Kapolres Aceh Tenggara Tegaskan 196 Rumah Hanyut Akibat Banjir, Warga Butuh Tenda Darurat

LENSA BHAYANGKARA

Sabtu, 13 Desember 2025 - 17:04

50166 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE — Banjir besar yang menerjang kawasan Lawe Mengkudu hingga Rumah Bundar, Kabupaten Aceh Tenggara, meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat. Bukan sekadar rusak, sebanyak 196 rumah warga dilaporkan hanyut dan hilang sepenuhnya terseret derasnya arus banjir, Sabtu (13/12/2025).

Kapolres Aceh Tenggara, AKBP Yulhendri, SIK, menegaskan bahwa rumah yang hanyut harus dipisahkan dari kategori rusak berat, karena dampaknya jauh lebih fatal bagi korban terdampak.

Rumah yang hanyut berarti masyarakat kehilangan tempat tinggal sepenuhnya, tidak ada lagi yang bisa diperbaiki. Kondisi ini membutuhkan perhatian khusus dan penanganan yang berbeda,” tegas AKBP Yulhendri, SIK, saat meninjau langsung wilayah terdampak banjir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan, pemisahan data tersebut sangat penting agar penyaluran bantuan dari pemerintah dapat dilakukan secara cepat, tepat sasaran, dan berkeadilan bagi para korban.

Lebih lanjut, Kapolres Aceh Tenggara AKBP Yulhendri, SIK, memastikan bahwa jajaran Polres Aceh Tenggara terus hadir di tengah masyarakat. Mulai dari pengamanan lokasi bencana, pendampingan warga terdampak, hingga dukungan terhadap proses penyaluran bantuan kemanusiaan.

Sementara itu, warga bersama relawan berharap fakta 196 rumah yang hilang terbawa arus terus disuarakan dalam pemberitaan, agar tidak luput dari perhatian pemerintah daerah maupun pusat. Mereka menilai, apabila pembangunan rumah pengganti belum dapat segera direalisasikan, penyediaan tenda darurat menjadi kebutuhan mendesak bagi warga yang kini kehilangan tempat tinggal.

Masyarakat juga mengajak seluruh elemen, baik pemerintah, organisasi sosial, maupun masyarakat luas, untuk turut membantu korban banjir dalam bentuk apa pun, sebagai wujud kepedulian dan empati terhadap sesama.

(Redaksi)

Berita Terkait

Bupati Aceh Tenggara Atur Ketat Pembelian BBM Bersubsidi, Aturan Berlaku Mulai 21 Juli 2026
Dugaan Pungutan PIP Lima Puluh Ribu Rupiah di SDN 2 Biak Muli Minta Diusut Tuntas
Bungkamnya BSI Kutacane Atas Pesan Berantai Soal Pelecehan Jadi Preseden Buruk Etika Perbankan
Pelukan Terakhir di Bumi Sepakat Segenep, Kapolres Aceh Tenggara Berpamitan kepada Purnawirawan
Empat Tahun Menanti Kepastian Hukum, Pelapor Pertanyakan Keseriusan Penanganan Kasus DPO Penipuan dan Penggelapan
Mantan Peraih Kompolnas Award 2022, IPTU Muhammad Abidinsyah Dipercaya Jabat Kasatreskrim Polres Langsa
Ramai Menuduh Aset Desa Raib, Pelapor Justru Dituding Punya Motif Pribadi dan Dendam Lama
Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Perkuat Penindakan Sabu, Warga Diajak Aktif Laporkan Peredaran Narkotika

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 18:39

Wali Kota Medan Apresiasi HUT ke-48 GM FKPPI, Lepas Ribuan Peserta Funwalk di Lapangan Merdeka

Minggu, 20 September 2026 - 16:03

Peringati HUT ke-81 TNI,Kodim 0203/Lkt Gelar Baksos Kesehatan Gratis,Ratusan Warga Hadir

Sabtu, 19 September 2026 - 18:10

Lapas Sibolga Turun Bersama Masyarakat, Bersihkan Sungai dan Benahi Jalan Rusak

Sabtu, 19 September 2026 - 07:59

Rutan I Medan Gandeng Ratusan Pasukan Gegana Brimob, TNI, Polri, BNN Gelar Razia Gabungan Skala Besar dan Tes Urine Massal Warga Binaan

Jumat, 18 September 2026 - 12:17

Dukung Program Kementerian Imipas, Kalapas Pancur Batu Sambut Kunjungan PC GM FKPPI Medan

Jumat, 18 September 2026 - 09:42

Dinilai Tak Mampu Bangun Sinergi dengan Media, Ketua AJMI dan Pokja Media Online Minta Pangdam I/BB Evaluasi Kasi Media Online

Kamis, 17 September 2026 - 16:09

Mahkamah Agung Kabulkan Kasasi, Batalkan Vonis PT Medan dalam Perkara Bambang alias Bembeng

Kamis, 17 September 2026 - 08:39

Lapas Kelas IIA Binjai Perkuat Deteksi Dini Kamtib melalui Razia Gabungan dan Tes Urine 150 WBP

Berita Terbaru