Polres Aceh Tenggara dan Mahasiswa STIK 83/WPS Resmikan Sumur Bor, Harapan Baru Pengungsi Simpur Jaya Pasca Banjir

LENSA BHAYANGKARA

Selasa, 24 Februari 2026 - 19:57

50136 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tenggara – Wujud kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana kembali ditunjukkan oleh Polres Aceh Tenggara bersama Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Angkatan 83/WPS dengan menyerahkan bantuan sosial sekaligus meresmikan sumur bor di lokasi pengungsian Desa Simpur Jaya, pasca banjir yang melanda wilayah tersebut. 24 Februari 2026

Peresmian sumur bor ini menjadi jawaban atas kebutuhan mendesak warga pengungsi akan ketersediaan air bersih. Sejak banjir melanda, masyarakat mengalami kesulitan mendapatkan air layak pakai untuk kebutuhan sehari-hari seperti memasak, mandi, dan mencuci.

Kapolres Aceh Tenggara AKBP Yulhendri,S.I.K melalui Kasubsi Penmas Ipda Patar Erwinsyah Nababan,S.H menyampaikan bahwa pembangunan sumur bor ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga membantu pemulihan pascabencana.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Air bersih adalah kebutuhan utama. Kami berharap sumur bor ini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh warga pengungsian dan menjadi solusi jangka panjang bagi masyarakat Desa Simpur Jaya,” ujarnya saat peresmian.

Selain meresmikan sumur bor, Polres Aceh Tenggara dan Mahasiswa STIK 83/WPS juga menyerahkan bantuan berupa sembako dan kebutuhan harian lainnya kepada warga terdampak banjir. Bantuan tersebut disambut haru oleh masyarakat yang hingga kini masih berupaya bangkit dari dampak bencana.

Kehadiran para mahasiswa STIK turut memberikan semangat tersendiri bagi warga. Sinergi antara Polri dan calon perwira ini menjadi bukti komitmen bersama dalam mengedepankan nilai kemanusiaan dan pengabdian kepada masyarakat.

Masyarakat Desa Simpur Jaya menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Dengan diresmikannya sumur bor tersebut, diharapkan kondisi pengungsi semakin membaik dan proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat.

Kegiatan ini menjadi simbol kuat bahwa di tengah ujian bencana, solidaritas dan kepedulian tetap menjadi fondasi utama dalam membangun kembali harapan masyarakat.

Berita Terkait

Dana Pilkades Sudah Dianggarkan, Mengapa Bakal Calon Pengulu Masih Dibebani Biaya Pendaftaran?
Bupati Aceh Tenggara Atur Ketat Pembelian BBM Bersubsidi, Aturan Berlaku Mulai 21 Juli 2026
Dugaan Pungutan PIP Lima Puluh Ribu Rupiah di SDN 2 Biak Muli Minta Diusut Tuntas
Bungkamnya BSI Kutacane Atas Pesan Berantai Soal Pelecehan Jadi Preseden Buruk Etika Perbankan
Pelukan Terakhir di Bumi Sepakat Segenep, Kapolres Aceh Tenggara Berpamitan kepada Purnawirawan
Empat Tahun Menanti Kepastian Hukum, Pelapor Pertanyakan Keseriusan Penanganan Kasus DPO Penipuan dan Penggelapan
Mantan Peraih Kompolnas Award 2022, IPTU Muhammad Abidinsyah Dipercaya Jabat Kasatreskrim Polres Langsa
Ramai Menuduh Aset Desa Raib, Pelapor Justru Dituding Punya Motif Pribadi dan Dendam Lama

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 02:47

Ketika Tenda Warga Dibakar di Geumpang, Dugaan Tambang Berbasis Modal Asing Justru Memunculkan Misteri Baru

Selasa, 22 September 2026 - 00:18

Konflik Membara Di Peti Geumpang , DLH Pidie Klaim Cek Air & Tanah, Amat Tong Red Tantang Balik: “Bek Pegot-Pegot Abah Bagai Siuro Sepot! Itu Tambang China, Kami Warga Geumpang Dilarang Kerja

Senin, 21 September 2026 - 05:53

133 Alat Berat Disorot, Setoran Rp32 Juta per Unit per Bulan Diduga Jadi Aliran Uang di Balik Tambang Emas Ilegal Geumpang

Selasa, 15 September 2026 - 02:09

Tambang Emas Ilegal Geumpang Pidie Makin Masif, Alat Berat Terus Menggerus Kawasan, LLA Akan Laporkan Dugaan Pelanggaran ke Polda Aceh

Berita Terbaru