Gubernur dan Kapolda Riau Kompak: Tidak Ada Ruang Kompromi Bagi Aktivitas PETI di Wilayah Sungai Kuantan

LENSA BHAYANGKARA

Kamis, 31 Juli 2025 - 15:44

50179 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Riau,Kuantan Singingi, baranews.com – Satgas Polda Riau langsung bergerak melakukan penertiban penambangan emas tanpa izin (PETI) pasca apel pasukan. Operasi yang dipimpin Wakapolda Riau Brigjen Jossy Kusumo menindak aktivitas PETI di Kecamatan Kuantan Tengah dan memusnahkan empat rakit di lokasi.
Penertiban dilakukan di sebuah lahan sawit di Pintu Gobang Kari, Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuansing, pada Kamis (31/7/2025) siang tadi.

Di lokasi tersebut, personel Satgas menemukan sebanyak 4 rakit PETI yang langsung dimusnahkan dan dibakar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, ditemukan juga 1 unit mesin pompa, gulungan selang, 1 tampi dulang emas, 1 drum plastik, dan karpet cacing. Barang bukti tersebut diamankan oleh Satreskrim Polres Kuansing.

Personel berjumlah 52 orang yang mendapatkan informasi adanya aktivitas PETI langsung meluncur ke lokasi. Sayangnya, pelaku telah melarikan diri dan hanya tersisa rakit bersama barang bukti lainnya.

Wakapolda Brigjen Jossy hadir di lokasi bersama Dirreskrimsus Polda Riau Kombes Ade Kuncoro, Dansat Brimob Kombes I Ketut Gede Adi Wibawa, Kabid Propam Polda Riau Kombes Harissandi, Dirsamapta Polda Riau Kombes Syahrial M Said, dan Kapolres Kuansing Kombes Raden Ricky Pratidiningrat.

Sebelumnya, Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan menyampaikan bahwa operasi ini dilaksanakan sebagai bagian dari pendekatan Green Policing, yaitu penegakan hukum yang berpihak pada kelestarian alam dan kesadaran kolektif.

Polda Riau juga telah berkoordinasi dengan Polda Sumatera Barat dalam penindakan ini, yang mana Sungai Kuantan ini hulunya ada di wilayah Sumbar.

“Kami sudah berkoordinasi lintas provinsi, termasuk dengan pihak di Sumatera Barat, karena dampak kerusakan lingkungan ini lintas batas. Persepsi publik bisa terbentuk hanya dari satu unggahan media sosial, dan itu bisa berdampak pada citra seluruh masyarakat Riau,” tegas Kapolda.

Sementara itu, Gubernur Riau Abdul Wahid menegaskan, tidak ada lagi ruang kompromi bagi aktivitas tambang ilegal yang merusak sungai dan lingkungan, khususnya menjelang perhelatan nasional Festival Pacu Jalur di Kuansing.

“Saya, bersama Bapak Kapolda, Bupati, Danrem, dan Kajati, sepakat bahwa tidak ada lagi toleransi terhadap aktivitas-aktivitas yang merusak, terutama di wilayah sungai. Sungai adalah sumber air, sumber budaya, dan bagian dari marwah kita,” ujar Abdul Wahid di Teluk Kuantan.

Ia juga menegaskan, Pemprov Riau saat ini sedang menyiapkan penerbitan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) melalui Dinas ESDM sebagai solusi legal bagi masyarakat agar tetap dapat beraktivitas secara sah dan berkelanjutan.

“Kami tidak ingin masyarakat hanya ditertibkan, tapi juga harus diberikan alternatif ekonomi yang legal, aman, dan produktif,” lanjut Wahid.

(Ros.H)

Berita Terkait

Kemampuan Pertolongan Pertama Jadi Fokus Pelatihan Polisi Polda Riau
PGRI Provinsi Riau Audensi dengan Kejaksaan Tinggi Riau Bahas Perlindungan Hukum Bagi Guru
Dinas Kesehatan Tegaskan: Tak Ada Unsur Kesengajaan di SMA Negeri Plus Riau
Kabid SMA Disdik Riau Pastikan Kesehatan Siswa Asrama Jadi Prioritas di Tengah Cuaca Ekstrem
SWI Minta Polisi Bongkar Aktor Intelektual di Balik Serangan Terhadap Wartawan Subulussalam
Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan Hadiri Kebaktian Rohani, Tanam Semangat Kebangsaan dan Cinta Lingkungan di Riau
Bakti Sosial Propam Polda Riau Jadi Inspirasi Anggota Polri untuk Peduli, Berbagi, dan Membangun Kepercayaan
Wakapolda Riau Dapat Apresiasi HMI Riau Atas Sinergi dan Perlindungan Selama Aksi Damai

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:00

Bertahap, Pemkab Karo Mulai Perbaiki Infrastruktur Jalan Udara–Simpang Empat

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:52

Bupati Karo Resmi Buka Karo Open Karate Championship 2026 Piala Bupati Karo

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:37

PT HAMI Group Indonesia Diduga Pasang Jaringan Internet Ilegal Di Kabupaten Karo

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:21

Bupati Karo Gelar Sambang Warga di Desa Kem Kem Kecamatan Tigabinanga Kabupaten Karo

Kamis, 1 Oktober 2026 - 09:57

Kabar Baik,” Perubahan APBD Kabupaten Karo 2026 Disahkan, Pendapatan Daerah Naik Rp 12,26 Miliar

Kamis, 1 Oktober 2026 - 09:27

Perubahan APBD Kabupaten Karo 2026 di Sahkan, Bupati Karo Dorong Percepatan Realisasi program Kegiatan

Sabtu, 26 September 2026 - 16:46

Wakil Rektor II Kampus ITB Cabang Kabanjahe Ditemukan Tewas, Diduga Korban Pembunuhan

Jumat, 25 September 2026 - 12:21

Sampai Saat Ini PT HAMI Belum Kantongi Izin Resmi

Berita Terbaru