MEDAN
Forum Alumni Badan Eksekutif Mahasiswa Sumatera Utara (FABEM Sumut) menyampaikan aspirasi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) agar mempertimbangkan kembali usulan calon Komisaris Utama PT Bank Sumut yang diajukan oleh Gubernur Sumut Bobby Nasution.
Ketua DPW FABEM Sumut, Rinno Hadinata, dalam pernyataannya di kawasan Menteng 7, Medan Denai, Selasa (5/8/2025), mengungkapkan bahwa pihaknya berharap OJK dapat melakukan penilaian objektif terhadap calon yang diusulkan berdasarkan rekam jejak dan kompetensi di bidang perbankan.
“Harapan kami, OJK tetap menjaga integritas lembaga keuangan daerah dengan memastikan bahwa setiap figur yang menduduki jabatan strategis memiliki latar belakang dan kapasitas yang sesuai,” ujar Rinno.
Rinno menyebut bahwa pihaknya menilai pentingnya mempertimbangkan keahlian teknis, khususnya di sektor perbankan, dalam memilih komisaris utama demi menjaga kinerja dan kredibilitas Bank Sumut sebagai BUMD strategis di Sumatera Utara.
“Tujuan kami murni untuk menjaga agar lembaga keuangan milik daerah ini dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel,” katanya.
Ia juga menambahkan bahwa aspirasi yang disampaikan merupakan bentuk partisipasi publik dalam proses pengawasan terhadap pengelolaan BUMD, agar terhindar dari potensi polemik atau kesalahpahaman di masyarakat.
Diketahui, Gubernur Sumut telah mengajukan sejumlah nama untuk mengisi posisi strategis di PT Bank Sumut, termasuk calon komisaris utama dan komisaris non-independen. Salah satu nama yang diusulkan adalah Firsal Dida Mutyara, yang juga dikenal sebagai tokoh di bidang kewirausahaan.
Terkait hal tersebut, FABEM Sumut mendorong proses seleksi yang transparan dan akuntabel serta mengajak semua pihak untuk mengedepankan kepentingan kelembagaan dan masyarakat luas di atas segala kepentingan lainnya.(arif)

























