Miris.. Kades Kuala Sebatu Tak Mampu Tunjukkan Realisasi Dana Desa 2024 “Ada Apa?

REDAKSI SULSEL

Sabtu, 6 September 2025 - 14:08

50168 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lensabhayangkara.com Indragiri Hilir – Dugaan penyalahgunaan Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2024 di Desa Kuala Sebatu, Kecamatan Batang Tuaka, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, semakin menguat. Setelah tim investigasi awak media melakukan konfirmasi langsung kepada Kepala Desa Kuala Sebatu berinisial BW, yang bersangkutan tidak dapat menunjukkan bukti realisasi anggaran sebagaimana mestinya. Sabtu 6 September 2025.

 

Seperti diketahui, Desa Kuala Sebatu menerima kucuran Dana Desa 2024 sebesar Rp 1.296.384.000,- yang dialokasikan untuk berbagai program, mulai dari pembangunan jalan desa, jalan usaha tani, posyandu, hingga kegiatan pencegahan stunting.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Ketika dimintai klarifikasi, BW tidak mampu menunjukkan dokumen realisasi, baik berupa RAB, SPJ, maupun bukti fisik kegiatan. Ia hanya beralasan bahwa “kondisi sangat sulit”, tanpa memberikan penjelasan rinci terkait penggunaan anggaran ratusan juta rupiah tersebut. Sejumlah item pekerjaan dengan nilai fantastis, seperti Rp 110.847.000 untuk pengerasan jalan desa, Rp 137.765.000 untuk jalan usaha tani, serta Rp 147.000.000 untuk keadaan mendesak.

 

Masyarakat mendesak agar Aparat Penegak Hukum (APH) segera turun tangan melakukan pemeriksaan dan audit mendalam terhadap penggunaan Dana Desa Kuala Sebatu. Pasalnya, keterangan Kades BW yang tidak mampu mempertanggungjawabkan realisasi anggaran justru menambah kecurigaan publik.

 

 

Kasus ini pun menjadi sorotan di tengah komitmen Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran negara.

Berita Terkait

Tujuh Orang Urus Surat Pengadilan, 20 Lulus Administrasi Baitul Mal Gayo Lues: Pansel Sebut Bisa Diganti SKCK
Sanksi Administratif Gubernur Tak Dihiraukan, PT HAI Dituding Lawan Perintah Pemerintah, AMPL Bawa Persoalan ke Gakkum
*9 BULAN PASCA-LONGSOR: Hak Sewa Alat Berat  Mandeg, Realisasi Janji Darurat BPBD Gayo Lues Dipertanyakan** 
Netralitas Aparatur Kampong Dipertanyakan, Pengawas Akui Ada Pelanggaran
Penuh Keberkahan, PT Tuah Bhumi Karsa Gelar Syukuran Sekaligus Santuni Anak Yatim Piatu di Wilayah Duri
Tak Hanya Jaga Kamtibmas, Polsek Panipahan Aktif Dukung Program Ketahanan Pangan
Dari Kepedulian Jadi Aksi, PALEM DAS Indonesia Salurkan 4 Tong Sampah Ke UMKM Center Deli Serdang
Pembayaran Sewa Alat Berat Pascabencana di Gayo Lues Tersendat Di BNPB

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:21

Tujuh Orang Urus Surat Pengadilan, 20 Lulus Administrasi Baitul Mal Gayo Lues: Pansel Sebut Bisa Diganti SKCK

Senin, 31 Agustus 2026 - 05:26

Semangat Kemerdekaan Satukan Warga Babakan Talang ,  Karang Taruna RW 02 Desa Bojongkoneng Gelar Pesta Rakyat Penuh Kebersamaan

Minggu, 30 Agustus 2026 - 12:09

Sorotan pelayanan PO BINTANG TIMUR, penumpang tujuan makassar-Malili luwu timur keluhkan dugaan pelayanan kurang baik

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 22:36

Ransus Damkar Kodim 1408/Makassar Turut Padamkan Kebakaran di Jalan Kandea, 38 Rumah Terdampak

Selasa, 25 Agustus 2026 - 21:03

Aksi Bersih Lingkungan, Polwan Polres Pelabuhan Makassar Wujudkan Lingkungan Kerja Bersih dan Nyaman

Selasa, 25 Agustus 2026 - 21:01

Jelang Hari Jadi ke-78 Polwan RI, Polwan Polres Pelabuhan Makassar “Masuk Sekolah” Cegah Tawuran hingga Narkoba

Minggu, 23 Agustus 2026 - 14:52

Proyek Jalan Belum Diserahterimakan Sudah Retak, Siapa Pengawas dan Pelaksananya?

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:06

Air Mata Haru dan Doa Keberkahan Warnai Peringatan Maulid Nabi di Babakan Talang Ngamprah

Berita Terbaru