Teriakan Warga dari Paya Geli: Tangkap Pajar Thamrin dan Tok Ai Sebelum Generasi Kami Hancur

LENSA BHAYANGKARA

Kamis, 9 Oktober 2025 - 22:47

50441 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan , Minggu, 5 Oktober 2025 — Di balik gemerlap kota, kegelapan kian menebal di Jalan Sei Mencirim, Gang Arohani, Dusun I, Desa Paya Geli, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang. Peredaran narkoba di kawasan ini kini semakin menggila—mencengkeram kehidupan warga dalam lingkaran ketakutan dan keputusasaan.

Tepat di depan PT Damai Abadi, wilayah tersebut disebut-sebut telah menjelma menjadi sarang narkoba terbesar di kawasan Sunggal, dengan omzet harian mencapai ratusan juta rupiah.

Dari hasil penelusuran dan keterangan warga, jaringan haram ini dikendalikan oleh dua bandar besar, yakni Pajar Thamrin dan Fahriyal alias Tok Ai. Keduanya disebut mengoperasikan bisnis terlarang itu dengan bebas—tanpa bayang hukum yang mampu menjerat langkah mereka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Barak milik Fahriyal alias Tok Ai berdiri di tengah kebun pisang; disulap menjadi markas transaksi narkoba sekaligus lokasi dugem liar dan arena judi online.
Di tempat itu, sabu dan ekstasi dijual bebas, diiringi dentuman musik house yang meraung setiap malam hingga dini hari—menandakan pesta dosa berlangsung tanpa takut pada hukum dan nurani.

Sementara itu, Pajar Thamrin tak kalah berani. Selain membuka barak khusus untuk penjualan dan tempat pemakaian sabu di kawasan Paya Geli, ia juga diduga memasok setengah kilogram sabu setiap hari ke kawasan Gang Pante, Kampung Lalang—wilayah yang sudah lama dikenal sebagai titik rawan narkoba.

Aktivitas mereka bukan sekadar melanggar hukum, tetapi juga merobek tatanan sosial masyarakat, menghancurkan masa depan generasi muda yang perlahan terjerat candu.

Warga sekitar hanya bisa mengadu dalam bisu. Suara mereka tercekik oleh rasa takut, namun harapan belum sepenuhnya padam. Mereka menyerukan agar Kapolrestabes Medan segera turun tangan, melakukan penggerebekan besar-besaran, dan menangkap kedua bandar keji itu tanpa kompromi.

“Sudah terlalu lama mereka beraksi. Kami takut anak-anak muda kami hancur karena narkoba. Tolong aparat segera bertindak sebelum semuanya terlambat,”
ujar seorang warga yang meminta agar identitasnya dirahasiakan.

Masyarakat menegaskan satu suara:
tidak ada tempat bagi pengedar dan bandar narkoba di Sunggal.
Mereka mendesak agar Pajar Thamrin dan Fahriyal alias Tok Ai segera diburu, digerebek, dan ditangkap hidup-hidup—agar keadilan benar-benar tegak dan generasi muda terselamatkan dari racun yang mematikan.

(TIM)

Berita Terkait

KPH Wilayah VIII Perkuat Pengamanan Hasil Hutan dan Tata Niaga Getah Pinus
Diduga Buang Limbah Sembarangan, Pengolahan Getah Pinus Disorot
Panen Raya Jagung di Kebun SAE, Lapas Kupang Sulap Lahan Batu Karang Jadi Simbol Ketahanan Pangan NTT
SEMMI Sulsel Gelar Aksi di PT KIMA dan Kejati, Nilai Direktur Utama Gagal Total Kelola Kawasan Industri
Hanin Nailal Husna Raih Beasiswa Teladan Jalur Tahfidz 30 Juz di UIN Malang
Berita Media LensaBhayangkara Tentang Dugaan Peredaran Narkoba di Rumah Tahanan Negara Kelas I Medan Dipastikan Hoaks dan Tidak Berdasar
Dukung Penuh Berdirinya SPPG Binjai 2 Kecamatan Medan Denai, Mulya Koto Angkat Bicara
Siaran Pers Tegaskan Komitmen Bersih Narkoba, HP Ilegal dan Peniouan Online, Lapas Labuhan Ruku Laksanakan Ikrar Pemasyarakatan

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:22

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Bulukumba Siapkan Turnamen Mobile Legends Berhadiah Jutaan Rupiah

Rabu, 10 Juni 2026 - 22:16

Kokain 600 Gram Lebih dari Selayar Dimusnahkan, Kapolres Pelabuhan Makassar Hadiri Konferensi Pers Polda Sulsel

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:46

Penanganan Perkara Komaruddin Disorot, Status Berkas Versi Penyidik dan Kejaksaan Tidak Sama

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:30

Aswar Ketua DPW KJNI Sulsel Angkat Bicara: Di Mana Negara Saat Seorang Putri 11 Tahun Ditandu 2 Kilometer Menuju Titik Ambulans?

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:48

Polres Pelabuhan Makassar Ajak Warga Perbanyak Ibadah Melalui Safari Memakmurkan Masjid

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:46

Polres Pelabuhan Makassar Kawal Aktivitas Sekolah, Hadirkan Semangat Polri Untuk Masyarakat

Selasa, 9 Juni 2026 - 00:59

Bukan Sekadar Lomba, Wagub Sulsel Sebut Pesparawi XIV Jadi Ruang Rawat Harmoni Bangsa

Senin, 8 Juni 2026 - 23:04

Patroli Dialogis Satsamapta Polres Pelabuhan Makassar, Warga Merasa Lebih Aman

Berita Terbaru