Eva Andriyani, Pergi Saat Kata-Kata Masih Ingin Dituliskan

REDAKSI MEDAN

Selasa, 23 Desember 2025 - 17:08

50189 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN
Tak ada tanda perpisahan. Tak ada pesan terakhir.

Nama Eva Andriyani tiba-tiba berhenti di antara percakapan para jurnalis—menyisakan sunyi yang tak mudah dijelaskan.

Perempuan yang selama ini hidup di antara kata, berita, dan empati itu telah berpulang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Innalillahi wa inna ilaihi raji’un.
Kabar duka itu sampai pada Selasa, 23 Desember 2025. Disampaikan dengan suara yang berat oleh Antonius Rudiyanto, adik almarhumah, kepada jurnalis Medan Aswani Hafit.

Eva telah lebih dulu pergi pada Selasa, 16 Desember 2025. Tubuhnya menyerah setelah lama bertahan melawan komplikasi penyakit jantung, paru-paru, dan ginjal.

Bagi banyak orang, Eva adalah nama di balik media.Bagi rekan-rekannya, ia adalah tempat pulang setelah lelah.

Di ruang-ruang redaksi yang sunyi, Eva dikenal sebagai sosok yang tak banyak meninggi suara, tapi selalu hadir ketika dibutuhkan. Ia menyimak, menimbang, lalu menulis—dengan hati-hati.

Kata-kata baginya bukan sekadar alat kerja, melainkan tanggung jawab moral.
“Almarhumah adalah teman bertukar narasi, teman berbagi beban, dan teman saling menguatkan,” ujar Aswani Hafit. Kalimat itu berhenti sejenak—seolah kehilangan tenaga untuk diteruskan.

Eva tidak hanya mengabdi pada berita. Ia percaya, jurnalisme harus menyentuh manusia. Di sela kesibukan redaksi AnekaFakta.com, ia terlibat dalam kegiatan sosial: menyantuni janda, menjangkau mereka yang sering luput dari kamera dan tajuk utama. Ia memilih jalan sunyi—memberi tanpa banyak bicara.

Kini, jalan itu terhenti.
Tak ada lagi diskusi panjang di balik layar. Tak ada lagi pesan singkat yang tiba-tiba masuk hanya untuk bertanya, “Sudut pandangnya sudah pas?” Yang tersisa adalah kenangan tentang ketulusan, dan kesadaran yang menyesakkan: bahwa hidup bisa berhenti kapan saja, bahkan ketika niat baik masih panjang.

Kepergian Eva Andriyani menyisakan duka yang tak gaduh, tapi dalam. Duka yang merambat pelan—seperti tinta yang jatuh ke kertas basah, lalu menyebar tanpa bisa ditarik kembali.
Doa-doa pun mengalir, lirih.
Ya Allah, ampuni ia.
Rahmati ia.
Lapangkan kuburnya.
Terimalah setiap kebaikan yang pernah ia titipkan lewat kata dan perbuatan.
Eva telah pulang.
Dan dunia jurnalistik kehilangan satu suara yang memilih berbicara dengan hati.(***)

Berita Terkait

Dari Resah Jadi Perlawanan: Warga Bersatu Tolak Dugaan Peredaran Obat Golongan G
Ketua MPW Pujaketarub Sumut Serahkan SK Mandat, DPD Pujaketarub Deli Serdang Siap Kembangkan Organisasi
Hakim Syahputra–Muhammad Alif Purnama Siap Bawa Semangat Baru bagi Pemuda Sedinginan
Kawal Program Swasembada Pangan, Bhabinkamtibmas Pastikan Kesiapan Lahan Jagung
Janji Tinggal Janji Pembayaran Sewa Alat Escavator Pasca Bencana Semakin Tak Jelas
Publik Dibuat Geger! Tuduhan Gudang BBM Milik Anggota TNI AU Berujung Klarifikasi Mengejutkan
Kodam XIX Tuanku Tambusai Hadirkan Hiburan Rakyat hingga Nobar Final Piala Dunia, Festival Nusantara Ditutup Meriah
Kapolsek Panipahan Turun ke Lahan, Pastikan Tanaman Jagung Tumbuh Optimal

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:19

Janji Tinggal Janji Pembayaran Sewa Alat Escavator Pasca Bencana Semakin Tak Jelas

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:32

Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik dan Pengancaman di Tanjung Morawa Dinilai Berjalan Lamban, Pelapor Harapkan Kepastian Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 - 01:27

PHI Medan Tolak Gugatan 101 Pensiunan dan Ahli Waris PTPN II

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:23

15.080 Pelari Ramaikan Riau Bhayangkara Run 2026, Gaungkan Gerakan Lawan Karhutla

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:32

Kodam XIX Tuanku Tambusai Dukung Green Policing, Riau Bhayangkara Run 2026 Satukan TNI, Polri dan Masyarakat

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:46

Pegiat Sosial Sayangkan Kekerasan yang Seret Nama Ketua DPRD Lebak

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:12

Kapolda Flag Off Riau Bhayangkara Run 2026: Riau Melawan Karhutla

Minggu, 19 Juli 2026 - 12:04

Aksi Humanis Ransus IPK Tanjung Rejo Panen Apresiasi, Pengguna Jalan Merasa Sangat Terbantu di Tengah Pelantikan PAC IPK Medan Sunggal

Berita Terbaru