KUTACANE, 10 Februari 2026 — Semangat kolaborasi dan kebersamaan mewarnai kegiatan Temu Ramah yang digelar Polres Aceh Tenggara bersama awak media se-Kabupaten Aceh Tenggara dan mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Angkatan 83, dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) dan Hari Ulang Tahun Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) ke-80.
Kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh keakraban tersebut menjadi wadah strategis untuk mempererat sinergi antara Polri, insan pers, dan kalangan akademisi dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Aceh Tenggara.
Temu ramah ini dihadiri langsung oleh Kapolres Aceh Tenggara AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., M.I.K., Kombes Pol Muhammad Ali, S.H., S.I.K., M.M., serta jajaran Polres Aceh Tenggara.
Mewakili insan pers Aceh Tenggara, Alexander Pris menyampaikan apresiasi tinggi kepada Kapolres Aceh Tenggara atas komitmen dan langkah tegas Polres dalam memberantas peredaran narkoba. Ia juga mengucapkan terima kasih atas undangan serta ruang komunikasi yang diberikan kepada insan pers dalam momentum Hari Pers Nasional.
“Kami mengapresiasi kinerja Polres Aceh Tenggara, khususnya dalam pemberantasan narkoba. Sinergi yang terbangun ini menjadi modal penting dalam menjaga keamanan dan memberikan informasi yang menyejukkan kepada masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolres Aceh Tenggara AKBP Yulhendri menegaskan bahwa pers memiliki peran strategis sebagai mitra Polri dalam membangun kepercayaan publik melalui pemberitaan yang akurat, berimbang, dan edukatif.
“Pers adalah pilar penting dalam demokrasi. Dengan komunikasi yang baik dan kolaborasi yang kuat, Polri dan media dapat bersama-sama menjaga kondusivitas kamtibmas serta memberikan edukasi yang mencerahkan kepada masyarakat,” tegas Kapolres.
Senada dengan itu, Kombes Pol Muhammad Ali, S.H., S.I.K., M.M. menambahkan bahwa sinergitas antara Polri dan insan pers semakin penting di era digital, terutama dalam menangkal penyebaran hoaks dan informasi menyesatkan yang berpotensi mengganggu stabilitas sosial.
“Media memiliki peran besar dalam membentuk opini publik. Kerja sama yang solid akan membantu masyarakat mendapatkan informasi yang benar dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Selain sebagai ajang silaturahmi, temu ramah ini juga dimanfaatkan sebagai ruang dialog terbuka antara Polri, mahasiswa STIK, dan awak media untuk bertukar pandangan mengenai tantangan dunia informasi, penegakan hukum, serta peran pers dalam menjaga demokrasi dan keamanan.
Pada kesempatan tersebut, Kapolres Aceh Tenggara juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh insan pers.
“Selamat Hari Pers Nasional dan HUT PWI ke-80 kepada seluruh insan pers, khususnya yang bertugas di Aceh Tenggara. Terima kasih atas kerja sama yang baik dan kontribusinya dalam mendukung tugas-tugas kepolisian melalui pemberitaan yang menyejukkan,” tuturnya.
Dengan semangat Hari Pers Nasional dan HUT PWI ke-80, Polres Aceh Tenggara menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang komunikasi dan memperkuat kerja sama yang positif bersama insan pers demi terwujudnya situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di Kabupaten Aceh Tenggara.
Liputan : Edy Sahputra

























