Lembaga GNPM Angkat Bicara Terkait Robohnya Tiang Min 2 Takalar

Redaksi Laikang jaya grup

Rabu, 5 November 2025 - 18:54

50438 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takalar – lensabayangkara.com | Proyek pembangunan sarana Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Takalar yang didanai oleh APBN-SBSN tahun anggaran 2025 senilai Rp2.548.500.000, mengalami insiden ambruknya tiang-tiang penyangga pada tanggal 4 November 2025. Kejadian ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai kualitas pekerjaan yang dilakukan oleh pelaksana proyek, CV Mega Buana Persada.

 

Menurut pantauan di lapangan, tiang-tiang yang baru saja dipasang tersebut roboh secara tiba-tiba, mengindikasikan adanya kegagalan konstruksi yang signifikan. Insiden ini menimbulkan kekhawatiran akan keselamatan pekerja dan kualitas bangunan yang akan digunakan oleh para siswa dan guru MIN 2 Takalar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

DPP Kabiv Investigasi Gerakan Nusantara Pengabdi Masyarakat (GNPM), Adi Silele, menyatakan kekecewaannya atas kejadian ini. Ia mempertanyakan penyebab ambruknya tiang-tiang tersebut, apakah disebabkan oleh campuran bahan yang tidak sesuai standar, penggunaan pasir yang bercampur tanah, tidak adanya cakar ayam sebagai fondasi, penggunaan besi yang terlalu kecil, ataukah kontraktor tidak memiliki kompetensi di bidang konstruksi.

 

“Sangat disayangkan proyek pembangunan sarana Madrasah Ibtidaiyah Negeri 2 Takalar yang dikerjakan CV Mega Buana Persada roboh tiangnya semua. Ada apa ini?,” ujar Adi Silele saat dikonfirmasi oleh awak media di alun-alun kota Takalar pada tanggal 5 November 2025.

 

Adi Silele mendesak pihak Kementerian Agama Kantor Wilayah Provinsi Sulawesi Selatan dan konsultan pengawas, CV Lingkar Karya Consul, untuk segera melakukan investigasi menyeluruh terhadap insiden ini. Ia juga meminta agar dilakukan audit terhadap seluruh proses pembangunan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan, untuk memastikan tidak ada penyimpangan yang dapat merugikan negara dan masyarakat.

 

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak kontraktor, CV Mega Buana Persada, belum memberikan klarifikasi terkait insiden ambruknya tiang-tiang proyek pembangunan MIN 2 Takalar. Awak media masih berupaya untuk mendapatkan tanggapan dari pihak terkait guna memberikan informasi yang berimbang kepada publik.

 

Insiden ini menjadi sorotan publik dan diharapkan dapat menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak yang terlibat dalam proyek-proyek pembangunan pemerintah. Transparansi dan akuntabilitas harus menjadi prioritas utama dalam setiap proyek, demi memastikan kualitas bangunan yang baik dan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat.

 

Bersambung……

Berita Terkait

Prajurit Korem 143/HO Antarkan Paskibraka Sultra Raih Juara 2 Umum LKBB-PB MPR RI
Wartawan dan Organisasi Pers Bahas Implikasi RUU Perampasan Aset dalam Seminar SWI
Maulid Nabi di Ponpes Al-Huda Marzuki Al-Jazuli, Momentum Meneladani Akhlak Rasul dan Mempererat Ukhuwah Islamiyah
Cafe di Jl. AP Pettarani Makassar Dirusak Orang Tak Dikenal, Pemilik Resmi Lapor Polisi
Tender Dermaga Kajang Rp30,9 Miliar Dipertanyakan, JAS Soroti Rekam Jejak dan Afiliasi Peserta
Bobol Toko Baja di Talaga dan Gasak Rp 285 Juta, 3 Komplotan Residivis Lintas Daerah Diringkus Polres Majalengka
Tujuh Orang Urus Surat Pengadilan, 20 Lulus Administrasi Baitul Mal Gayo Lues: Pansel Sebut Bisa Diganti SKCK
Semangat Kemerdekaan Satukan Warga Babakan Talang ,  Karang Taruna RW 02 Desa Bojongkoneng Gelar Pesta Rakyat Penuh Kebersamaan

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 11:37

Ujian SIM di Polres Binjai Berikan Edukasi Berkendara, Warga: Lebih Paham Cara Mengemudi yang Benar

Senin, 7 September 2026 - 22:02

Prof Dr Sutan Nasomal Ketum YLBH Profesor Sutan Nasomal SH MH Menyematkan Gelar CFLE Kepada Evan Satriadi CFLE Untuk Berikan Pelayanan Hukum Rakyat Miskin!!!

Kamis, 3 September 2026 - 14:49

Sengketa Lahan Makin Runcing, Kuasa Hukum Alimin Tantang Polda Sumut Gelar Perkara Khusus

Kamis, 3 September 2026 - 11:11

Seleksi 6 Calon Penghulu Dipersoalkan, Tes Ulang di Mess Bupati Picu Kecurigaan Masyarakat

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:21

Tujuh Orang Urus Surat Pengadilan, 20 Lulus Administrasi Baitul Mal Gayo Lues: Pansel Sebut Bisa Diganti SKCK

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:06

Sanksi Administratif Gubernur Tak Dihiraukan, PT HAI Dituding Lawan Perintah Pemerintah, AMPL Bawa Persoalan ke Gakkum

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:21

*9 BULAN PASCA-LONGSOR: Hak Sewa Alat Berat  Mandeg, Realisasi Janji Darurat BPBD Gayo Lues Dipertanyakan** 

Rabu, 26 Agustus 2026 - 01:50

Netralitas Aparatur Kampong Dipertanyakan, Pengawas Akui Ada Pelanggaran

Berita Terbaru