada getir.

 

Tak pelak, isu ini memantik amarah publik. Jika benar, maka birokrasi di Takalar telah diperdagangkan pada segelintir orang, sementara rakyat hanya jadi penonton. Kekuatan informal dua ASN ini bisa merusak tatanan sistem, mencederai netralitas, dan bahkan menjatuhkan wibawa seorang bupati di mata masyarakatnya sendiri.

 

Kini, sorotan publik mengarah tajam ke kantor bupati. Pertanyaan mendesak: apakah pemimpin Takalar berani memutus mata rantai bisikan beracun ini, atau justru memilih bungkam dan membiarkan ASN dijadikan alat kepentingan tersembunyi? Jika dibiarkan, maka Takalar bukan hanya kehilangan marwah birokrasi, tapi juga kepercayaan rakyat.

Berita Terkait

Prajurit Korem 143/HO Antarkan Paskibraka Sultra Raih Juara 2 Umum LKBB-PB MPR RI
Wartawan dan Organisasi Pers Bahas Implikasi RUU Perampasan Aset dalam Seminar SWI
Maulid Nabi di Ponpes Al-Huda Marzuki Al-Jazuli, Momentum Meneladani Akhlak Rasul dan Mempererat Ukhuwah Islamiyah
Cafe di Jl. AP Pettarani Makassar Dirusak Orang Tak Dikenal, Pemilik Resmi Lapor Polisi
Tender Dermaga Kajang Rp30,9 Miliar Dipertanyakan, JAS Soroti Rekam Jejak dan Afiliasi Peserta
Bobol Toko Baja di Talaga dan Gasak Rp 285 Juta, 3 Komplotan Residivis Lintas Daerah Diringkus Polres Majalengka
Tujuh Orang Urus Surat Pengadilan, 20 Lulus Administrasi Baitul Mal Gayo Lues: Pansel Sebut Bisa Diganti SKCK
Semangat Kemerdekaan Satukan Warga Babakan Talang ,  Karang Taruna RW 02 Desa Bojongkoneng Gelar Pesta Rakyat Penuh Kebersamaan

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 11:37

Ujian SIM di Polres Binjai Berikan Edukasi Berkendara, Warga: Lebih Paham Cara Mengemudi yang Benar

Senin, 7 September 2026 - 22:02

Prof Dr Sutan Nasomal Ketum YLBH Profesor Sutan Nasomal SH MH Menyematkan Gelar CFLE Kepada Evan Satriadi CFLE Untuk Berikan Pelayanan Hukum Rakyat Miskin!!!

Kamis, 3 September 2026 - 14:49

Sengketa Lahan Makin Runcing, Kuasa Hukum Alimin Tantang Polda Sumut Gelar Perkara Khusus

Kamis, 3 September 2026 - 11:11

Seleksi 6 Calon Penghulu Dipersoalkan, Tes Ulang di Mess Bupati Picu Kecurigaan Masyarakat

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:21

Tujuh Orang Urus Surat Pengadilan, 20 Lulus Administrasi Baitul Mal Gayo Lues: Pansel Sebut Bisa Diganti SKCK

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:06

Sanksi Administratif Gubernur Tak Dihiraukan, PT HAI Dituding Lawan Perintah Pemerintah, AMPL Bawa Persoalan ke Gakkum

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:21

*9 BULAN PASCA-LONGSOR: Hak Sewa Alat Berat  Mandeg, Realisasi Janji Darurat BPBD Gayo Lues Dipertanyakan** 

Rabu, 26 Agustus 2026 - 01:50

Netralitas Aparatur Kampong Dipertanyakan, Pengawas Akui Ada Pelanggaran

Berita Terbaru