Dugaan Kecurangan Pengusulan Honorer PPPK di Aceh Tenggara Dilaporkan ke Polisi

LENSA BHAYANGKARA

Sabtu, 22 November 2025 - 16:31

50304 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane — Praktik dugaan manipulasi data kembali mencoreng proses pengusulan Tenaga Honorer Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Kabupaten Aceh Tenggara. Seorang aktivis pemerhati kebijakan publik daerah, Freddy Sinaga, melaporkan secara resmi dugaan tersebut ke Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Aceh Tenggara pada 21 November 2025.

Dalam laporan bernomor REG/359/XI/2025/Reskrim itu, Freddy menyampaikan adanya sejumlah nama yang diusulkan sebagai tenaga honorer PPPK Paruh Waktu, tetapi tidak pernah tercatat atau diketahui pernah bekerja sebagai honorer di instansi pemerintah daerah secara faktual. Ia menyebut, temuan tersebut diperkuat oleh hasil penelusuran di lapangan maupun aduan dari masyarakat yang menyuarakan keresahannya melalui berbagai kanal media sosial.

Freddy menilai praktik ini mencerminkan bentuk penyimpangan administrasi yang serius. Ia mengungkapkan banyak warga yang sudah bertahun-tahun mengabdi sebagai honorer justru tidak diikutsertakan dalam daftar usulan. Sementara, beberapa nama yang diduga tidak memiliki rekam jejak kerja sebagai honorer malah dimasukkan ke dalam daftar calon peserta PPPK Paruh Waktu. “Ini bukan hal sepele. Ini menyangkut masa depan orang banyak. Transparansi dan akurasi data harus menjadi prioritas,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelum menempuh jalur hukum, Freddy mengaku telah mengirimkan somasi resmi kepada Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Aceh Tenggara guna meminta kejelasan mengenai dasar dan mekanisme pengusulan nama-nama tersebut. Namun hingga kini, somasi itu tidak mendapat tanggapan.

Ketiadaan klarifikasi dari BKPSDM dinilai sebagai bentuk abai terhadap prinsip keterbukaan informasi publik, terlebih lembaga tersebut memegang peran sentral dalam proses usulan tenaga kerja non-ASN di tingkat daerah. Freddy berharap laporan yang telah diterima penyidik IPTU Zery Irfan, S.H., M.H., dapat membuka ruang penyelidikan yang obyektif, transparan, dan menyeluruh. Ia juga meminta agar semua pihak yang terlibat dalam prosedur usulan segera dipanggil dan dimintai keterangan guna mencari titik terang persoalan ini.

Kasus ini menyita atensi masyarakat luas, tidak hanya dari kalangan honorer tetapi juga dari kelompok masyarakat sipil yang selama ini aktif mendorong akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan di Aceh Tenggara. Mereka meminta agar hukum ditegakkan dan setiap pelaku penyalahgunaan wewenang dalam proses administrasi kepegawaian diberikan sanksi tegas.

Sementara itu, pihak Satreskrim Polres Aceh Tenggara menyatakan akan menindaklanjuti laporan secara profesional sesuai prosedur yang berlaku. Penanganan perkara ini akan diawali dengan tahap klarifikasi data dan pemanggilan saksi, termasuk kemungkinan pemeriksaan terhadap dokumen resmi yang dikeluarkan pihak BKPSDM.

Masyarakat berharap proses hukum ini tidak hanya sebatas pengungkapan kasus, tetapi juga menjadi pintu masuk untuk perbaikan sistem kepegawaian honorer di tingkat daerah. Salah satu yang menjadi sorotan adalah perlunya standar verifikasi yang ketat dan basis data yang sinkron antara pemerintah provinsi, kabupaten, serta instansi teknis.

Isu tenaga honorer memang menjadi persoalan klasik dalam tata kelola birokrasi di berbagai daerah. Tidak jarang, rekrutmen hingga pengusulannya kerap diwarnai praktik nepotisme, tidak transparan, dan minim akurasi. Karena itu, dugaan manipulasi data sebagaimana terjadi di Aceh Tenggara harus menjadi perhatian bersama agar keadilan bagi tenaga honorer yang benar-benar bekerja dan mengabdi selama ini bisa benar-benar ditegakkan.

Berbagai elemen masyarakat menyatakan kesiapan untuk terus mengawal jalannya proses penyelidikan kasus ini hingga selesai. Mereka juga menegaskan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja BKPSDM dan memastikan seluruh proses administrasi berjalan sesuai prinsip meritokrasi serta aturan perundang-undangan yang berlaku.

Fernando/Gabe

Berita Terkait

Bupati Aceh Tenggara Atur Ketat Pembelian BBM Bersubsidi, Aturan Berlaku Mulai 21 Juli 2026
Dugaan Pungutan PIP Lima Puluh Ribu Rupiah di SDN 2 Biak Muli Minta Diusut Tuntas
Bungkamnya BSI Kutacane Atas Pesan Berantai Soal Pelecehan Jadi Preseden Buruk Etika Perbankan
Pelukan Terakhir di Bumi Sepakat Segenep, Kapolres Aceh Tenggara Berpamitan kepada Purnawirawan
Empat Tahun Menanti Kepastian Hukum, Pelapor Pertanyakan Keseriusan Penanganan Kasus DPO Penipuan dan Penggelapan
Mantan Peraih Kompolnas Award 2022, IPTU Muhammad Abidinsyah Dipercaya Jabat Kasatreskrim Polres Langsa
Ramai Menuduh Aset Desa Raib, Pelapor Justru Dituding Punya Motif Pribadi dan Dendam Lama
Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Perkuat Penindakan Sabu, Warga Diajak Aktif Laporkan Peredaran Narkotika

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 15:08

Kuasa Hukum Korban Curanmor Datangi Satreskrim Polresta Pekanbaru Kawal Kasus

Kamis, 17 September 2026 - 16:06

Dakwaan Korupsi Gugur, Eks Bendahara BOS SMK Ganda Husada Divonis Lepas!

Minggu, 13 September 2026 - 01:05

Kelangkaan BBM dan GAS LPG Semakin Meluas, Adi Silele : “Rakyat Menjerit”

Sabtu, 12 September 2026 - 23:28

Antisipasi Geng Motor dan Balap Liar, Tim Resmob Polres Simalungun Gelar Patroli Skala Besar di Malam Libur

Jumat, 11 September 2026 - 11:37

Ujian SIM di Polres Binjai Berikan Edukasi Berkendara, Warga: Lebih Paham Cara Mengemudi yang Benar

Senin, 7 September 2026 - 23:18

Warga Bantah Barak Gang Saru Digunakan untuk Narkoba, Pertanyakan Temuan di Lokasi

Senin, 7 September 2026 - 22:02

Prof Dr Sutan Nasomal Ketum YLBH Profesor Sutan Nasomal SH MH Menyematkan Gelar CFLE Kepada Evan Satriadi CFLE Untuk Berikan Pelayanan Hukum Rakyat Miskin!!!

Kamis, 3 September 2026 - 14:49

Sengketa Lahan Makin Runcing, Kuasa Hukum Alimin Tantang Polda Sumut Gelar Perkara Khusus

Berita Terbaru