Sentuhan Magis Budaya Papua: Saat Mahkota dan Noken Menyambut Energi Positif Rombongan Pejabat Sulsel

REDAKSI SULSEL

Sabtu, 20 Juni 2026 - 20:01

5067 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LENSABHAYANGKARA.COM, MANOKWARI – Setelah mengudara selama 2,5 jam bersama maskapai Super Air Jet IU 221, rombongan pejabat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan, Kanwil Kemenag Sulsel, serta kelompok terbang (kloter) ketiga kontingen Pesparawi Sulsel akhirnya mendarat dengan selamat di Bandar Udara Rendani, Manokwari, Papua Barat, Sabtu (20/6/2026) pagi.

 

Begitu menginjakkan kaki di bumi Papua, rombongan langsung disambut dengan atmosfer kemeriahan yang dipersiapkan oleh pejabat Pemprov Papua Barat, pemerintah kabupaten setempat, jajaran Kanwil Kemenag Papua Barat, hingga pengurus Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Papua Barat melalui prosesi adat yang penuh kehangatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Momen sakral penuh penghormatan terlihat saat Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Sulsel, H. Aminuddin, dipasangkan Mahkota Papua. Di saat yang sama, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kanwil Kemenag Sulsel, Hj. Saidah Ali Yafid, disematkan noken—tas tradisional rajutan khas yang menjadi simbol luhur jati diri masyarakat Papua.

 

Sapaan hangat bernuansa budaya ini juga dianugerahkan kepada Staf Ahli Gubernur Sulsel Bidang Ekonomi Kerakyatan, Dr. Since Erna Lamba, SP, MP, serta Ketua PGIW Sulselra, Pdt. Yohanis Metris, S.Th, yang turut hadir mendampingi serta membakar semangat kontingen Sulsel di ajang Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026 ini.

 

Rasa takjub dan haru pun tidak bisa disembunyikan oleh Aminuddin atas sambutan luar biasa dari panitia dan warga Manokwari. “Kami sangat mengapresiasi penerimaan yang luar biasa ini. Sejak awal mendarat, aura persaudaraan begitu kental terasa, dan ini menjadi suntikan energi positif yang luar biasa bagi seluruh kontingen Sulawesi Selatan untuk memberikan yang terbaik di ajang Pesparawi,” tuturnya penuh semangat.

 

Ia menambahkan, ketulusan dan keramahtamahan yang diperlihatkan oleh pemerintah daerah serta masyarakat setempat menjadi bukti nyata kesiapan total Papua Barat sebagai tuan rumah perhelatan akbar tingkat nasional ini. “Pelayanannya jempolan, mulai dari manajemen kedatangan hingga prosesi sambutan. Terima kasih dan penghormatan setinggi-tingginya untuk semua pihak yang telah menyambut kami dengan hati terbuka,” imbuhnya.

 

Setali tiga uang, Ketua DWP Kanwil Kemenag Sulsel, Hj. Saidah Ali Yafid, mengakui bahwa sentuhan tradisi Papua ini menggoreskan kesan mendalam di hati rombongan. “Kami merasa langsung diadopsi sebagai keluarga sendiri. Penyematan noken dan seluruh prosesi adat tadi bukan sekadar seremonial, melainkan pengalaman berharga yang memperlihatkan betapa megah dan kayanya kebudayaan Papua,” urainya.

 

Kehadiran jajaran top manajemen Pemprov dan Kanwil Kemenag Sulsel ini menjadi bukti dukungan moral yang masif bagi kontingen Sulawesi Selatan, yang siap bertarung habis-habisan dalam 9 kategori lomba pada Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Tahun 2026 di Manokwari, Papua Barat.

 

Utusan LPPD Lutim

 

Rombongan kloter 3 kontingen Pesparawi Sulsel yang tiba pagi tadi bersama sejumlah pejabat Pemprov dan Kanwil Kemenag Sulsel, merupakan utusan Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Kabupaten Luwu Timur (Lutim) sebanyak sekitar 60 personel yang terdiri dari peserta, pelatih, official dan pengurus LPPD Lutim.

 

Setelah mengikuti acara penyambutan di Bandara Rendani, Manokwari, rombongan dibawa menuju markas kontingen Pesparawi Sulsel di kompleks Kantor Badan Pengembangan SDM Provinsi Papua Barat dan dijamu sarapan pagi oleh pengurus Ikatan Keluarga Toraja (IKT) Manokwari bersama Ikatan Perempuan Toraja (IPT) Manokwari. (*)

Berita Terkait

Prajurit Korem 143/HO Antarkan Paskibraka Sultra Raih Juara 2 Umum LKBB-PB MPR RI
Wartawan dan Organisasi Pers Bahas Implikasi RUU Perampasan Aset dalam Seminar SWI
Maulid Nabi di Ponpes Al-Huda Marzuki Al-Jazuli, Momentum Meneladani Akhlak Rasul dan Mempererat Ukhuwah Islamiyah
Cafe di Jl. AP Pettarani Makassar Dirusak Orang Tak Dikenal, Pemilik Resmi Lapor Polisi
Tender Dermaga Kajang Rp30,9 Miliar Dipertanyakan, JAS Soroti Rekam Jejak dan Afiliasi Peserta
Bobol Toko Baja di Talaga dan Gasak Rp 285 Juta, 3 Komplotan Residivis Lintas Daerah Diringkus Polres Majalengka
Tujuh Orang Urus Surat Pengadilan, 20 Lulus Administrasi Baitul Mal Gayo Lues: Pansel Sebut Bisa Diganti SKCK
Semangat Kemerdekaan Satukan Warga Babakan Talang ,  Karang Taruna RW 02 Desa Bojongkoneng Gelar Pesta Rakyat Penuh Kebersamaan

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 11:37

Ujian SIM di Polres Binjai Berikan Edukasi Berkendara, Warga: Lebih Paham Cara Mengemudi yang Benar

Senin, 7 September 2026 - 22:02

Prof Dr Sutan Nasomal Ketum YLBH Profesor Sutan Nasomal SH MH Menyematkan Gelar CFLE Kepada Evan Satriadi CFLE Untuk Berikan Pelayanan Hukum Rakyat Miskin!!!

Kamis, 3 September 2026 - 14:49

Sengketa Lahan Makin Runcing, Kuasa Hukum Alimin Tantang Polda Sumut Gelar Perkara Khusus

Kamis, 3 September 2026 - 11:11

Seleksi 6 Calon Penghulu Dipersoalkan, Tes Ulang di Mess Bupati Picu Kecurigaan Masyarakat

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:21

Tujuh Orang Urus Surat Pengadilan, 20 Lulus Administrasi Baitul Mal Gayo Lues: Pansel Sebut Bisa Diganti SKCK

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:06

Sanksi Administratif Gubernur Tak Dihiraukan, PT HAI Dituding Lawan Perintah Pemerintah, AMPL Bawa Persoalan ke Gakkum

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:21

*9 BULAN PASCA-LONGSOR: Hak Sewa Alat Berat  Mandeg, Realisasi Janji Darurat BPBD Gayo Lues Dipertanyakan** 

Rabu, 26 Agustus 2026 - 01:50

Netralitas Aparatur Kampong Dipertanyakan, Pengawas Akui Ada Pelanggaran

Berita Terbaru