Jantung Pengelohan AIR Diduga Sakit Parah, Tirtanadi Ditantang Buka Data ke Publik 

REDAKSI SULSEL

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:14

5044 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lensabhayangkara.com MEDAN – Perumda Tirtanadi Sumatera Utara kembali diterpa sorotan keras. Di tengah kewajibannya menyediakan air bersih bagi masyarakat, sejumlah fasilitas vital pengolahan air justru diduga mengalami kerusakan, tidak terawat, hingga pengolahan bahan kimia yang dinilai jauh dari standar ideal pelayanan publik.

 

Ketua Umum Information Corruption Watch Republik Indonesia (ICW RI), Jokly Sihotang SE, menilai kondisi tersebut bukan sekadar persoalan teknis biasa. Temuan kerusakan clarifier, tube settler, bak pemancar, mesin pengaduk bahan kimia, hingga jaringan perpipaan yang dipenuhi karat dinilai sebagai sinyal bahaya yang tidak boleh dianggap sepele.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Ini menyangkut kebutuhan dasar masyarakat. Publik berhak tahu mengapa fasilitas penting yang menjadi jantung pengolahan air bersih diduga rusak dan tidak berfungsi optimal. Ke mana arah pengawasan dan bagaimana efektivitas anggaran perawatan selama ini, itu harus dijelaskan secara terbuka,” tegas Jokly.

 

Di IPA Deli Tua, puluhan kolom tube settler pada empat unit clarifier dilaporkan mengalami kerusakan. Kondisi itu berpotensi mengganggu proses pemisahan partikel kotoran sehingga kualitas pengolahan air patut dipertanyakan.

 

Sementara di IPA Sibolangit, puluhan springkle yang berfungsi dalam proses aerasi dilaporkan tidak terpasang. Mesin pengaduk soda ash juga disebut rusak sehingga proses pencampuran bahan kimia masih dilakukan secara manual. Ironisnya, sejumlah gedung pengolahan, bak pemancar, dan jaringan pipa dilaporkan dipenuhi karat, terbuka, hingga tersumbat.

 

Tak kalah memprihatinkan, Rumah Pompa Lumban Silintong disebut memiliki bak filter yang bocor, berkarat, dan mengalami penurunan fungsi. Bahkan terdapat dugaan serpihan logam berkarat masuk ke area penyaringan air.

 

Jika berbagai temuan tersebut benar, maka pertanyaan besarnya sederhana: bagaimana mungkin fasilitas strategis penyedia air bersih untuk masyarakat dibiarkan dalam kondisi seperti itu?

 

ICW RI mendesak dilakukan audit total terhadap sistem pengolahan, distribusi, sarana-prasarana, serta penggunaan anggaran pemeliharaan di lingkungan Perumda Tirtanadi. Sebab publik tidak membutuhkan alasan, melainkan membutuhkan kepastian bahwa air yang mereka gunakan setiap hari benar-benar dikelola dengan standar yang layak dan dapat dipertanggungjawabkan.

 

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Direksi Perumda Tirtanadi belum memberikan klarifikasi resmi. Bungkamnya pihak perusahaan daerah di tengah derasnya sorotan justru semakin menambah tanda tanya besar yang kini berkembang di tengah masyarakat.

 

Jangan sampai pelayanan publik yang menyangkut hajat hidup orang banyak berubah menjadi potret buruk lemahnya pengawasan, minimnya perawatan, dan buruknya tata kelola yang selama ini luput dari perhatian.

 

Red/Tim

Berita Terkait

Wujud Keberlanjutan Program Ketahanan Pangan, Lapas Narkotika Langkat Tanam Bibit Timun dan Kacang Panjang di Area SAE
DPP SWI Terima Arahan Dewan Pers, Langkah Strategis Menuju Organisasi Wartawan yang Berkualitas
Hari Bhayangkara Ke-80, Polres Binjai Berikan Tali Asih kepada Anak Yatim dan Warga Kurang Mampu
Ditemani Kuasa Hukum Dr. Selamat Widodo, Arif Rahman Hakim S.E. Lapor Pencurian dan Penadahan Sawit yang Telah Berlangsung Bertahun-tahun
Ketua Umum KJNI: Keselamatan Rakyat Tak Boleh Dikorbankan, Copot Kepala DLHK Jika Tak Mampu Menjalankan Amanah
Kapolres Bulukumba Hadiri Akad Nikah Tahanan, Momentum Humanis di Hari Bhayangkara ke-80
Industri Pengolahan Getah Pinus Gayo Lues Terancam Gulung Tikar, LIRA Desak DLHK Aceh Tindak Tegas Oknum Ilegal
Babak Baru Dimulai! Dugaan KKN Cipta Karya dan Tata Ruang Deli Serdang Masuk ke Jampidsus

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 18:12

Dari Dapur untuk Sesama, GRIB Jaya Medan Terus Hadirkan Makan Siang Gratis bagi Masyarakat

Kamis, 9 Juli 2026 - 05:03

Warga Binaan Muamar Kadafi Diduga Kendalikan Praktek Penipuan Love Scamming dari Balik Jeruji Besi, Tiap Hari Raup Puluhan Juta Rupiah

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:35

Konsisten, PTPN IV Palmco Tahun Ini Bagikan Dividen Rp2,83 Triliun

Rabu, 8 Juli 2026 - 00:28

Dikejar dan Ditembaki Sekelompok OTK, Mahasiswa Lapor ke Polisi, Desak Pelaku Segera Diburu

Selasa, 7 Juli 2026 - 19:49

Polresta Malang Kota Perkuat Sinergi dengan Insan Pers di Momentum Hari Bhayangkara ke-80

Selasa, 7 Juli 2026 - 19:43

Gerombolan Preman Bersenjata dan Bom Molotov Diduga Pimpinan DP Cs Secara Brutal Tembaki Anggota FKPPI, Rusak Rumah Warga dan Dua Kantor FKPPI

Selasa, 7 Juli 2026 - 19:41

Puluhan Mamak-Mamak Datangi Polsek Tanjung Morawa, Desak Polisi Segera Tangkap Gerombolan DP Cs

Sabtu, 4 Juli 2026 - 18:09

Pembangunan KDKMP di Desa Girimukti Lebak Selesai, Siap Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat

Berita Terbaru