Diguyur Hujan Deras, Tetumpun Kembali Longsor, PT Hutama Karya Gerak Cepat Bersihkan Material Dan Kini Sudah Bisa Dilewati Kenderaan

REDAKSI BHAYANGKARA

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:19

5055 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES(selasa 16/6/2026) – Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Gayo Lues kembali memicu terjadinya longsor di kawasan Tetumpun, Kecamatan Putri Betung. Material tanah dan bebatuan yang turun dari tebing sempat menutupi badan Jalan Nasional, mengganggu akses transportasi yang menjadi jalur utama penghubung masyarakat.

Tak ingin akses jalan lumpuh lebih lama, PT Hutama Karya (HK) langsung bergerak cepat melakukan penanganan darurat di lokasi kejadian. Sejumlah alat berat diterjunkan untuk membersihkan material longsoran yang menutupi badan jalan.

Dua unit excavator Zoomlion milik PT SDM terlihat bekerja tanpa henti di lokasi guna mempercepat proses pembersihan. Kedua alat berat tersebut dioperasikan sebagai Respons cepat yang ditunjukkan PT Hutama Karya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pasalnya, kawasan Tetumpun dikenal sebagai salah satu titik rawan longsor yang kerap terdampak saat hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut.

Petugas di lapangan terus melakukan pemantauan mengingat cuaca di kawasan pegunungan Gayo Lues masih berpotensi hujan. Upaya pembersihan dilakukan secara maksimal agar arus lalu lintas kembali normal dan aktivitas masyarakat tidak terganggu.

“Kondisi cuaca yang masih ekstrem membuat risiko longsor susulan tetap ada. Namun tim dan alat berat terus disiagakan untuk memastikan akses Jalan Nasional Tetumpun tetap terbuka,” ujar salah seorang petugas di lokasi.

Hingga malam ini proses penanganan berlangsung, para pengguna jalan diimbau tetap berhati-hati saat melintasi kawasan Tetumpun dan mematuhi arahan petugas demi keselamatan bersama.

Hujan boleh mengguyur, longsor boleh terjadi, namun respons cepat petugas dan operator alat berat di lapangan menjadi bukti bahwa akses masyarakat tetap menjadi prioritas utama.(red)

Berita Terkait

MUNAS III FSPTSI sama KSPSI 2026: Dari Hotel Danau Toba Medan, PRAKA POLRI Resmi Diluncurkan Menuju Indonesia Aman, Tertib, dan Bersatu
Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, Arul Ajak Keluarga Besar KJNI Perkuat Persaudaraan dan Profesionalisme
Baru 7 Bulan Diaspal, Jalan Rp3 Miliar di Teluk Nayang Sudah Hancur! Amron Harahap Desak Kadis PUTR Rokan Hilir Bertanggung Jawab
Proyek Bronjong Sungai Aih Bobo Diduga Pakai Galian C Ilegal, APH Didesak Tangkap Pelaku!
Empat Kali Tak Hadir di Persidangan, Saksi Kunci Belum Dijemput Paksa: Sorotan Publik Mengarah ke Kejati Riau
Mantan Peraih Kompolnas Award 2022, IPTU Muhammad Abidinsyah Dipercaya Jabat Kasatreskrim Polres Langsa
Rakyat Dan Insan Pers Kecewa! Pejabat Yang Selama Ini Terlihat Tegas Ternyata Diduga Tak Bersih
Saat Pelanggan Mengeluh Air Mati dan Tagihan Membengkak, Dugaan Kebocoran Rp450 Miliar di Tirtanadi Kembali Meledak Jadi Sorotan

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:25

MUNAS III FSPTSI sama KSPSI 2026: Dari Hotel Danau Toba Medan, PRAKA POLRI Resmi Diluncurkan Menuju Indonesia Aman, Tertib, dan Bersatu

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:22

Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, Arul Ajak Keluarga Besar KJNI Perkuat Persaudaraan dan Profesionalisme

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:25

Baru 7 Bulan Diaspal, Jalan Rp3 Miliar di Teluk Nayang Sudah Hancur! Amron Harahap Desak Kadis PUTR Rokan Hilir Bertanggung Jawab

Senin, 15 Juni 2026 - 08:18

Proyek Bronjong Sungai Aih Bobo Diduga Pakai Galian C Ilegal, APH Didesak Tangkap Pelaku!

Sabtu, 13 Juni 2026 - 21:31

Empat Kali Tak Hadir di Persidangan, Saksi Kunci Belum Dijemput Paksa: Sorotan Publik Mengarah ke Kejati Riau

Sabtu, 13 Juni 2026 - 16:04

Mantan Peraih Kompolnas Award 2022, IPTU Muhammad Abidinsyah Dipercaya Jabat Kasatreskrim Polres Langsa

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:54

Rakyat Dan Insan Pers Kecewa! Pejabat Yang Selama Ini Terlihat Tegas Ternyata Diduga Tak Bersih

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:34

Saat Pelanggan Mengeluh Air Mati dan Tagihan Membengkak, Dugaan Kebocoran Rp450 Miliar di Tirtanadi Kembali Meledak Jadi Sorotan

Berita Terbaru