Polres Sampang Respons Cepat Dugaan Kekerasan Terhadap Anak, Tegaskan Sesuai Prosedur

REDAKSI SULSEL

Selasa, 5 Agustus 2025 - 14:41

50137 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LENSABHAYANGKARA.COM, SAMPANG – Dugaan tindak pidana kekerasan terhadap perempuan dan anak kembali terjadi diwilayah Kabupaten Sampang Jawa Timur pada akhir bulan juli 2025..

Hal ini dibenarkan Kapolres Sampang AKBP Hartono S.Pd, MM yang diwakili Plh. Kasi Humas Polres Sampang AKP Eko Puji Waluyo SH, pada hari selasa (05/08/2025) pagi.

“Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (UPPA) Sat. Reskrim Polres Sampang kini tengah menangani laporan masyarakat yang melaporkan adanya dugaan tindak pidana persetubuhan dan pencabulan terhadap anak yang terjadi pada hari senin tanggal 28 Juli 2025 malam,” kata AKP Eko Puji Waluyo kepada awak media.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

AKP Eko Puji Waluyo menerangkan bahwa korban inisial Dahlia umur 17 tahun pada hari rabu tanggal 30 Juli 2025 mendatangi Mapolres Sampang untuk melaporkan kejadian dugaan tindak pidana persetubuhan dan pencabulan terhadap anak yang menimpa dirinya.

Plh. Kasi Humas Polres Sampang membantah tegas pemberitaan yang menyatakan Polres Sampang lamban dalam penanganan kasus dugaan tindak pidana persetubuhan dan pencabulan terhadap anak.

“Sekarang penyidik Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (UPPA) Polres Sampang tengah melakukan penyelidikan mendalam terkait kasus tersebut. Saya pastikan para penyidik akan menangani kasus sesuai dengan prosedur yang berlaku,” tambah perwira yang akrab disapa AKP Eko Puji.

AKP Eko Puji menegaskan bahwa kekerasan yang dihadapi oleh perempuan dan anak menjadi prioritas Polres Sampang

“Polres Sampang tidak akan mentolerir segala bentuk kekerasan terhadap perempuan dan anak. Kasus ini menjadi perhatian serius dan akan kami proses secepatnya sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegas AKP Eko Puji.

Sahi

Berita Terkait

Polsek Paotere Ungkap Pencurian Teripang di Pelabuhan Makassar, Tiga Pelaku Diamankan
Tumbuhkan Minat Baca, Komunitas “INI BUDI” Resmi Diluncurkan Lewat Gerakan Gemar Membaca di Kelurahan Cimincrang
Pencabutan Pergub JKA Harus Menjadi Momentum Evaluasi Kebijakan, Bukan Ruang Pengembangan Isu
Turun Gunung! Sang Maestro Dahlan Abubakar Siap Kembalikan Kejayaan PWI Sulsel
Demi Integritas Polri, KAKI Jatim Dukung Presiden Prabowo Naikkan Status Pangkat Seluruh Kapolda Berbintang 3 dan Wakapolda Bintang 2
Sinergi Kemenimipas, TNI-Polri dan YAIR: Lapas Banceuy serta Rutan Bandung Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine
Penyidik Tunggu Hasil Visum dalam Penanganan Dugaan Kekerasan Anak di Makassar
Polsubsektor Kepulauan Sangkarrang Hadir hingga Tengah Laut, Bangun Sinergi Kamtibmas dengan Warga

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 23:30

PT Rosin Chemicals Indonesia Diduga “Kibuli” Puslabfor Mabes Polri, Perlibas Gayo Minta Penegakan Hukum Lingkungan Secara Tegas

Jumat, 29 Mei 2026 - 22:52

Rakyat Melawan Dugaan Kecurangan! Puluhan Warga Kepung Kantor Desa, Tolak Politik Uang Dalam Pilkades

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:21

Diduga Buang Limbah Sembarangan, Pengolahan Getah Pinus Disorot

Jumat, 29 Mei 2026 - 07:09

Peringatan Keras! Advokat Andro Oki SH Ingatkan Penyebar Tuduhan Tanpa Bukti: Fitnah Bisa Berujung Proses Hukum dan Ancaman Pidana

Kamis, 28 Mei 2026 - 19:29

Framing Dibongkar! Pihak Korban Tegaskan Tidak Ada “Perampasan Aparat”, Semua Sedang Diproses Hukum di Polres Labuhanbatu

Rabu, 27 Mei 2026 - 23:49

Lapas Binjai Gelar Razia Gabungan, Wujud Komitmen Ciptakan Lingkungan Pemasyarakatan yang Aman dan Tertib

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:58

TERKUAK! Perdamaian Kasus Viral Salapian Diduga Disusupi Permainan Duit dan Kepentingan Cukong Sawit

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:39

HEBOH! Aksi Geruduk Kantor Desa Pecah di Tanjung Gusta, Warga Minta APH Proses Dugaan Serangan Fajar

Berita Terbaru