Karo – Lensabhayangkara – Pemerintah Kabupaten Karo melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karo menindaklanjuti laporan mengenai beredarnya vidio terhambatnya perjalanan Rombongan Serayan/Pt/Dkn/Em, Nora/Naras GBKP Runggun Lingga Julu yang berada di Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, akibat cuaca ekstrem dan bencana yang melanda di wilayah tersebut.
Berdasarkan keterangan pimpinan rombongan Prt M Ginting, kepada wartawan mengatakan, “rombongan kami berjumlah 24 orang, sebelumnya melaksanakan kegiatan Wisata Rohani ke pulau pandan, sibolga pada hari senin, 24 November 2025. Sesuai jadwal awal rombongan akan kembali ke Karo pada Selasa, 25 November 2025. Namun, kondisi cuaca ekstrem mengakibatkan akses transportasi terganggu karna sejumlah badan jalan mengalami longsor dan putus total, demikian juga dengan akses telekomunikasi sempat hilang signal sehingga rombongan kami tidak dapat melanjutkan perjalanan sesuai rencana,” ujarnya
Hasil koordinasi Kadis Kominfo Hesti Maria Br Tarigan SH, MH dengan Camat Simpang Empat, Elisa Br Ginting, S.IP, M.Si, berdasrkan keterangan Camat Simpang Empat pihaknya telah berkomunikasi dengan Sekretaris Desa Lingga Julu, Saul Surbakti, yang juga turut serta dalam rombongan. Informasi yang diterima menyebutkan bahwa seluruh 24 warga Desa Lingga Julu saat ini dalam kondisi sehat dan baik, dan sementara rombongan sudah ditampung di Grand Pandan Hotel Kota Sibolga,” terang Kadis
Tambahnya lagi, Bapak Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes juga sudah menginstruksikan Kepala Pelaksana BPBD Karo untuk segera melakukan koordinasi intensif dengan berbagai pihak terkait, dan memastikan pemantauan terus-menerus agar pemulangan rombongan berjalan lancar dan aman sampai di karo, ungkap Hesti
Hal senada juga disampaikan Kepala Pelaksana BPBD Karo, Juspri M Nadeak, S.Sos, MA, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan BPBD Tapanuli Tengah, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah dan ke pihak BPBD Provinsi Sumatera Utara.
“Rombongan akan dipulangkan segera setelah kondisi jalan memungkinkan dan dinyatakan aman untuk dilalui. Pemkab Karo terus memantau situasi dan melakukan segala upaya sesuai instruksi Bupati Karo untuk memastikan proses pemulangan berjalan aman dan lancar.” Pungkasnya
Pemkab Karo juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi di wilayah Sumatera Utara.
Penulis : AGM
























